Selasa 10 Januari 2023, 06:05 WIB

Harga Minyak Naik Dipicu Optimisme Tiongkok yang Membuka Perbatasan

mediaindonesia.com | Ekonomi
Harga Minyak Naik Dipicu Optimisme Tiongkok yang Membuka Perbatasan

dok.ant
Ilustrasi kenaikan harga minyak dunia

 

HARGA minyak naik lebih dari satu persen pada akhir perdagangan Senin atau Selasa pagi WIB (10/1/2023), setelah perbatasan Tiongkok yang dibuka kembali, sehingga meningkatkan prospek permintaan bahan bakar dan membayangi kekhawatiran resesi global.

Minyak mentah berjangka West Texas Intermediate (WTI) AS untuk pengiriman Februari terangkat 86 sen atau 1,2 persen, menjadi menetap pada 74,63 dolar AS per barel di New York Mercantile Exchange.

Minyak mentah berjangka Brent untuk pengiriman Maret meningkat 1,08 dolar AS atau 1,4 persen, menjadi ditutup pada 79,65 per barel di London ICE Futures Exchange.

Reli tersebut merupakan bagian dari dorongan yang lebih luas untuk sentimen risiko yang didukung oleh pembukaan kembali importir minyak mentah terbesar dunia dan harapan untuk kenaikan suku bunga AS yang tidak terlalu agresif, dengan ekuitas meningkat dan dolar melemah.

"Pembukaan kembali ekonomi China secara bertahap akan memberikan dukungan harga tambahan dan tak terukur," kata Tamas Varga dari pialang minyak PVM.

Reli tersebut mengikuti penurunan minggu lalu lebih dari 8,0 persen untuk kedua harga acuan minyak, penurunan mingguan terbesar mereka pada awal tahun sejak 2016.

Sebagai bagian dari "fase baru" dalam perang melawan COVID-19, China membuka perbatasannya pada akhir pekan untuk pertama kalinya dalam tiga tahun. Di dalam negeri, sekitar 2 miliar perjalanan diperkirakan selama musim Tahun Baru Imlek, hampir dua kali lipat tahun lalu dan 70 persen dari tingkat 2019, kata Beijing.

Dalam perkembangan khusus minyak, China menerbitkan kuota impor minyak mentah gelombang kedua 2023, menurut sumber dan dokumen yang ditinjau oleh Reuters, meningkatkan total untuk tahun ini sebesar 20 persen dari waktu yang sama tahun lalu.

Meskipun minyak naik pada Senin (9/1), masih ada kekhawatiran bahwa arus besar wisatawan China dapat menyebabkan lonjakan infeksi COVID sementara kekhawatiran ekonomi yang lebih luas juga masih ada.

Kekhawatiran itu tercermin dalam struktur pasar minyak. Baik kontrak jangka pendek Brent dan minyak mentah AS diperdagangkan dengan diskon hingga bulan depan, struktur yang dikenal sebagai "contango", yang biasanya menunjukkan sentimen "bearish".

Sementara itu, rumah tangga AS melihat inflasi jangka pendek yang lebih lemah dan mengharapkan pengeluaran yang lebih sedikit, bahkan ketika mereka memperkirakan pendapatan mereka terus meningkat, Federal Reserve New York mengatakan Senin (9/1) dalam Survei Ekspektasi Konsumen Desember.

Bank melaporkan bahwa responden survei bulanannya mengatakan mereka memperkirakan inflasi setahun dari sekarang sebesar 5,0 persen dari 5,2 persen pada November, untuk pembacaan terendah sejak Juli 2021.  "Data Fed New York akan mendukung harga minyak, karena menunjukkan bahwa inflasi telah memuncak," kata Phil Flynn, analis di grup Price Futures. (Ant/OL-13)

Baca Juga: Peningkatan Utang Jadi Ancaman bagi Ekonomi Global

Baca Juga

Dok. Modal Rakyat

Salurkan Pendanaan Hingga Rp5,1 Triliun pada 2022, Modal Rakyat Fokus Perluas Kemitraan Tahun Ini

👤Mediaindonesia.com 🕔Selasa 31 Januari 2023, 22:16 WIB
Mengawali 2023, Modal Rakyat akan fokus pada peningkatan profitabilitas dan optimistis untuk terus menunjukan pertumbuhan yang...
Antara

Pemerintah Kaji Keberatan Freeport Soal Larangan Ekspor Tembaga

👤Insi Nantika Jelita 🕔Selasa 31 Januari 2023, 22:06 WIB
Dalam surat permohonan yang diterima Kementerian ESDM, Freeport Indonesia menyatakan tidak bisa merampungkan proyek smelter di Gresik, Jawa...
ANTARA

Sri Mulyani: Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Berlanjut Positif

👤M. Ilham Ramadhan Avisena 🕔Selasa 31 Januari 2023, 21:13 WIB
Purchasing Managers' Index (PMI) manufaktur melanjutkan tren ekspansi di level...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya