Kamis 05 Januari 2023, 12:21 WIB

IHSG Terseok, Pelaku Pasar Antisipasi Sikap Hawkish The Fed

Fetry Wuryasti | Ekonomi
IHSG Terseok, Pelaku Pasar Antisipasi Sikap Hawkish The Fed

ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A
Ilustrasi IHSG

 

Pada perdagangan semalam Bursa AS ditutup menguat. Indeks Dow Jones naik +0,40%, S&P 500 naik +0,75% dan Nasdaq naik +0,75%. Penguatan terjadi setelah risalah pertemuan Federal Reserve yang menunjukkan bank sentral akan tetap agresif dalam kebijakannya untuk mengatasi inflasi yang tinggi.

"Para pelaku pasar mencerna hasil Federal Reserve December Meeting Minutes yang menyiratkan trend suku bunga tinggi akan masih bertahan untuk beberapa waktu lamanya," kata Head of Research NH Korindo Sekuritas Indonesia Liza Camelia Suryanata, Kamis (5/1).

Selain itu, data lowongan pekerjaan Job Openings and Labor Turnoever Survey (JOLTs) AS menunjukkan angka 10,5 juta (lebih besar dari forecast 10 juta). Data dinilai masih tetap menunjukkan permintaan tenaga kerja yang tinggi, membuat semakin kecil kemungkinan The Fed akan mengerem laju kenaikan suku bunga, apalagi memotong tingkat suku bunga.

Kemarin Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup turun -1,10% ke level 6,813.2. Investor asing mencatatkan keseluruhan net sell sebesar Rp 432,3 miliar. Di pasar reguler, investor asing mencatatkan net sell Rp 495,9 miliar, dan pada pasar negosiasi tercatat net buy asing sebesar Rp 63,6 miliar.

Pagi ini pasar regional dibuka menguat, seperti indeks Kospi +0,54% dan Nikkei +0,42%. Sayangnya IHSG terkoreksi menyentuh 6.680,53 (-1,95%).

IHSG mengerut 1% lebih, posisi yang cukup kritis karena secara teknikal hanya tinggal mengandalkan Support MA20 di angka 6813 sebelum terbenam lebih lanjut memadamkan bullish (penguatan) jangka pendek.

"Pelaku pasar memilih sikap lebih berhati-hati mengantisipasi bunyi FOMC Meeting Minutes yang memang masih bernada hawkish ke depannya. NH Korindo menyarankan para investor untuk mempertimbangkan kemungkinan mengurangi

posisi portfolio jika penurunan masih berlanjut hari ini," kata Liza.

Head of Technical Analyst Research BNI Sekuritas Andri Zakarias Siregar mengatakan IHSG masih berada dalam trend bearish (pelemahan), selama di atas 6.885.

Jika bisa ditutup harian di bawah 6.850, IHSG masih berpeluang koreksi dengan target 6.784. Jika rebound, IHSG peluang menuju 6.953, 7.007.

“Resistance pada perdagangan Kamis (5/1) berada di level 6.834, 6.886, 6.908, 6.934 dengan support 6.786, 6.745, 6.717, 6.668. Adapun perkiraan range di rentang 6.760 - 6.860,” kata Andri. (OL-12)

Baca Juga

Ist/DPR

Komisi VI DPR Apresiasi Pengembangan Jargas Pertamina

👤mediaindonesia.com 🕔Rabu 01 Februari 2023, 11:37 WIB
Kinerja positif perusahaan plat merah tersebut diharapkan dapat terus ditingkatkan pada tahun 2023 sehingga Pertamina dapat terus...
Ist/DPR

Penggunaan PMN dalam Penyelesaian Kasus Jiwasraya, Rieke Sebut Tidak 'Fair'

👤mediaindonesia.com 🕔Rabu 01 Februari 2023, 11:30 WIB
Rieke Diah Pitaloka menegaskan tidak fair jika penyelesaian kasus Jiwasraya diselesaikan menggunakan Penyertaan Modal Negara...
Youtube Sekretariat Presiden

Presiden: Tahun yang Gelap tidak Terjadi

👤Andhika Prasetyo 🕔Rabu 01 Februari 2023, 11:28 WIB
"Tadi pagi, saya mendapat informasi bahwa tekanan global terhadap ekonomi kita sudah mereda. Apa yang dulu kita bayang-bayangkan, kita...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya