Headline
Tanpa kejelasan, DPR bisa ganti hakim yang telah dipilih.
Tanpa kejelasan, DPR bisa ganti hakim yang telah dipilih.
Kumpulan Berita DPR RI
MOMENTUM Natal dilalui dengan aman dan damai. Kebutuhan pokok pangan berupa bumbu dapur cabai dan bawang merah terlihat melimpah di berbagai sudut pasar. Panen bawang merah dan cabai berlangsung semarak di berbagai sentra.
Hal itu aalah satunya berkat kesiapan penyediaan benih yang digelontorkan oleh Kementerian Pertanian. Harga kedua komoditas seksi tersebut pun relatif stabil diterima masyarakat.
“Kondusifnya pasokan cabai dan bawang merah akhir tahun ini patut diapresiasi bersama. Dalam setiap momentum perayaan hari besar keagamaan nasional atau hari libur panjang, ketersediaan dan harga pangan selalu menjadi perhatian. Korelasi pasokan dan harga kedua komoditas tersebut dengan stabilitas nasional bahkan terasa semakin lekat. Hal ini berkat kerja sama dengan champion cabai dan bawang yang bergerak mengisi daerah-daerah rawan defisit,” kata Direktur Jenderal Hortikultura Kementan Prihasto Setyanto.
Prihasto menjelaskan, bantuan benih diberikan secara massif baik dalam bentuk biji maupun semai siap tanam (seedling). Pengaturan pola tanam di sisi hulu sesuai karakter budidaya kedua jenis komoditas tersebut, terbukti mampu meningkatkan kuantitas, kualitas dan kontinuitas pasokan ke pasar. Produksi direncanakan berdasarkan kebutuhan, sehingga proses produksi hingga distribusi dapat berlangsung lebih efisien.
Pengaturan pola produksi antar-waktu dan antar-wilayah menjadi kunci stabilisasi pasokan dan harga semua komoditas pertanian, tak terkecuali cabai dan bawang merah. Selintas sederhana, namun dalam pelaksanaannya melibatkan kompleksitas stakeholder terkait. Kementerian Pertanian melalui Direktorat Jenderal Hortikultura diakui berbagai pihak sudah berada di jalur yang tepat dalam menerapkan kebijakan pengaturan pola tanam dan produksi tersebut.
Baca juga : Gabung SIG, Semen Baturaja Mantapkan Pasar Domestik
“Fakta di lapangan, pasokan ke Pasar Induk Kramat Jati dan Pasar Induk Tanah Tinggi sejak seminggu menjelang Natal hingga saat ini terpantau normal stabil. Cabai yang masuk mencapai 30-40 ton per hari, sedangkan bawang merah 98-110 ton per hari. Pasokan terus mengalir dari seantero sentra produksi. Berasa makin sempurna karena kualitasnya pun diakui oleh para pedagang dan konsumen pas bagus-bagusnya. Benar-benar menjadi berkah bagi petani, pedagang dan masyarakat,” ujar Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo, Jumat (30/12).
Harus diakui, lanjutnya, langkah antisipatif dan masif pemerintah, khususnya Kementerian Pertanian dalam menjaga produksi cabai dan bawang merah menghadapi Natal dan Tahun Baru 2023 terbukti berhasil. Para petani champion di berbagai sentra dikonsolidasikan sedemikian rupa untuk bersinergi dengan pemerintah.
“Aspek lain yang menentukan stabilitas pasokan dan harga cabai-bawang, yakni sarana distribusi. Pengawalan dan pengamanan jalur produksi hingga distribusi dilakukan oleh Kementerian Pertanian menggandeng institusi terkait seperti Polri, TNI, Lembaga Riset, Perguruan Tinggi hingga praktisi. Untuk mendukung keterjangkauan harga, Kementan memfasilitasi biaya atau ongkos angkut dari lokasi produksi ke pasar tujuan,” kata Syahrul.
Distribusi dilakukan dengan fasilitasi pengangkutan sejak dari lahan atau titik pengumpul di sentra hingga ke pasar konsumen. Kementan juga memastikan dan menjaga harga di tingkat petani sebagai penyedia cabai dan bawang merah agar tetap sejahtera dengan distribusi keuntungan yang berkeadilan.
“Kementerian Pertanian pun sudah menyiapkan serangkaian ancang-ancang mempersiapkan skenario stabilisasi pasokan, terutama Ramadhan dan Hari raya Idul Fitri tahun 2023 yang tak lama berselang akan dijumpai. Semua pasti berharap, pasokan dan harga cabai bawang berlangsung aman, mencukupi dan terkendali,” terangnya. (RO/OL-7)
Gubernur Bangka Belitung. Hidayat Arsani mengatakan, cabai merupakan salah satu pangan yang menyumbang inflasi di Babel.
Harga cabai rawit dan telur di Pasar Gedhe Klaten turun hari ini 13 Januari 2026. Cek daftar lengkap harga sembako terbaru jelang Ramadan.
Harga bahan kebutuhan pokok masyarakat di Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, kembali normal sementara, pasokan maupun stok aman dan lancar menjelang Ramadan.
Harga sejumlah komoditas pangan di Pasar Gedhe Klaten, Jawa Tengah, terpantau mulai stabil dan cenderung menurun, paling signifikan terjadi pada komoditas cabai dan telur ayam.
Kebutuhan cabai besar di Kepri mencapai 12.074 ton per tahun. Namun, produksi lokal saat ini baru berada di angka 4.508 ton.
Telur ayam dijual Rp22 ribu per kg, sementara harga di pasaran Rp28 ribu per kg. Gula pasir dijual Rp14.500 per kg, lebih murah dibanding harga pasar Rp17 ribu per kg.
Petani memanen bawang merah saat panen raya akhir tahun di Gondang, Nganjuk, Jawa Timur.
Petani memeriksa instalasi lampu perangkap hama di Rejoso, Nganjuk, Jawa Timur.
Selain beras dan minyak, bawang merah juga masuk kategori tiga besar bahan pokok yang sering mengalami inflasi.
Bawang merah juga mengalami penurunan Rp3.833 dari Rp47.667 menjadi Rp43.834/kg. Sementara bawang putih turun Rp1.000 dari Rp34.317 menjadi Rp33.317/kg.
Dari pengamatan di lapangan, cabai hijau bahkan ada yang dijual Rp60.000 per kilogram. Harga cabai saat ini dinilai cukup mahal dan jauh di atas harga keekonomiannya
Harga bawang merah turun dari sebelumnya Rp56.667 per kilogram, turun sebesar Rp12.500 menjadi Rp44.167/kg.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved