Rabu 09 November 2022, 14:25 WIB

Para LPS Sedunia Kumpul di Bali Suarakan Dukungan Mengatasi Perubahan Iklim

Mediaindonesia.com | Ekonomi
Para LPS Sedunia Kumpul di Bali Suarakan Dukungan Mengatasi Perubahan Iklim

Dok.LPS
Pembukaan Seminar Internasioal LPS di Bali

 

PARA Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) Sedunia yang tergabung dalam International Deposit Insurers (IADI) berkumpul di Bali. 

Mereka bertemu untuk berdiskusi  dalam Seminar Internasional Lembaga Penjamin Simpanan atau Internatioanal Deposit Insurance Corporation (LPS IDIC)  yang  mengangkat tema “Perubahan Iklim, Dekarbonisasi, Keberlanjutan, dan Ekonomi Hijau” dalam program penjaminan dan hubungannya yang erat dengan peningkatan perekonomian suatu negara.
 
“Seminar ini, antara lain sebagai side events Presidensi G20 Indonesia, dan ingin mendorong semua penjamin simpanan di seluruh dunia, apakah anda anggota International Association of Deposit Insurers (IADI) atau bukan, untuk menyerukan tindakan nyata untuk melawan perubahan iklim dan mendorong ekonomi yang lebih berkelanjutan dan hijau,” ujar Ketua Dewan Komisioner LPS, Purbaya Yudhi Sadewa melalui kata sambutannya di acara tersebut.
 
Menurut pengamatannya, Iklim bumi telah berubah secara dramatis, dimana semakin banyak bencana yang berkaitan dengan cuaca, iklim dan air terjadi dalam beberapa tahun terakhir. Bank Dunia juga mencatat bahwa dampak perubahan iklim, yang meliputi banjir, kekeringan, pergeseran pola curah hujan, dan kenaikan suhu, dapat merugikan suatu negara antara 2,5%-7% dari PDB negara tersebut.
 
“Oleh karena itu, kita tidak bisa mengabaikan keadaan darurat iklim, dan adalah kewajiban kita untuk memimpin jalan melindungi Bumi kita demi mencegah krisis iklim yang lebih besar. Bahkan jika itu hanya satu tindakan kecil, itu akan membuat perbedaan besar untuk mengurangi perubahan iklim, kami percaya bahwa kita masih memiliki harapan untuk planet yang lebih baik terutama untuk generasi kita selanjutnya. Untuk itu, kita perlu segera mengambil tindakan bersama, khususnya para penjamin simpanan” pungkasnya.
 
Sementara itu, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan yang menjadi salah satu pembicara utama dalam forum tersebut mengatakan, pertumbuhan ekonomi Indonesia membawa tantangan lain karena memiliki dampak lingkungan dan sosial, termasuk polusi, degradasi dan deforestasi hutan, serta ketimpangan pendapatan.

“Indonesia juga sedang berjuang dengan krisis lain: perubahan iklim, yang berdampak parah pada lingkungan fisik, ekosistem, dan masyarakat manusia. Sebagai negara kepulauan terbesar dengan dataran rendah dan pulau-pulau kecil yang luas, Indonesia merupakan salah satu negara yang paling rentan terhadap dampak negatif perubahan iklim,” jelasnya.
 
Oleh karenanya Menko Luhut sangat mengapresiasi LPS dengan menghelat forum seperti ini, sebab menurutnya, Indonesia masih perlu melakukan transformasi ekonomi dengan mempromosikan pembangunan berkelanjutan, terutama dalam kaitannya dengan program penjaminan yang erat kaitannya dengan stabilitas keuangan dan perbankan nasional.
 
Selain Menko Marves Luhut Binsar Panjaitan seminar internasional ini turut dihadiri oleh mantan PM Selandia Baru periode 1999-2008 Helen Clark dan delegasi dari 25 negara antara lain dari kawasan Asia, Eropa dan Afrika di antaranya, Swedia, Georgia, Albania, Jepang, Korea Selatan dan Ghana. (RO/E-1)

Baca Juga

Dok.Ist

Perlu sikap Adaptif dan Kolaboratif Hadapi Pariwisata di Era Kebiasaan Baru

👤Mediaindonesia.com 🕔Sabtu 10 Desember 2022, 16:40 WIB
Pada era kebangkitan pariwisata pasca Pandemi ini, perlu aksi dan kolaborasi antar sesama pelaku...
Dok.Badak LNG

Kisah Program Salin Swara, Upaya Badak LNG Kelola Sampah Berbasis Investasi Berkelanjutan

👤Mediandonesia.com 🕔Sabtu 10 Desember 2022, 16:15 WIB
Pendekatan investasi tersebut diharapkan menjadi stimulus untuk mengelola...
Dok. Deli Group Indonesai

Tunjuk Agmez Mo jadi Brand Ambassador, Deli Group Makin Serius Garap Pasar Indonesia

👤Mediaindonesia.com 🕔Sabtu 10 Desember 2022, 14:37 WIB
Karakter Agnez Mo yang multitalenta, enerjik, dan go international dianggap sangat cocok dengan Deli, yang mempunyai varian produk sangat...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya