Selasa 01 November 2022, 06:30 WIB

Harga Emas Melemah 4,10 Dolar AS Tertekan "Greenback"

mediaindonesia.com | Ekonomi
Harga Emas Melemah 4,10 Dolar AS Tertekan "Greenback"

dok.ant
Ilustrasi: emas

 

HARGA emas melemah pada akhir perdagangan Senin atau Selasa pagi WIB (1/11/2022), memperpanjang kerugian untuk hari ketiga berturut-turut, dan tetap berkubang di bawah level psikologis 1.650 dolar AS d tengah greenback yang lebih kuat karena pelaku pasar menunggu pertemuan penting Federal Reserve.

Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Desember di divisi Comex New York Exchange tergelincir 4,10 dolar AS atau 0,25 persen, menjadi ditutup pada 1.640,70 dolar AS per ounce, setelah diperdagangkan di kisaran tertinggi 1.648,50 dolar AS dan terendah di 1.636,20 dolar AS.

Emas berjangka turun tajam 20,80 dolar AS atau 1,25 persen menjadi 1.644,80 dolar AS pada Jumat (28/10/2022), setelah tergelincir 3,60 dolar AS atau 0,22 persen menjadi 1,665,60 dolar AS pada Kamis (27/10/2022), dan terangkat 11,20 dolar AS atau 0,68 persen menjadi 1.669,20 dolar AS pada Rabu (26/10/2022).

Dolar AS menguat tajam pada Senin (31/10/2022) dan mendapatkan kembali beberapa kekuatan yang hilang di awal bulan. Peningkatan ini didukung oleh ekspektasi kenaikan suku bunga super besar lainnya pada pertemuan kebijakan moneter Federal Reserve pekan ini.

Indeks dolar, yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama lainnya, naik 0,7 persen menjadi 111,5280. Kenaikan imbal hasil obligasi pemerintah AS juga mengurangi daya tarik emas.

Pertemuan kebijakan moneter Federal Reserve dimulai Selasa waktu setempat dan berakhir Rabu (2/11/2022).

Investor menunggu pernyataan Ketua Fed Jerome Powell pada pertemuan tersebut, serta tanda-tanda untuk mengkonfirmasi ekspektasi bahwa bank sentral akan beralih ke kenaikan suku bunga yang lebih kecil setelah kenaikan suku bunga yang diperkirakan sebesar 75 basis poin pada November.

Sementara itu, indeks manajer pembelian (PMI) Chicago terbaru, Chicago Business Barometer, turun menjadi 45,2 pada Oktober dari 45,7 pada September, memberikan emas beberapa dukungan dan menahannya dari kemerosotan lebih lanjut.

Logam mulia lainnya seperti perak dan platinum juga mengalami penurunan. Perak untuk pengiriman Desember turun 2,8 sen atau 0,15 persen, menjadi ditutup pada 19,119 dolar AS per ounce sedangkan Platinum untuk pengiriman Januari turun 19 dolar AS atau 2,00 persen, menjadi ditutup pada 930,10 dolar AS per ounce. (Ant/OL-13)

Baca Juga: Emas Masih Jadi Investasi yang Menarik

Baca Juga

Dok.Ist

Jasa Interior Ini Banjir Pesanan Sejak  Pandemi

👤Mediaindonesia.com 🕔Rabu 30 November 2022, 23:30 WIB
Hal lain yang membuat CG Interior lebih unggul adalah manufaktur dari mebel dan perabotan yang dilakukan sendiri di pabrik...
Ist

Ahli Waris Pegawai Lion Group Dapat Santunan JKK Sebesar Rp 448 Juta

👤mediaindonesia.com 🕔Rabu 30 November 2022, 23:11 WIB
Santunan Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) BPJS Ketenagakerjaaan diterima ahli waris dari karyawan Lion Group yakni istrinya Megawati...
DOK MI

Masyarakat Koperasi Tolak OJK Jadi Pengawas Koperasi

👤Widhoroso 🕔Rabu 30 November 2022, 22:33 WIB
Para penggiat koperasi menolak wacana pengawasan koperasi simpan pinjam dilakukan Otoritas Jasa Keuangan...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya