Headline
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Kumpulan Berita DPR RI
MARAKNYA kemunculan produk investasi yang menjanjikan keuntungan yang tidak wajar ini cukup meresahkan masyarakat.
Produk-produk investasi yang menjanjikan keuntungan selangit ini, tentu saja sangat menggoda bagi sebagian orang yang menginginkan keuntungan maksimal dalam waktu singkat.
Padahal, OJK (Otoritas Jasa Keuangan) sudah memberikan imbauan angka return yang wajar bagi suatu produk investasi.
Ini diakibatkan karena bunga simpanan di bank saat ini cukup rendah dan ditambah dengan biaya administrasi yang tinggi, sehingga orang berlomba-lomba mencari produk investasi yang memberikan keuntungan semaksimal mungkin dan mengesampingkan keamanannya.
Mungkin juga masih banyak yang belum mengetahui tentang BPR (Bank Perkreditan Rakyat). BPR ini sama dengan bank pada umumnya, hanya saja cakupan bisnis BPR hanya terbatas pada tabungan, deposito, dan kredit.
Baca juga: Inilah Tips Investasi Kripto di Tengah Bayangan Resesi Ekonomi
BPR pun memiliki standar bunga jaminan LPS yang lebih tinggi dibandingkan dengan bank pada umumnya. Sehingga, bagi masyarakat yang ingin menyimpan dana di deposito dan ingin bunga yang lebih tinggi, bisa memilih BPR sebagai alternatif utamanya.
Salah satu program deposito BPR yang menarik adalah Deposito Lestari dari Bank Lestari Jakarta (BPR). Mengapa kita harus memilih Deposito Lestari?
1. Bunga Lebih Tinggi
Deposito Lestari memberikan Anda keuntungan bunga lebih tinggi yaitu 5% per tahun. Hanya dengan penempatan Rp 50 Juta, Anda sudah bisa mendapatkan keuntungan bunga yang lebih tinggi dari bank umum.
2. Bebas Biaya Administrasi
Bunga sedikit tapi biayanya selangit? Sudah bukan zamannya. Sekarang Anda tidak perlu lagi khawatir karena penempatan dana di Deposito Lestari bebas biaya administrasi. Menarik bukan?
3. Pencairan Sewaktu-waktu Bebas Penalti
Ada kemungkinan Anda akan menarik dana sewaktu-waktu sebelum jatuh tempo? Jangan khawatir. Deposito Lestari memungkinkan Anda untuk menarik dana deposito Anda meskipun sebelum jatuh tempo dan bebas penalti. Sangat fleksibel, ya?
4. Dijamin LPS (Lembaga Penjamin Simpanan)
Nah, ini yang terpenting. Karena ketika menyimpan dana, Anda tentu akan mempertimbangkan keamanannya dong. Deposito Lestari sudah dijamin LPS*. Jadi, Anda tidak perlu ragu lagi.
Yakin masih mau melewatkan manfaat Deposito Lestari? Ajukan Deposito Lestari di Bank Lestari Jakarta (BPR) sekarang juga dengan klik link: (link halaman deposito Lestari Jakarta) atau hubungi (insert CP). (RO/OL-09)
Saham tersebut justru dialihkan kepada anak Kariatun, yakni Jason Kariatun, tanpa persetujuan Andi Uci Abdul Hakim.
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Nusa Tenggara Timur (NTT) menegaskan investasi bodong, judi online, dan pinjaman ilegal masih menjadi ancaman serius bagi masyarakat.
Jawa Barat menduduki peringkat pertama untuk pengaduan layanan investasi ilegal melalui Satuan Tugas Pemberantasan Aktivitas Keuangan Ilegal (Satgas Pasti) yakni sebanyak 1.850 kasus (21%)
Sejumlah korban telah mendatangi Polres Metro Bekasi Kota untuk membuat laporan telah ditipu seorang pemilik usaha bulu mata
DIREKTUR Center Of Budget (CBA) Uchok Sky Khadafi meminta pengadilan untuk memiskinkan pihak yang dianggap bertanggung jawab dalam kasus investasi bodong
Kesenjangan antara tingginya penggunaan layanan keuangan digital dan rendahnya pemahaman produk keuangan di kalangan anak muda Indonesia masih menjadi perhatian
Keterlibatan investor asing turut dipertimbangkan seiring keterbatasan teknologi nasional dan masih berlangsungnya penyusunan regulasi karbon biru di Indonesia.
Living Lab Ventures (LLV), unit corporate venture capital Sinar Mas Land, menyelenggarakan Inside LLV pada 27 Januari 2026 di Digital Experience Center (DXC), BSD City.
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersama Bursa Efek Indonesia (BEI) memanggil Asosiasi Emiten Indonesia (AEI) untuk membahas rencana peningkatan porsi saham beredar (free float) 15%.
Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian menerima sejumlah investor institusional dan pelaku industri keuangan di Jakarta, Selasa (3/2).
CHIEF Investment Officer Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara) Pandu Sjahrir turut menanggapi pembukaan perdagangan saham di hari pertama pekan ini.
Ia menyebut fenomena fear of missing out (FOMO) mendorong investor ramai-ramai masuk ke saham yang likuiditas dan fundamentalnya terbatas.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved