Headline
Kasus kuota haji diperkirakan merugikan negara Rp622 miliar.
Kumpulan Berita DPR RI
PT Asuransi Purna Artanugraha (Asuransi Aspan) dan PT Pelayaran Nasional Indonesia (PT Pelni Persero) menjalin kerja sama pemanfaatan jasa dan pengembangan potensi bisnis antara kedua perusahan.
Penandatanganan nota kesepahaman ini telah dilakukan di Kantor Pusat Asuransi Aspan, Jakarta, Rabu (5/10).
Kerja sama ini meliputi perlindungan asuransi untuk PT. Pelni Persero dan anak perusahaannya untuk program asuransi penumpang kapal, liability serta aset-aset milik perseroan dalam bentuk bangunan, kendaraan, kapal, dan lainnya.
Hadir pada kesempatan tersebut Direktur SDM & Umum PT Pelni Rainoc, Direktur Utama Asuransi Aspan Febri Wibawa Parsa Sihombing, Direktur Keuangan Asuransi Aspan Maryatmi dan Direktur Pemasaran Asuransi Aspan Even Denny Fransisca, beserta jajaran manajemen kedua perusahaan.
Turut hadir, 15 Kantor cabang Asuransi Aspan seluruh Indonesia yang menyaksikan penandatanganan kerja sama tersebut secara langsung melalui teleconference zoom meeting.
Kehadiran seluruh insan cabang Asuransi Aspan ini sebabagi bentuk dukungan dan komitmen perseroan dalam mengelola bisnis dan risiko PT Pelni (Persero).
Baca juga: Bank DBS Berikan Pinjaman ke Startup eFishery Senilai Rp500 Miliar
Rainoc mengatakan Asuransi Aspan pernah menjadi bagian dari PT Pelni dan meskipun sempat menghilang dan pada moment ini Asuransi Aspan kembali ke Pangkuan Ibu Pertiwi, maka kerja sama perlu digelorakan Kembali.
“Tahun depan PT Pelni akan melakukan penambahan kapal, sehingga banyak peluang bisnis yang dapat dilakukan untuk kerja sama dengan PT Pelni," kata Rainoc dalam keterangan pers, Jumat (7/10).
"Kami berharap Direksi, Komisaris Asuransi Aspan dapat meningkatkan kerjasama yang baik, kami juga akan memberikan yang terbaik untuk Asuransi Aspan,” jelas Rainoc.
Semangat PT Pelni ini langsung disambut positif oleh Asuransi Aspan
“Ini tentu menjadi momentun besar buat Asuransi Aspan, mengingat perjalanan sejarah Asuransi ASPAN yang didirikan secara berkesinambungan untuk kepentingan share holder khususnya PT Pelni (Persero). Kami akan memberikan layanan Asuransi terbaik untuk PT Pelni dan seluruh entitas bisnisnya,” ujar Febri Wibawa Parsa Sihombing, Dirut PT. Aspan.
Menurut Febri, kompetisi asuransi saat ini kian ketat sehingga membuat Asuransi Aspan semakin sulit mendapatkan premi.
“Kami berharap dengan pertemuan ini, kontribusi dan potensi bisnis dapat kita bangkitkan kembali, sehingga bisa mensupport kondisi Asuransi ASPAN dimasa yang akan datang”, ujarnya.
Sebagaimana dikatahui, Asuransi Aspan sejatinya merupakan bagian dari keluarga besar PT Pelni, karena total 40% saham Asuransi ASPAN saat ini dimiliki oleh YKK Pelni dan Dapen Pelni.
“Dengan adanya kerjasama yang dibangun saat ini tidak hanya terbatas pada hal yang tercantum dalam nota kesepahaman saja, namun kedepannya kami yakin banyak potensi kerja sama yang terbuka lebar bagi kedua belah pihak,” tutur Febri. (RO/OL-09)
SurveI mengungkapkan lebih dari 70% responden kelas menengah Asia merasakan kecemasan soal kesejahtaraan finansial yang menghambat perencanaan jangka panjang.
Perkuat literasi dan inklusi keuangan asuransi di lingkungan mahasiswa Universitas Ciputra Surabaya
PT Asuransi Tri Pakarta secara resmi mengumumkan peresmian Unit Usaha Syariah menjadi entitas tersendiri dengan nama PT Asuransi Tri Pakarta Syariah.
PT AIA FINANCIAL (AIA Indonesia) memperingati lima tahun perjalanan AIA Vitality di Indonesia melalui sebuah acara Media Iftar bersama jurnalis nasional.
Qoala Plus memberikan edukasi kepada peserta atas gambaran besar pertumbuhan industri asuransi umum dengan faktor pendorong pertumbuhan premi dan dinamika perusahaan asuransi
Forum diskusi yang mempertemukan regulator, pembuat kebijakan, serta pelaku industri digelar untuk membahas arah penguatan tata kelola asuransi dan perlindungan nasabah di Indonesia.
Tujuh kru KM Ganda Nusantara 17 berhasil dievakuasi dengan bantuan KM Sabuk Nusantara 115 yang melintas di perairan tersebut setelah mengalami insiden di Maluku Utara.
ARUS mudik melalui Pelabuhan Tenau, Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur mulai menunjukkan peningkatan pada masa Angkutan Lebaran 2026.
PT Pelni Cabang Jakarta memperkirakan puncak arus mudik Lebaran 1447 Hijriah di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara akan terjadi pada H-3 Idul Fitri, tepatnya Rabu (18/3) dan Kamis (19/3).
Pelni memperkirakan puncak arus mudik Lebaran 2026 diperkirakan terjadi pada 18 Maret 2026 atau H-3 Lebaran 2025, sedangkan puncak arus balik berada pada 2 April 2026.
Pelni Menyediakan 751.550 Tiket dan Mengoperasikan 55 Kapal pada Angkutan Lebaran 2026
PT Pelayaran Nasional Indonesia atau PT Pelni (Persero) terus meningkatkan kualitas layanan penumpang selama periode peak season Angkutan Lebaran 2026.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved