Headline
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Kumpulan Berita DPR RI
PADA tahun ini, PT Adhi Karya (Persero) Tbk mampu merealisasikan perolehan kontrak baru yang cukup signifikan dibandingkan periode 2021. Per Juli 2022, kontrak baru yang dicatatkan oleh ADHI mencapai Rp15,9 triliun.
"Sampai Juli 2022, kontak baru yang kita dapatkan Rp15,9 triliun. Masih didominasi kontrak engineerig dan konstruksi," ungkap Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko Adhi Karya A.A.G Agung Dharmawan dalam public expose, Senin (12/9).
"Sementara, properti sekitar 5% dan lainnya 8%. Apabila melihat growth kontak baru dengan tahun lalu, terjadi peningkatan 103,8%," imbuhnya.
Beberapa kontrak baru yang didapatkan ADHI sampai Juli 2022, termasuk dalam Proyek Strategis Nasional (PSN). Seperti, Tol Bawen-Yogyakarta, MRT Jakarta Fase 2A CP 202, Bendungan Jenelata-Gowa dan Tol Semarang-Demak.
Baca juga: Sejumlah BUMN Peringkat Teratas 100 Perusahaan Terbesar Indonesia, Erick: Alhamdulillah
Pembangunan infrastruktur yang masih menjadi bagian proyek prioritas yang dicanangkan pemerintah di 2023, membuat pihaknya yakin bahwa pasar sektor konstruksi ke depan tetap cerah. Tentunya, dengan beberapa strategi perusahaan untuk meningkatkan kinerja yang berkelanjutan.
Selain terus memperbesar pangsa pasar konstruksi pemerintah, ADHI juga secara selektif menangkap peluang sektor konstruksi lain. Misalnya, menangkap peluang pasar konstruksi sektor perkeretaapian dalam negeri dan regional.
Lalu, memaksimalkan potensi sektor properti ADHI yang memiliki keunikan produk dan layanan, serta menyasar peluang pasar konstruksi yang berbasis sektor lingkungan. Hal itu seiring dengan perhatian yang tinggi terhadap pencapaian SDGs atau Sustainable Development Goals melalui kegiatan Green Economy.
Baca juga: Pembiayaan Proyek Terdampak Harga BBM, PUPR Pilih Utang ke Kontraktor
Selain itu, ADHI akan melakukan penguatan modal untuk dapat memperbesar kapasitas perusahaan dalam menyelesaikan proyek strategis nasional di samping terus mengupayakan percepatan pembayaran piutang proyek.
Dari sisi keuangan, hingga semester I 2022, ADHI membukukan pendapatan sebesar Rp6,3 triliun atau naik 42,3% dibandingkan periode yang sama pada 2021, yakni Rp4,4 triliun. Adapun, ADHI mencetak laba kotor sebesar Rp699,3 miliar.
Kemudian dari sisi bottom line, ADHI mencetak laba selama semester I 2022 sebesar Rp10,2 miliar. Capaian itu naik sebesar 23,5% dari laba bersih periode yang sama tahun lalu, yaitu sebesar Rp8,3 miliar.
"Peningkatan laba bersih ini mengindikasikan ADHI dapat tetap bertumbuh di tengah kondisi pascapandemi covid-19. Serta, dampak kenaikan harga bahan baku," papar Agung.(OL-11)

Pihaknya akan mengirim surat kepada Adhi Karya secara resmi untuk meminta pembongkaran.
Pramono mengakui ada beberapa permasalahan yang muncul ketika Pemprov Jakarta hendak membongkar tiang monorel yang mangkrak itu.
Sejak 2017 sampai dengan 2024, perusahaan tersebut menjalankan program 1 Juta Pohon.
WAKIL Menteri (Wamen) BUMN Kartika Wirjoatmodjo angkat bicara soal atap atau plafon bangunan Stasiun Cawang LRT Jabodebek yang jebol akibat curah hujan yang besar
Fasilitas ini diharapkan mampu mendukung mobilitas penghuni dan masyarakat sekitar serta mendorong peralihan penggunaan transportasi publik untuk kegiatan sehari-hari.
Stadion indoor ini dibangun dalam waktu hanya 18 bulan dengan nilai kontrak sejumlah Rp640 miliar
Pertumbuhan infrastruktur yang pesat, ditambah dengan ekspansi kawasan industri, semakin mempertegas prospek Cibarusah sebagai pusat investasi yang menjanjikan.
Anwar-Reny mencatat capaian program BERANI di sektor pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur, mulai dari 23.568 beasiswa hingga layanan kesehatan bagi 135.084 warga.
KPK mengagendakan ulang pemeriksaan mantan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi pada 2-6 Maret 2026 terkait dugaan korupsi proyek pembangunan dan pemeliharaan jalur kereta api.
Permintaan terhadap rumah berkonsep premium di wilayah penyangga Jakarta terus meningkat, terutama di kawasan dengan akses dan infrastruktur yang berkembang pesat.
Keluarga Alumni Universitas Atma Jaya Yogyakarta menggelar seminar nasional bertajuk Beyond Construction in Indonesia (Operation and Maintaining Infrastructure in Ibu Kota Nusantara).
Pada tahun kedua kini fokus utama adalah memperluas dampak pembangunan melalui tiga pilar kebijakan
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved