Headline
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Kumpulan Berita DPR RI
INDEKS Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Kamis (8/9) sore ditutup naik. Ini didukung menguatnya Indeks Keyakinan Konsumen (IKK).
IHSG ditutup menguat 45,26 poin atau 0,63% ke posisi 7.232,02. Kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 naik 8,39 poin atau 0,82% ke posisi 1.028,06.
"Pergerakan IHSG didorong oleh IKK yang kembali menguat di level 124,7 poin. Seluruh indikator pembentuk IKK mulai dari penghasilan, ketersediaan pekerjaan, hingga pembelian barang tahan lama mengalami kenaikan," tulis Tim Riset Pilarmas Investindo Sekuritas dalam ulasannya di Jakarta, Kamis.
IKK tersebut masih memberikan indikasi bahwa prospek ekonomi dalam negeri ke depan masih cukup baik. Ini ditopang oleh fundamental dalam negeri yang cukup tangguh menghadapi tekanan global.
Pada saat yang sama, bursa Asia mayoritas bergerak di zona hijau yang juga didukung oleh laporan pertumbuhan ekonomi Jepang pada kuartal II 2022 yang cukup baik. Ekonomi Jepang tumbuh cukup tajam bahkan melampaui perkiraan pasar dari sebelumnya 0,2% menjadi 3,5% secara tahunan. Hal itu juga menyebabkan penguatan Indeks Nikkei hingga mencapai 2,31%.
Dibuka menguat, IHSG terus bergerak di zona hijau sepanjang sesi pertama perdagangan saham. Pada sesi kedua, IHSG masih terus bergerak di teritori positif sampai penutupan bursa saham.
Berdasarkan Indeks Sektoral IDX-IC, tujuh sektor meningkat dengan barang baku naik paling tinggi yaitu 1,99% diikuti teknologi dan infrastruktur masing-masing naik 1,73% dan 0,6%. Sedangkan empat sektor terkoreksi dengan energi turun paling dalam 1,32% diikuti barang konsumen primer dan transportasi & logistik masing-masing turun 0,84% dan minus 0,52%.
Adapun saham-saham yang mengalami penguatan terbesar yaitu HDIT, RMKE, MDLN, ACST, dan CARS. Sedangkan saham-saham yang mengalami pelemahan terbesar yakni SICO, OPMS, BKSL, MEDC, dan BUMI.
Frekuensi perdagangan saham tercatat sebanyak 1.431.084 kali transaksi. Saham yang diperdagangkan sebanyak 42,47 miliar lembar senilai Rp16,25 triliun. Harga 276 saham naik, 240 saham menurun, dan 182 tidak bergerak. Bursa saham regional Asia sore ini antara lain Indeks Nikkei menguat 634,98 poin atau 2,31% ke 28.065,28, Indeks Hang Seng turun 189,68 poin atau 1% ke 18.854,62, dan Indeks Straits Times meningkat 22,78 poin atau 0,71% ke 3.233,61. (Ant/OL-14)
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) dibuka menguat pada perdagangan Selasa 17 Maret 2026.
IHSG dibuka menguat tajam 1,57% ke level 7.132 pada perdagangan Selasa (17/3). Tercatat 646 saham menguat dengan nilai transaksi Rp1,4 triliun.
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia pada perdagangan Senin dibuka melemah seiring meningkatnya kekhawatiran pasar terhadap situasi global.
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada perdagangan awal pekan, Senin (16/3), dibuka di zona merah.
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia diproyeksikan mengalami tekanan pada perdagangan Kamis seiring meningkatnya volatilitas harga minyak mentah di pasar global.
Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan Kamis, 12 Maret 2026, menunjukkan volatilitas tinggi di sesi pagi.
IHSG ditutup menguat 1,20% ke level 7.106 pada Selasa (17/3). Simak analisis pemicu reli bursa saham jelang libur panjang Nyepi dan Idul Fitri 2026 di sini.
IHSG ditutup menguat 1,41% ke level 7.440,91 pada 10 Maret 2026. Dipicu koreksi harga minyak global dan data penjualan ritel domestik yang melonjak 5,7%.
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia pada perdagangan Selasa, 10 Maret 2026, dibuka menguat mengikuti pergerakan bursa global.
IHSG Kamis pagi (5/3/2026) dibuka menguat 118,29 poin ke level 7.695,35. Simak analisis teknikal, kurs Rupiah terbaru, dan rekomendasi saham pilihan di sini.
IHSG ditutup melemah tajam 4,57% ke level 7.577 pada Rabu (4/3/2026). Kombinasi revisi outlook Fitch Ratings ke negatif dan konflik Timur Tengah picu capital outflow masif.
Bursa Efek Indonesia (BEI) menyatakan pelemahan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hari ini dipicu oleh meningkatnya ketegangan geopolitik di Timur Tengah, bukan karena sentimen domestik.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved