Kamis 25 Agustus 2022, 20:38 WIB

Menkeu sebut Subsidi BBM Mayoritas Dinikmati Orang Kaya, Ini Datanya

Mediaindonesia | Ekonomi
Menkeu sebut Subsidi BBM Mayoritas Dinikmati Orang Kaya, Ini Datanya

ANTARA FOTO/Jojon
Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU)

 

MENTERI Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani mengatakan subsidi energi tahun 2022 yang senilai Rp502 triliun mayoritas dinikmati oleh orang kaya ketimbang kelompok miskin, sehingga jika subsidi ditambah lagi sama artinya dengan mensubsidi orang kaya.

"Jadi memang kalau subsidi diberikan melalui barang dan barangnya dikonsumsi orang mampu ya kita mensubsidi orang mampu, meski memang ada juga orang tidak mampu yang merasakan tetapi porsinya kecil. Ini yang perlu dipikirkan," tutur Menkeu Sri Mulyani dalam Rapat Kerja dengan Komite IV Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI di Jakarta, hari ini.

Ia memerinci dari subsidi solar senilai Rp143 triliun, sebanyak 89 persen atau Rp127 triliun dinikmati oleh dunia usaha dan 40 persen orang terkaya di Indonesia.

Dengan demikian masyarakat miskin hanya menikmati porsi yang sangat kecil dari subsidi ratusan triliun tersebut, terlihat dari total volume subsidi solar sebesar 15,1 juta kiloliter, kelompok miskin hanya menikmati kurang dari 1 juta kiloliter.

Kondisi yang sama juga tercermin dari subsidi Pertalite senilai Rp93 triliun, Sri Mulyani mengungkapkan sebanyak 86 persen atau Rp80 triliun dinikmati 30 persen rumah tangga terkaya di Tanah Air.

Baca juga: Dana tak Terduga di APBD Capai Rp14 Triliun, Menkeu: Bisa Redam Inflasi

Jika dilihat dari volume subsidi Pertalite sebesar 23 juta kiloliter, sebanyak 15,8 juta kiloliter subsidi Pertalite dinikmati orang kaya, sedangkan hanya 3,9 juta kiloliter subsidi Pertalite yang dinikmati golongan 40 persen masyarakat terbawah.

"Jadi kalau nambah subsidi ratusan triliun lagi uangnya dari mana? Ini juga berarti menambah subsidi orang mampu lebih banyak lagi," tutur Sri Mulyani.

Mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia ini mengatakan subsidi energi sebesar Rp502 triliun kemungkinan akan habis sebelum akhir tahun 2022.

Perkiraan tersebut salah satunya berkaca dari kuota subsidi solar yang telah terpakai 9,88 juta kiloliter dari alokasi 15,1 juta kiloliter sejak Januari sampai Juli 2022. Adapun kemungkinan kuota tersebut akan habis di bulan Oktober 2022.

Kuota subsidi Pertalite pun sama, dari alokasi 23 juta kiloliter, subsidi yang telah terpakai adalah 16,4 juta kiloliter sampai Juli 2022, seiring dengan semakin masifnya mobilitas masyarakat. Dengan begitu diperkirakan kuota subsidi Pertalite akan habis pada September 2022.(OL-4)

Baca Juga

MI/ANDRI WIDIYANTO

Pengamat: Ciptakan Lapangan Pekerjaan Seluasnya untuk Atasi Garis Kemiskinan

👤Ficky Ramadhan 🕔Minggu 02 Oktober 2022, 16:46 WIB
Badan Pusat Statistik (BPS) menggunakan garis kemiskinan berdasarkan total pengeluaran bulanan dari setiap orang untuk memenuhi kebutuhan...
Dok. Skandinavia Apartement

Fasilitas yang Fokus pada Keluarga jadi "Senjata" Skandinavia Pasarkan Apartemen

👤Mediaindonesia.com 🕔Minggu 02 Oktober 2022, 16:41 WIB
Apartemen yang memiliki konsep desain interior sesuai dengan namanya, Scandinavian, terus-menerus menyuguhkan fasilitas terbaik, seperti...
MI/Dwi Apriani

Pengamat Nilai Harga BBM Subsidi Belum Perlu Penyesuaian

👤mediaindonesia.com 🕔Minggu 02 Oktober 2022, 16:30 WIB
DIREKTUR Executive Energy Watch Mamit Setiawan menilai harga BBM subsidi sebaiknya tidak diturunkan dalam waktu dekat, menanggapi penurunan...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya