Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
PRESIDEN Joko Widodo mendorong para pelaku usaha, terutama yang tergabung ke dalam Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia, untuk mengambil peluang dari krisis pangan yang tengah melanda dunia saat ini.
Jokowi melihat, dari kesulitan yang terjadi, ada banyak kans yang muncul untuk dimanfaatkan secara maksimal.
"Peluangnya apa? Kalau ada krisis pangan, ya berarti peluangnya ada di pangan. Jualan pangan paling cepet sekarang," ujar Jokowi saat memberi pengarahan kepada Kadin Indonesia di Jakarta, Selasa (23/8).
Kepala Negara mengatakan Indonesia sudah menerima sejumlah permintaan untuk memenuhi kebutuhan beras di beberapa negara. Jumlahnya pun tidak main-main. Tiongkok meminta 2,5 juta ton dan Arab Saudi memesan 100 ribu ton.
Baca juga: Indofood Berniat Kembangkan Mie Dari Sorgum Pengganti Gandum
Namun, karena produksi di dalam negeri hanya surplus sedikit, Jokowi menolak permohonan tersebut.
"Saat ini kita belum berani. Kita stop dulu. Tapi nanti begitu produksi melompat, karena Bapak Ibu terjun ke situ, bisa saja berikan, tentu dengan harga yang sangat visible, sangat baik," jelas mantan Wali Kota Solo itu.
Selain itu, Jokowi juga menginstruksikan para pelaku usaha bisa menggarap komoditas pangan yang merupakan substitusi impor. Misalnya, sorgum yang merupakan bahan alternatif pengganti gandum.
Sebagaimana diketahui, harga gandum saat ini melonjak tinggi karena pasokan dari Rusia dan Ukraina, yang merupakan dua negara produsen utama, terhambat akibat perang.
"Barang-barang yang kita impor mau tidak mau harus kita hentikan supaya devisa kita tidak habis. Sekarang yang masih impor apa? gandum. Impor kita 11 juta ton. Di Indonesia tidak bisa menanam gandum, tapi itu bisa dicampur sorgum, cassava, sagu," tuturnya.
Pemerintah pun sudah menemukan daerah yamg begitu cocok untuk ditanami sorgum yaitu di Nusa Tenggara Timur. Kontur tanah dan iklim yang sangat mendukung membuat bahan pangan itu bisa tumbuh dengan baik di kawasan tersebut.
"NTT adalah tempatnya sorgum, sangat subur sekali, dan juga visible. Coba saja. Tidak usah ribuan hektare, coba aja 10 hektare untuk bukti, benar tidak sih omingan Presiden ini," ucap Jokowi memberi tantangan.
Di samping Sorgum, Presiden juga menyebut jagung sebagai salah satu bahan pangan yang begitu menjanjikan.
Ia menekankan bahwa komoditas tersebut merupakan salah satu yang terpenting dan banyak dibutuhkan di dalam negeri. Jagung bisa diolah sebagai produk pangan, pakan serta keperluan industri.
"Permintaan sangat banyak sekali baik dalam dan luar negeri. Tujuh tahun lalu, impor jagung kita 3,5 juta ton. Sekarang tinggal 800 ribu ton. Ini peluang. Jagung ditanam di manapun bisa tumbuh," tuturnya.
Jokowi pun meminta para pebisnis Kadin membentuk konsorsium untuk kemudian bergerak di sektor jagung.
"Kadin kalau kerja jangan tradisional. Buat konsorsium bareng-bareng. Bikin 100 ribu hektare, olah dengan alat-alat modern. Itu baru kadin. Jangan cuma 10 hektare. Kadin kok 10 hektare," tandasnya. (Pra/OL-09)
MICHAEL Sinaga, wartawan Sentana, membuka sejumlah kejanggalan yang ditemui di lapangan terkait persoalan ijazah Jokowi.
Terdapat kejanggalan dalam penelusuran arsip ijazah Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) yang tidak ditemukan di Universitas Gadjah Mada (UGM) maupun Komisi Pemilihan Umum (KPU) Solo.
PENGAMAT politik dari Citra Institute Efriza, menilai pernyataan Presiden Prabowo Subianto yang meminta kritik sarat makna simbolik.
Pledoi Tom Lembong, tuntutan tujuh tahun penjara yang diajukan JPU merupakan kriminalisasi terhadap kebijakan publik.
SINYAL Presiden ke-7 Joko Widodo (Jokowi) bergabung ke Partai Solidaritas Indonesia (PSI) kian gencar.
PENGAMAT Institute for Security and Strategic Studies (ISESS), Khairul Fahmi menyoroti momen akrab Presiden Prabowo Subianto dengan Perdana Menteri India Narendra Modi.
PERWAKILAN Aliansi Ekonom Indonesia (AEI) sekaligus Secretary General of the International Economic Association Lili Yan Ing menegaskan target pertumbuhan ekonomi 2026 di angka 5,4% tidak bisa hanya mengandalkan konsumsi masyarakat.
Keberhasilan program MBG sangat ditentukan sinergi lintas sektor, mulai dari pemerintah, dunia usaha, legislatif, hingga akademisi.
KAMAR Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia menilai aturan pengupahan berpotensi memberikan tekanan terhadap pertumbuhan sektor industri manufaktur.
Mukota bukan sekadar agenda organisasi, melainkan ruang strategis untuk menyiapkan kepemimpinan dunia usaha yang visioner dan relevan dengan tantangan global.
Kampus didorong untuk menggeser orientasi dari sekadar mencetak pencari kerja menjadi pencipta lapangan kerja.
Kadin Kota Tasikmalaya berkomitmen mengambil peran aktif sebagai fasilitator antara pelaku usaha, pemerintah daerah, dan mitra nasional
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved