Kamis 18 Agustus 2022, 12:35 WIB

Presiden Kembali Soroti Lambatnya Kinerja Pemda Serap APBD

Andhika prasetyo | Ekonomi
Presiden Kembali Soroti Lambatnya Kinerja Pemda Serap APBD

MI/Sumaryanto Bronto
Presiden Joko Widodo

 

PRESIDEN Joko Widodo (Jokowi) kembali menyoroti lambatnya kinerja pemerintah daerah dalam merealisasikan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Hingga pertengahan Agustus, Jokowi menyebut dana APBD yang terserap baru Rp472 triliun atau 39,3%.

"Hati-hati ini, baru Rp472 triliun padahal ini penting sekali. Perputaran uang, perputaran ekonomi di daerah itu penting. APBD harus segera keluar agar beredar di masyarakat," tegas Jokowi saat membuka Rakornas Pengendalian Inflasi 2022 di Istana Negara, Jakarta, Kamis (18/8).

Baca juga: Presiden Minta Kepala Daerah Kerja Sama dengan Tim Pengendali Inflasi

Ia juga mengungkap bahwa dana APBD yang tersimpan di perbankan, per Agustus 2022, masih sangat besar yakni mencapai Rp193 triliun. Jumlah itu hanya turun tipis dari November akhir tahun lalu yang mencapai Rp226 triliun.

"Saya selalu cek APBD di bank. Hal-hal seperti ini harus saya cek dan saya harus tahu angkanya ternyata masih Rp193 triliun, sangat besar sekali. Ini harus didorong untuk memacu pertumbuhan ekonomi di daerah," ucapnya. (P-5)

Baca Juga

Antara

KKP Resmikan Integrated Maritime Intelligent Platform

👤Insi Nantika Jelita 🕔Rabu 28 September 2022, 23:27 WIB
Peresmian infrastruktur teknologi ini mendukung program Ekonomi Biru. Serta, menjaga kesehatan laut dan mendorong pertumbuhan ekonomi...
Antara

Pengamat: BLT BBM tidak Bisa Selamatkan Rakyat dari Jurang Kemiskinan

👤Despian Nurhidayat 🕔Rabu 28 September 2022, 23:17 WIB
Pengamat dari Core menilai BLT BBM hanya bersifat sementara untuk bermasyarakat. Serta, tidak berdampak signifikan pada ekonomi...
MI/Andri Widiyanto

BSI: Pengembangan Sektor Syariah di Indonesia tidak Mudah

👤Despian Nurhidayat 🕔Rabu 28 September 2022, 22:59 WIB
Meski penduduk Muslim di Indonesia lebih dari 220 juta orang, namun literasi atau pemahaman terkait perbankan syariah tergolong rendah,...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya