Headline
Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.
Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.
Kumpulan Berita DPR RI
ANGGOTA Komisi VI DPR RI Nevi Zuairina menegaskan bahwa pembangunan daerah terdepan, terluar, dan tertinggal (3T) membutuhkan keberpihakan pemerintah pusat.
Hal tersebut diungkapkannya saat mengikuti Kunjungan Kerja Reses Komisi VI DPR RI ke Kalimantan Utara (Kaltara), Selasa (9/8).
"Menjadi daya tarik tersendiri karena provinsi ini baru berdiri 10 tahun dan merupakan provinsi terluar di negara kita. Kami ingin masyarakat Kaltara cinta kepada negaranya karena merasa diperhatikan oleh kami di pusat sebagai anggota DPR RI," tukas Nevi.
Politikus fraksi PKS ini melanjutkan bahwa sebagai provinsi terluar dan terdepan berbatasan langsung dengan Malaysia jangan sampai rasa nasionalisme masyarakat menurun karena kurangnya pembangunan di sini.
"Kami sangat mendukung pembangunan dari pemerintah pusat melalui Badan Usaha Milik Negara (BUMN) antara lain agar mereka merasakan program Bahan Bakar Minyak (BBM) satu harga, LPG 3 kg satu harga, pembangunan pelabuhan serta pembangunan smelter harus kita dukung," imbuhnya.
Baca juga: Alumni ITS Realisasikan Bantuan untuk Korban Bencana di Wilayah 3T
Legislator Dapil Sumatera Barat II ini menambahkan, penugasan pemerintah pusat kepada BUMN untuk mendukung pembangunan berbagai infrastruktur di Kaltara memang membutuhkan kerja keras dengan luas wilayah Kaltara yang menantang, memerlukan biaya yang cukup besar dan perlu kita support dan kawal.
Di sisi lain, Nevi juga menyoroti roadmap pembangunan infrastruktur pelabuhan di Kaltara oleh Pelindo yang targetnya terlalu lama yaitu sampai tahun 2039.
"Roadmap Pelindo ini saya rasa perlu ditinjau ulang. Keterlambatan pembangunan di dalam negeri justru dikhawatirkan akan menggerus rasa patriotisme masyarakat. Dampaknya produk negara tetangga yang lebih murah menjadi lebih diminati oleh masyarakat ketimbang produk dalam negeri," pungkasnya.
Hal senada diungkapkan Anggota Komisi VI DPR RI Muhammad Husein Fadlulloh terkait tata kelola pelabuhan di Kaltara agar segera diperbaiki untuk memudahkan lalu lintas perputaran barang di Kota Tarakan dan sekitarnya ke negara tetangga.
Kemudahan lalu-lintas barang melalui pelabuhan ini akan menjadi pendorong pertumbuhan ekonomi daerah dan meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD) yang lebih tinggi lagi dari ekspor-impor melalui pelabuhan-pelabuhan yang ada di Tarakan.
"Dengan PAD yang meningkat maka kota ini bisa terbangun lebih baik lagi dan bisa bersaing dengan negara tetangga Malaysia. Tarakan ini oleh pemerintah pusat akan menjadi halaman depan bukan halaman belakang lagi," tutup politikus Gerindra ini. (RO/OL-09)
Direktur Jenderal Kesehatan Lanjutan Kementerian Kesehatan, Azhar Jaya, memaparkan lokasi 66 rumah sakit tersebut tersebar di berbagai wilayah.
Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar menyoroti masih adanya tantangan dalam pembinaan keagamaan di daerah perbatasan dan pulau-pulau terpencil.
Legislator PDIP Edy Wuryanto mendesak pemerintah memprioritaskan pemenuhan dokter spesialis di daerah 3T serta mencegah mahalnya pendidikan kedokteran.
Telkomsat mengoperasikan lima satelit aktif dengan total kapasitas lebih dari 70 Gbps, serta mengelola lebih dari 30.000 node aktif yang menghubungkan lebih dari 3,5 juta pengguna.
Dirut Perum Bulog, Ahmad Rizal Ramdhani menyampaikan bahwa hingga saat ini penyaluran bantuan pangan (Banpang) periode Juni-Juli telah menyentuh angka 99%, tinggal 1% untuk daerah 3T.
PT Tower Bersama Infrastructure (TBIG) kembali melanjutkan program Aksi Sehat Bangun Bersama yang digelar di 80 desa wilayah Terdepan, Terluar, Tertinggal (3T).
Ia menilai pesan utama Prabowo adalah penguatan postur pertahanan sekaligus membangun kepercayaan publik terhadap negara.
DEWAN Pimpinan Pusat Generasi Muda Pembaharu Indonesia (Gempar Indonesia) mendesak pemerintah untuk mengakselerasi pembangunan di wilayah Tertinggal, Terdepan, dan Terluar (3T).
SELAMA ini kita terlalu sering memaknai pembangunan sebagai pembangunan fisik: jalan, jembatan, gedung, kawasan industri, dan infrastruktur digital, tapi melupakan manusia
WAKIL Ketua MPR RI, Lestari Moerdijat, mengatakan landasan kerja yang berwawasan lingkungan dan berkelanjutan harus menjadi acuan para pemangku kepentingan dalam pembangunan.
Salah satu dari empat tokoh tersebut berasal dari Indonesia adalah Marine Novita (Co-founder MilikiRumah)
Di tengah upaya pembangunan SDGs, muncul pertanyaan penting mengenai bagaimana sumber daya dapat dimobilisasi untuk menutup kesenjangan pembangunan
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved