Headline
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Kumpulan Berita DPR RI
DALAM rangka memperkuat pengembangan dan implementasi layanan komunikasi satelit di Indonesia, PT Telkom Satelit Indonesia (Telkomsat) menandatangani dokumen Kerja Sama Strategis Empat Pihak bersama China Telecom Corporation Limited Satellite Communications Branch (CTSC), PT China Telecom Indonesia (CTID), dan PT Skyconn Satelit Indonesia (Skyconn). Penandatanganan kerja sama ini menjadi tonggak penting dalam upaya bersama memperkuat ekosistem konektivitas nasional melalui pengembangan layanan komunikasi satelit. Melalui kolaborasi ini, para pihak berkomitmen untuk mempercepat kesiapan teknis dan operasional layanan komunikasi satelit agar dapat dimanfaatkan secara luas oleh masyarakat, termasuk untuk kebutuhan komunikasi darurat serta penyediaan layanan komunikasi di wilayah underserved dan unserved, terutama di daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T).
Penandatanganan kerja sama ini dilakukan di Kantor Pusat Transmisi Satelit Telkomsat, dan dilakukan oleh General Manager China Telecom Corporation Limited Satellite Communications Branch, Zhang Xin; General Manager China Telecom Indonesia, Tan Guohua; Direktur Utama Telkomsat, Lukman Hakim Abd Rauf; serta President Director PT Skyconn Satelit Indonesia, Cahyadi Burhan.
Dalam kerangka kerja sama tersebut, para pihak sepakat untuk mendorong pengembangan dan kesiapan teknis sistem komunikasi satelit guna mendukung pemanfaatan layanan komunikasi secara berkelanjutan. Kolaborasi ini juga mencakup koordinasi intensif dengan para pemangku kepentingan terkait untuk memastikan kepatuhan terhadap aspek regulasi, perizinan, serta kesiapan operasional layanan di Indonesia.
Direktur Utama Telkomsat, Lukman Hakim Abd Rauf, menyampaikan bahwa kerja sama ini mencerminkan keselarasan strategis lintas negara dan lintas ekosistem dalam menjawab tantangan konektivitas di negara kepulauan seperti Indonesia. “Sebagai operator satelit yang melayani negara kepulauan dengan tantangan geografis yang unik, kami sangat selaras dengan misi China Telecom Satellite untuk memastikan konektivitas yang inklusif dan andal,” ujar Lukman dalam keterangannya, Jakarta, Sabtu (17/1).
Saat ini, Telkomsat mengoperasikan lima satelit aktif dengan total kapasitas lebih dari 70 Gbps, serta mengelola lebih dari 30.000 node aktif yang menghubungkan lebih dari 3,5 juta pengguna, termasuk sekitar 10.000 pengguna di luar Indonesia. Kapabilitas tersebut memperkuat peran Telkomsat dalam mendukung pemerataan konektivitas nasional melalui layanan berbasis satelit, khususnya di wilayah dengan keterbatasan infrastruktur terestrial.
Lebih lanjut, Lukman menegaskan bahwa pengembangan layanan komunikasi satelit tidak hanya berorientasi pada kemajuan teknologi, tetapi juga pada dampak sosial yang nyata bagi masyarakat. “Menjembatani kesenjangan digital bukan hanya tantangan teknologi, tetapi juga tanggung jawab bersama kepada rakyat dan negara. Kami sangat terinspirasi oleh pencapaian China Telecom Satellite, khususnya dalam pengembangan layanan komunikasi satelit, dukungan komunikasi darurat, serta upaya menghadirkan konektivitas yang inklusif. Inovasi-inovasi ini menunjukkan bagaimana teknologi satelit dapat memberikan dampak nyata dan bermakna, terutama dalam situasi kritis dan di daerah terpencil atau yang kurang terlayani,” tambahnya.
Dalam kerja sama ini, Telkomsat juga berperan aktif dalam penyusunan strategi bisnis dan kerangka operasional layanan komunikasi satelit. Selain itu, Telkomsat juga akan mengambil peran utama dalam pengembangan pasar dan distribusi layanan di Indonesia, termasuk mendorong proses komersialisasi layanan komunikasi berbasis satelit.
Kesepakatan strategis ini menjadi landasan awal bagi para pihak untuk melanjutkan pembahasan menuju kerja sama lanjutan yang lebih komprehensif. Telkomsat optimistis bahwa kolaborasi ini akan menciptakan nilai tambah berkelanjutan bagi seluruh pemangku kepentingan, sekaligus berkontribusi nyata dalam mendukung transformasi digital dan pemerataan konektivitas nasional. (Cah/P-3)
Direktur Jenderal Kesehatan Lanjutan Kementerian Kesehatan, Azhar Jaya, memaparkan lokasi 66 rumah sakit tersebut tersebar di berbagai wilayah.
Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar menyoroti masih adanya tantangan dalam pembinaan keagamaan di daerah perbatasan dan pulau-pulau terpencil.
Legislator PDIP Edy Wuryanto mendesak pemerintah memprioritaskan pemenuhan dokter spesialis di daerah 3T serta mencegah mahalnya pendidikan kedokteran.
Dirut Perum Bulog, Ahmad Rizal Ramdhani menyampaikan bahwa hingga saat ini penyaluran bantuan pangan (Banpang) periode Juni-Juli telah menyentuh angka 99%, tinggal 1% untuk daerah 3T.
PT Tower Bersama Infrastructure (TBIG) kembali melanjutkan program Aksi Sehat Bangun Bersama yang digelar di 80 desa wilayah Terdepan, Terluar, Tertinggal (3T).
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved