Headline
Gara-gara Yaqut, Noel ikut ajukan jadi tahanan rumah.
Gara-gara Yaqut, Noel ikut ajukan jadi tahanan rumah.
Kumpulan Berita DPR RI
INDUK Koperasi Pedagang Pasar (Inkoppas) mengapresiasi kinerja pemerintah dalam mengatasi masalah minyak goreng. Hal itu disampaikan Ketua Hubungan Antar Lembaga Inkoppas Andrian Lame Muhar. Menurutnya harga dan keberadaaan minyak goreng yang mudah diakses saat ini mendapat sambutan dari masyarakat.
"Kinerja pemerintah sudah bagus, masif, tinggal pengirimannya saja," ujar Adrian lewat pernyataanya, Selasa (2/8).
Andrian menegaskan proses pendistribusian minyak goreng sedang digencarkan oleh pemerintah. Apalagi Kementerian Perdagangan (Kemendag) juga sudah merilis minyak goreng kemasan rakyat bermerek Minyakita.
"Pendistribusian minyak goreng murah tersebut sudah dilakukan di banyak daerah, meskipun belum semua daerah, Khususnya, daerah yang jauh dari perkotaan karena terkendala akses transportasi,” jelasnya.
Menurutnya, keberadaan minyak goreng murah kemasan itu sangat membantu penyaluran oleh Inkoppas ke masyarakat. Andrian berharap Inkoppas dapat menjadi distributor minyak goreng murah tersebut.
“Dan sekarang tidak ada lagi minyak goreng curah, tapi kemasan. Minyak goreng kemasan tersebut sudah ada merek dari Kemendag,” ungkapnya.
Andrian juga mengapresiasi kinerja berbagai pihak dalam pendistribusian minyak goreng. Ia juga membuka kemungkinan untuk bekerja sama dengan TNI dalam mengatasi persoalan minyak goreng.
“TNI AD memiiliki infrastruktur cukup masif. Punya kendaraan taktis untuk mendistribusikan minyak goreng ke berbagai daerah,” tegasnya.
Tidak hanya dengan TNI AD, Inkoppas juga berencana menjalin kerja sama dengan institusi TNI AL. Hal itu dilakukan untuk memperlancar distribusi minyak goreng murah ke masyarakat.
“Kita juga berkomunikasi dengan TNI AL. Berdiskusi soal pendistrubusian minyak goreng lewat laut. Dan kita juga mengajukan MoU dengan Panglima TNI. Artinya kita membuka komunikasi dengan ketiga angkatan agar dapat membantu Inkoppas dalam menyalurkan pendistribusian minyak goreng,” pungkasnya. (OL-8)
Perum Bulog wilayah Kediri memastikan stok beras dan minyak goreng mencukupi kebutuhan masyarakat hingga Lebaran.
Penyitaan ini dilakukan sebagai langkah krusial untuk membedah keterlibatan korporasi yang terjerat dalam kasus perintangan penyidikan
Selain ketersediaan beras, Bulog juga memastikan pasokan minyak goreng tetap terjaga
Kementerian Pertanian (Kementan) memastikan produksi dan stok crude palm oil (CPO) nasional dalam kondisi aman untuk mengantisipasi lonjakan permintaan minyak goreng selama Ramadan.
Untuk pembelian MinyaKita, satu konsumen dibatasi maksimal 12 liter atau satu karton.
Holding Perkebunan PTPN III melalui subholding PTPN IV PalmCo memastikan kesiapan pasokan minyak goreng nasional guna menjaga stabilitas harga selama Ramadan dan jelang Lebaran.
Beras kemasan yang sebelumnya dijual sekitar Rp14.000 hingga Rp15.000 per kg kini mencapai Rp16.000 hingga Rp17.000 per kg.
Pantauan di Pasar Gedhe Klaten, Senin (9/3), harga beras lokal medium IR-64 stabil Rp14.000 per kilogram, dan beras Bulog SPHP tetap Rp12.500 per kilogram.
Pantauan di Pasar Aviari Batu Aji, Pasar Mitra Raya Batam Center, dan Pasar Sagulung menunjukkan harga minyak goreng rakyat tersebut masih berada di kisaran Rp16.000 per liter.
Gerakan Pangan Murah berlangsung pada 4–11 Maret 2026 di delapan titik kabupaten dan kota di Sulteng.
Beras SPHP (Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan) dijual Rp58.500 per kemasan lima kg atau sekitar Rp11.700 per kg, dengan kisaran harga Rp11.700–Rp12.300 per kg di lapangan.
Harga bahan pokok yang mengalami penurunan mencolok terjadi pada komoditas cabai rawit merah, dari Rp110.000 menjadi Rp76.000 per kilogram.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved