Headline
Gibran duga alih fungsi lahan picu tanah longsor di Cisarua.
Gibran duga alih fungsi lahan picu tanah longsor di Cisarua.
Kumpulan Berita DPR RI
KEMENTERIAN Keuangan memproyeksikan tingkat inflasi Indonesia akan berada di kisaran 3,5% hingga 4,5% sepanjang 2022. Angka itu berbeda dari target kisaran inflasi yang ada di dalam APBN 2022 di kisaran 3% plus minus 1% atau 2%-4%.
"Ini tentu terkait dengan kenaikan harga komoditas di pasar global, terutama energi dan pangan," ujar Kepala Badan Kebijakan Fiskal Kementerian Keuangan Febrio Nathan Kacaribu dalam konferensi pers APBN, Rabu (27/7).
Dia mengatakan, gejolak harga komoditas pangan dan energi di tingkat dunia sudah mulai terasa dampaknya ke Indonesia. Untuk itu pemerintah menaikan anggaran subsidi dan kompensasi terhadap komoditas energi guna menekan dampak gejolak di tingkat masyarakat.
Hal itu sedianya juga telah disepakati oleh pemerintah dan DPR melalui perubahan postur APBN 2022 yang tertuang dalam Peraturan Presiden 98/2022 tentang Perubahan Atas Peraturan Presiden Nomor 104 Tahun 2021 tentang Rincian Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Tahun Anggaran 2022.
Baca juga: Rp220 Triliun Dana Pemda Mengendap di Bank, Menkeu: Tertinggi Sejak Awal Tahun
"Ini adalah strategi dan arahan kebijakan dari pemerintah dengan DPR. Kita bersama DPR juga melihat bagaimana caranya pada saat terjadi tekanan APBN dapat berperan sebagai shock absorber (peredam kejut)," jelas Febrio.
Hal itu juga sejalan dengan komitmen pemerintah untuk terus menekan tingkat kemiskinan di Tanah Air. Febrio memyampaikan, melalui subsidi dan kompensasi tersebut daya beli masyarakat dan pemulihan ekonomi diyakini dapat tetap terjaga.
Dari data Badan Pusat Statistik (BPS) pada Juni tercatat 0,60% secara bulanan (month to month/mtm). Sedangkan secara tahunan, inflasi pada Juni tercatat 4,35%, tertinggi sejak 2017.
Penaikan perkiraan inflasi di 2022 sedianya juga telah diungkapkan oleh Bank Indonesia. Bank sentral memperkirakan tingkat inflasi tahun ini bakal sedikit melampaui target kisaran yang telah ditetapkan di kisaran 3% plus minus 1%. (OL-4)
Hingga akhir tahun 2025, penerimaan pajak baru mencapai 87,6% dari target Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2025.
Karena coretax berjalan belum sesuai perencanaan awal. Sehingga hal ini justru menyebabkan penerimaan pajak tersendat.
Kebijakan peningkatan belanja pada 2025 sudah berada di jalur yang tepat. Namun, tantangan besar ke depan adalah memastikan efektivitasnya.
Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan bonus atlet SEA Games Thailand senilai Rp480 miliar bersumber dari APBN, bukan uang pribadi Presiden. Peraih emas terima Rp1 miliar.
DEFISIT fiskal Indonesia pada 2025 tercatat melebar melampaui target pemerintah, seiring percepatan belanja negara di penghujung tahun dan lemahnya kinerja penerimaan.
Suahasil menyebut bahwa realisasi PNBP 2025 yang mencapai Rp534,1 triliun masih lebih rendah jika dibandingkan dengan realisasi PNBP 2024 tang mencapai Rp584,4 triliun.
INDONESIA tidak kekurangan uang. Yang kurang adalah arah. Ini bukan gejala siklikal atau persoalan sentimen pasar, melainkan kegagalan struktural.
Tanpa dorongan fiskal awal, ekonomi akan selalu menunggu.
Alih-alih memicu inflasi pangan, program prioritas pemerintah MBG dinilai justru akan menjadi stimulus bagi peningkatan produktivitas nasional dan penguatan ekonomi kerakyatan.
Berdasarkan data selama bulan Januari hingga Desember 2024, tercatat 38juta kunjungan wisatawan datang ke DIY.
berdasarkan hasil rapat DK OJK yang dilaksanakan pada 1 Oktober lalu menilai sektor jasa keuangan terjaga stabil.
INDONESIA dan Dewan Kerja Sama Teluk (Gulf Cooperation Council/GCC) telah melaksanakan Putaran Ketiga Perundingan Perjanjian Perdagangan Bebas antara kedua pihak (Indonesia-GCC FTA).
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved