Headline
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Kumpulan Berita DPR RI
MENTERI Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir mendampingi Presiden Joko Widodo turun langsung menemui masyarakat di Subang, Jawa Barat. Kedatangannya untuk memastikan ekonomi masyarakat bangkit setelah menghadapi masa pandemi.
Kunjungan pertamanya, Erick Thohir bersama Presiden bertemu para pedagang di Pasar Sukamandi, Subang. Menurutnya, sangat penting pemerintah terjun langsung ke tengah-tengah masyarakat untuk memastikan pemulihan ekonomi berjalan dengan baik.
"Penting bagi kami untuk mengecek langsung kondisi ekonomi para pedagang pasar dalam masa pemulihan,” ujar Erick Thohir, Selasa (12/6).
Erick Thohir juga menceritakan jika presiden membagikan berbagai macam bantuan untuk para pedagang di Pasar Sukamandi. Hal tersebut, lanjut Erick Thohir, adalah upaya pemerintah untuk menggenjot laju ekonomi.
“Di Pasar Sukamandi, Presiden Jokowi memberikan sejumlah bantuan. Ini cara beliau untuk memacu pertumbuhan ekonomi pasca pandemi,” terang Erick Thohir.
Eks Presiden Inter Milan itu berharap bantuan dari pemerintah ini bisa meringankan beban masyarakat. Selain itu Erick Thohir berkomitmen untuk menggenjot perekonomian masyarakat pascapandemi kemarin. "Semoga mendatangkan manfaat baik bagi masyarakat," pungkasnya. (RO/OL-15)
Prabowo menyatakan, Danantara Indonesia dibentuk pada Februari lalu sebagai dana kekayaan negara yang dirancang untuk menggerakkan masa depan ekonomi nasional.
KOLABORASI lintas BUMN dan pemangku kepentingan menjadi kunci dalam mempercepat pemulihan masyarakat pascabencana banjir yang melanda Aceh.
Dia mengatakan industri pertahanan dalam negeri, misalnya PT Pindad, saat ini mampu memproduksi peluru-peluru kaliber kecil misalnya yang berukuran 5,56 mm dan 7,62 mm.
Pemerintah bersiap melakukan intervensi strategis di sektor tekstil nasional menyusul kolapsnya PT Sri Rejeki Isman Tbk (Sritex), salah satu pemain terbesar industri tekstil.
CEO Danantara Rosan Perkasa Roeslani mengungkapkan pemerintah tengah mengkaji pembentukan badan usaha milik negara (BUMN) di sektor tekstil.
ANGGOTA Komisi VI DPR RI dari Fraksi Partai NasDem Asep Wahyuwijaya menilai, inisiatif pemerintah untuk mendirikan BUMN tekstil merupakan langkah yang tepat dan strategis.
Tidak perlu adanya Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) ataupun yang saat ini diusulkan diubah menjadi Lembaga BUMN setelah adanya Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara.
Regulasi telah membagi peran antara Kementerian BUMN dan Danantara, namun praktik di lapangan justru memunculkan kebingungan arah kebijakan.
Pembentukan Danantara memantik wacana penghapusan Kementerian BUMN. Jika benar terjadi, kementerian ini akan “turun status” menjadi badan, sebuah langkah yang diperkirakan mengubah peta pengawasan sekaligus arah bisnis perusahaan pelat merah.
Pengamat BUMN dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia Toto Pranoto menanggapi kemungkinan Kementerian BUMN diturunkan statusnya menjadi badan.
Pemerintah memberi sinyal bakal mengubah status Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) menjadi badan.
Isu pembubaran Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Ada juga wacana peleburan Kementerian BUMN ke BPI Danantara.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved