Headline
Kemantapan jalan nasional sudah mencapai 93,5%
Kumpulan Berita DPR RI
Ikatan Pedagang Pasar Indonesia (Ikappi) mengungkapkan, sudah hampir satu bulan harga cabai rawit dan beberapa jenis cabai masih tinggi.
Cabai rawit merah dilaporkan tembus di angka Rp115 ribu per kilogram (kg) bahkan sudah tembus Rp130 ribu per kg. Termasuk bawang merah tembus di angka Rp70-75 ribu per kg.
Ketua Umum DPP Ikappi Abdullah Mansuri mempertanyakan upaya pemerintah dalam menjaga stabilitas pangan.
"Bagaimana dalam hal ini Kementrian Perdagangan dan Kementrian Pertanian menjaga stabilitas pangan sesudah Idul Adha yang masih tinggi ini?" ujarnya dalam keterangan resmi, Selasa (12/7).
Dua komoditas seperti cabai dan bawang dianggap Ikappi kurang mendapatkan sentuhan maksimal dari dua kementrian tersebut untuk menekan harga.
"Kita tahu bahwa kenaikan dua komoditas tersebut sudah terjadi hampir satu bulan penuh. Kami sudah ingatkan untuk menjaga stabilitasnya beberapa bulan lalu," tegas Abdullah.
Ikappi meminta kepada Kementrian Perdagangan dan Pertanian untuk kembali menjaga pasokan usai perayaan Idul Adha.
Selain itu, pihaknya menyebut, beberapa komoditas lain yang cukup rawan antar lain tomat, kentang, sayur mayur, ayam dan beberapa komoditas lain juga terpantau mengalami kenaikan.
"Komoditas pangan ini serasa tidak mendapat sentuhan dan tidak terjaga oleh kementrian terkait," tudingnya.
Pedagang pasar pun meminta K/L terkait untuk fokus dalam stabilitas harga beberapa komoditas pangan tersebut, bukan hanya fokus mengurusi minyak goreng semata.
"Jangan hanya minyak goreng yang di urus tetapi komuditas lain juga harus mendapatkan perhatian khusus. Banyak konsumen dan pedagang menjerit karena harganya yang terlalu tinggi," pungkas Abdullah. (OL-12)
MENJELANG Hari Raya Idulfitri, sejumlah harga bahan pokok di pasar tradisional Kota Makassar mulai merangkak naik.
Beras premium kelas I yang sebelumnya Rp14.400 per kg menjadi Rp15.200 per kg dan beras premium kelas II naik dari Rp 14 ribu kg menjadi Rp14.800 per kg
Daging sapi dijual Rp 140 perkg, daging ayam Rp 39 ribu perkg, telur telur ayam Rp 29 ribu hingga Rp 31.500 per kg.
Di Pasar Sumber, Kabupaten Cirebon, untuk beras kualitas bawah I tercatat Rp14 ribu per kilogram dan bawah II Rp13.500 per kilogram.
Program gerakan pangan murah (GPM) menyediakan beras SPHP Rp57.500 kemasan 5 kg, minyak goreng Rp15 ribu per liter, daging sapi Rp140 ribu kg, daging ayam Rp54 ribu per 2 kg.
Harga cabai rawit merah sempat di angka Rp100 ribu per kilogram, kemudian turu. 80 ribu per kilogram, dan saat ini kembali hampir Rp100 ribu per kilogram.
Selain kendala fisik, pasar tersebut juga kerap dijadikan tempat berkumpulnya gelandangan dan pengemis
Melubernya sampah ke jalan tersebut terjadi dalam beberapa hari terakhir.
Revitalisasi mesti diarahkan pada konsep pengembangan kawasan berorientasi transit atau Transit-Oriented Development (TOD).
Kondisi ini tidak hanya merusak estetika pasar, tetapi juga mulai mengancam kesehatan pedagang dan pengunjung.
Holding UMKM Expo 2025 bertema "Ekosistem Bisnis UMKM Kuat, Siap Menjadi Jagoan Ekspor” menjadi wadah yang sangat baik untuk perkembangan UMKM.
Pasokan sering kosong karena tidak adanya panen di sejumlah sentra pertanian akibat intensitas hujan tinggi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved