Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
INDONESIA kini memiliki ekosistem industri kendaraan listrik pertama dan satu-satunya di dunia yang bergerak mulai dari hulu sampai ke hilir.
Hal menggembirakan itu dapat terwujud atas kerja sama antara PT Industri Baterai Indonesia dan Konsorsium LG.
Proyek besar tersebut sekarang sudah resmi berjalan yang ditandai dengan dimulainya pembangunan pabrik komponen baterai seperti katoda dan prekursor di Kawasan Industri Terpadu Batang, Jawa Tengah, Rabu (8/6).
Baca juga : SEG Solar Inc dari AS Benamkan Investasi Panel Surya Rp7,5 Triliun di Batang
Presiden Joko Widodo yang hadir dalam peresmian proyek itu mengaku sangat gembira. Indonesia, sebagai negara dengan cadangan nikel terbesar di dunia, selangkah lagi akan menjadi pemain utama yang tentu memberikan kebanggaan dan keuntungan bagi bangsa.
"Saya senang pagi hari ini tahapan pembangunan industri baterai listrik terintegrasi telah mulai berjalan. Sebagai negara dengan cadangan nikel terbesar di dunia, kita harapkan Indonesua akan menjadi produsen utama produk-produk barang yang berbasis nikel," ujar Jokowi di Batang, Jawa Tengah, Rabu.
Kepala negara juga menjelaskan bahwa investasi yang melibatkan perusahaan asal Korea Selatan itu merupakan sebuah upaya pembangunan ekosistem kendaraan listrik pertama di dunia.
Baca juga : Ganjar Siapkan SDM Untuk Industri Baterai Listrik di Batang
Bersama BUMN asal Indonesia, Konsorsium LG membangun segala hal yang dibutuhkan mulai dari hulu hingga ke hilir.
"Dimulai dengan penambangan nikel, pabrik smelter, prekursor, katoda, baterai listrik, baterai pack hingga mobil listrik. Masih Ditambah lagi dengan industri daur ulang baterai. Dari hulu sampai hilir semuanya dikerjakan dalam investasi ini," jelas Presiden.
"Oleh karena itu, saya ingin menyampaikan terima kasih kepada Konsorsium LG yang bekerja sama dengan BUMN Indonesia atas kerja yang dilakukan," ucap mantan wali kota Solo itu.
Baca juga : Presiden akan Tinjau Industri Baterai Listrik Terintegrasi di Batang
Secara keseluruhan, nilai investasi yang dikucurkan untuk proyek tersebut mencapai Rp142 triliun.
Yang menambah kegembiraan bagi Jokowi, investasi sebesar itu tidak hanya dituangkan di satu daerah saja, tetapi disebar di berbagai lokasi di Indonesia.
Penambangan nikel dilaksanakan di Halmahera, Maluku Utara. Industri pemurnian, refineri, prekursor dan katodanya di Batang, Jawa Tengah
Baca juga : Triwulan 1 Investasi di KIT Batang Capai Rp1 Triliun
Pabrik produksi baterai dibuat di di Karawang, dan pabrik mobil listriknya ditempatkan di Cikarang, Jawa Barat.
"Jadi semua ini tersebar. Ini sangat baik. Tidak hanya di Jawa saja tapi juga di luar Jawa banyak di bangun untuk investasinya," tuturnya.
Dari segi lepangan kerja, ekosistem kendaraan listrik itu diproyeksikan bisa menyerap lebih dari 20 ribu tenaga kerja.
"Ini jumlah yang tidak kecil. Di mana-mana di dunia sekarang ini pembukaan lapangan kerja merupakan kunci," tandasnya. (Pra/OL-09)
MICHAEL Sinaga, wartawan Sentana, membuka sejumlah kejanggalan yang ditemui di lapangan terkait persoalan ijazah Jokowi.
Terdapat kejanggalan dalam penelusuran arsip ijazah Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) yang tidak ditemukan di Universitas Gadjah Mada (UGM) maupun Komisi Pemilihan Umum (KPU) Solo.
PENGAMAT politik dari Citra Institute Efriza, menilai pernyataan Presiden Prabowo Subianto yang meminta kritik sarat makna simbolik.
Pledoi Tom Lembong, tuntutan tujuh tahun penjara yang diajukan JPU merupakan kriminalisasi terhadap kebijakan publik.
SINYAL Presiden ke-7 Joko Widodo (Jokowi) bergabung ke Partai Solidaritas Indonesia (PSI) kian gencar.
PENGAMAT Institute for Security and Strategic Studies (ISESS), Khairul Fahmi menyoroti momen akrab Presiden Prabowo Subianto dengan Perdana Menteri India Narendra Modi.
DI sektor petrokimia, pengelolaan air tidak hanya berfokus pada pemenuhan baku mutu lingkungan, tetapi juga menjadi faktor kunci dalam menjaga kontinuitas operasi industri.
Pemerintah menegaskan komitmen untuk mendorong pertumbuhan ekonomi nasional yang berkelanjutan.
Terdapat 1.236 perusahaan industri yang menyelesaikan tahap pembangunan pada 2025 dan siap mulai berproduksi untuk pertama kali pada 2026.
Hal itu disampaikan Indra dalam Talkshow Perburuhan Nasional bertema 'Babak Baru Ketenagakerjaan Indonesia' yang digelar di Kantor DPTP PKS, Jakarta, Jumat (30/1).
Yulina memimpin bisnis yang memiliki lebih dari 500 kantor perwakilan, 3.700 gerai, dan lebih dari 6.000 karyawan di seluruh Nusantara.
Wamen UMKM Helvi Moraza menegaskan pentingnya penguatan ekosistem usaha, konektivitas rantai pasok, serta digitalisasi layanan agar UMKM
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved