Headline
Faktor penyebab anak mengakhiri hidup bukan tunggal.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMBANGUNAN Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB) belum sepenuhnya selesai, namun Kabupaten Batang telah memperoleh investasi Rp1 triliun pada triwulan pertama.
Kepala Dinas Penanaman Modal Perizinan Terpadu Satu Pintu (PMPTSP) Kabupaten Batang Wahyu Budi Santoso mengatakan hingga triwulan pertama tahun ini nilai investasi yang telah masuk di daerah ini mencapai Rp1 triliun (11,2 persen) dari target Rp9 triliun per tahun.
"Jika dibandingkan triwulan tahun lalu terjadi lonjakan besar hinga 1.000 persen, karena tahun lalu hanya Rp100 miliar," ujar Wahyu Budi Santoso.
Berdasarkan data yang masuk, demikian Wahyu Budi Santoso, dari jumlah Rp1triliun tersebut berasal dari penanaman modal dalam negeri (PMDN) Rp135 miliar dan penanaman modal asing (PMA) Rp865 miliar.
Sedangkan jumlahnya tenaga kerja terserap, lanjut Wahyu Budi Santoso, mencapai 396 orang dengan 17 orang diantaranya adalah tenaga kerja asing. "Nilai investasi sebesar Rp1 triliun itu terbesar adalah dari proyek listrik, gas dan air," imbuhnya. (OL-13)
Baca Juga: Perluas Jaringan Global, BNI Lakukan Ekspansi Ke Belanda
Dampak cuaca ekstrem ini, bencana angin puting beliung juga menerjang Kecamatan Kesesi, Kabupaten Pekalongan.
Terbukti, dengan diperbaikinya salah satu akses di lingkungan KITB tersebut. Sehingga, mempermudah mobilitas untuk menuju KITB dari Banyuputih menuju Kedawung di KEK Industropolis Batang.
Keduanya ditangkap setelah melakukan perampokan dengan modus meracuni seorang tukang ojek menggunakan kecubung hingga menyebabkan korban meninggal dunia.
Geliat investasi ini merupakan sinyal positif bagi pertumbuhan ekonomi dan perlu terus diperkuat melalui kepastian lahan dan percepatan perizinan.
Pelari dari berbagai daerah di Indonesia kembali meramaikan Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB) RUN 2025, di Kabupaten Batang, Jawa Tengah (Jateng)
Keberhasilan Batang Run 2025 menjadi momentum penting bagi pengembangan pariwisata pesisir. Apalagi dengan jumlah peserta jauh di atas ekspektasi awal.
Anggota Komisi XII DPR RI Ateng Sutisna mempertanyakan validitas capaian target investasi nasional yang disampaikan pemerintah.
Sentimen global masih cukup kondusif bagi penguatan harga emas dalam jangka pendek.
Semakin banyak investasi yang masuk ke Kabupaten Sukabumi, maka peluang kerja dan kesejahteraan masyarakat juga akan semakin terbuka lebar
Terdapat 1.236 perusahaan industri yang menyelesaikan tahap pembangunan pada 2025 dan siap mulai berproduksi untuk pertama kali pada 2026.
Prediksi harga emas Antam Rabu 4 Februari 2026 diperkirakan menguat di kisaran Rp3,02–Rp3,14 juta per gram menyusul rebound harga emas dunia dan aksi bargain hunting investor global.
Neraca perdagangan Indonesia yang tetap mencatatkan surplus sepanjang 2025 mencerminkan daya tahan sektor eksternal.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved