Senin 06 Juni 2022, 20:51 WIB

BP Tapera Optimistis Penuhi Target Penyaluran FLPP Q2

Gana Buana | Ekonomi
BP Tapera Optimistis Penuhi Target Penyaluran FLPP Q2

MI/Vicky Gustiawan
Rumah subsidi di Maja, Banten

 

BADAN Pengelola Tabungan Perumahan rakyat (BP Tapera) optimistis mampu penuhi target pada indikator kinerja utama yang ditetapkan Kementerian Keuangan untuk Q2 tahun 2022. Hingga Kamis (3/6) dana FLPP telah tersalur sebanyak 81.846 unit senilai Rp9,09 triliun atau 36,22% dari target yang ditetapkan oleh pemerintah. 

Adapun, total penyaluran dana FLPP dari tahun 2010-2022 mencapai 1.025.425 unit atau setara dengan Rp84,267 Triliun.

“Untuk kuartal kedua tahun ini kami ditargetkan mampu menyalurkan 41% dari 226 ribu unit rumah. Alhamdulillah saat ini sudah mencapai 85% dari target Q2. Kami optimis, angka itu akan mampu kami lewati,” ungkap Komisioner BP Tapera, Adi Setianto dalam keterangan resmi yang diterima Senin (6/6).

Adi menyampaikan, saat ini minat masyarakat terhadap dana FLPP tinggi. Ini terlihat dari banyaknya bank penyalur yang mengajukan pencairan dana FLPP. Namun, Ia mengingatkan bahwa dana FLPP tidak hanya sekadar disalurkan tetapi juga sangat memperhatikan ketepatan sasaran dan kualitas bangunan.

Baca juga : Ketua B20 Indonesia: Isu Prioritas G20-B20 Indonesia Jadi Bahasan Utama WEF 2022

“Kami fokus pada ketepatan sasaran, kualitas bangunan dan perbaikan proses bisnis dengan melibatkan Perbankan dan Pengembang. Semua ini kami lakukan dengan tujuan untuk memperbaiki kualitas layanan terhadap masyarakat,” ujar Adi.

Menurut Adi, hal ini tidak terlepas dari tujuan ditunjuknya BP Tapera oleh Kementerian Keuangan sebagai lembaga yang memberikan hunian yang layak dan terjangkau dari optimalisasi dana FLPP. 

Dalam rangka pengeloaan dana FLPP, BP Tapera menerapkan manajemen risiko dan pengendalian internal atas pengelolaan dana FLPP secara efektif sesuai dengan kharakteristik risiko, risiko invetasi dan instrumen/bentuk pengelolaan dana FLPP sesuai dengan peraturan perundang-undangan mengenai tata cara investasi pemerintah.

Untuk mencapai Good Corporate Governance, BP Tapera melakukan penerapan manajemen risiko meliputi, kebijakan dan strategi manajemen risiko yang mencakup toleransi risiko dan strategi investasi dan identifkasi, pengukuran/penilaian/penaksiran, pemantauan dan pengendalian risiko dan sistem pelaporan manajemen risiko yang bisa memonitor dan mengelola risiko - risiko yang relevan. (OL-7)

Baca Juga

Dok. SRC

Tingkatkan Daya Saing UMKM, Sampoerna Gencarkan Pembinaan dan Digitalisasi

👤Mediaindonesia.com 🕔Sabtu 13 Agustus 2022, 22:59 WIB
Menurut Teten, sebanyak 19 juta UMKM telah melakukan on-boarding digital hingga Mei 2022 dan diharapkan akan terus tumbuh mencapai 30 juta...
Dok. Petrokimia Gresik

Petrokimia Gresik Raih Penghargaan Tertinggi TJSL & CSR Award 2022

👤Andhika Prasetyo 🕔Sabtu 13 Agustus 2022, 22:30 WIB
Tidak hanya itu, Direktur Utama Petrokimia Gresik Dwi Satriyo Annurogo juga dinobatkan sebagai The Most Committed Leader to TJSL Initiative...
ANTARA/Fikri Yusuf

Indonesia Finalkan Hasil Pertemuan G20 DWG Tekankan Multilateralisme

👤mediaindonesia.com 🕔Sabtu 13 Agustus 2022, 22:20 WIB
DWG Meeting telah terlaksana tiga kali sepanjang...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya