Headline

Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.

KAP Fokus Kembangkan 6.000 Rumah Subsidi

 Gana Buana
01/3/2026 20:04
KAP Fokus Kembangkan 6.000 Rumah Subsidi
Kawah Anugerah Properti (KAP) menargetkan pembangunan 6.000 unit rumah subsidi pada 2026.(Dok. MI)

PT Kawah Anugerah Properti (KAP) menargetkan pembangunan 6.000 unit rumah subsidi pada 2026. Target ini mencakup proyek-proyek yang sedang dikembangkan di lima lokasi, termasuk Kota Serang, Kabupaten Serang, dan Kabupaten Tangerang. 

Direktur Utama PT KAP, M. Ridwan, menyatakan bahwa perusahaan terus berfokus untuk meningkatkan jumlah rumah subsidi yang dapat diakses oleh masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).

“Selain proyek di Pondok Banten Indah, kami juga mengembangkan lima proyek lainnya melalui anak perusahaan. Beberapa proyek telah memulai pembangunan dan penjualan, sementara lainnya sudah memasuki tahap awal pekerjaan tanah,” jelas Ridwan.

Meskipun ada peningkatan biaya produksi, terutama untuk fasilitas tambahan di setiap perumahan, Ridwan mengaku berkomitmen untuk menjaga kualitas hunian. Sehingga, pihaknya tetap memberikan perumahan yang layak huni dengan harga terjangkau.

Selain menargetkan pembangunan di Banten, PT KAP juga berencana memperluas proyek perumahan subsidi ke luar Provinsi Banten. 
Penjajakan lahan sudah dimulai di Jawa Barat dan Jawa Tengah, dengan proyek pertama diharapkan dapat dimulai pada akhir 2026. Ridwan optimistis ekspansi ini akan menjangkau lebih banyak masyarakat yang membutuhkan rumah subsidi berkualitas.

“Fokus kami tetap pada perumahan subsidi. Ada kepuasan tersendiri ketika melihat masyarakat berpenghasilan rendah bisa memiliki rumah sendiri yang berkualitas,” tambahnya.

Konsep Klaster di Pondok Banten Indah

Pondok Banten Indah (PBI) adalah salah satu proyek unggulan PT KAP yang mengusung konsep perumahan subsidi dengan sistem klaster. Ridwan menjelaskan bahwa sistem ini bertujuan untuk menciptakan lingkungan yang lebih tertata dan nyaman bagi penghuninya.

“Biasanya, di perumahan subsidi, rumah saling berhadapan dan penambahan bangunan seperti warung bisa merusak ketertiban. Dengan sistem klaster, setiap kawasan dilengkapi pagar pembatas, sehingga suasana menjadi lebih rapi dan terorganisir,” ungkap Ridwan.

Ridwan mengatakan, setiap klaster di PBI terdiri dari 200 unit rumah. Meskipun biaya produksi meningkat karena adanya pagar dan fasilitas tambahan seperti taman bermain, PT KAP tetap berkomitmen untuk memberikan nilai tambah bagi konsumen. 

Penjualan 1.002 unit rumah di Pondok Banten Indah terjual habis hanya dalam dua bulan setelah akad massal KPR FLPP pada Desember 2025.
Proyek ini juga menyediakan beberapa titik ruang terbuka hijau yang dilengkapi dengan fasilitas umum seperti playground, lapangan olahraga, dan masjid. 

PT KAP mengalokasikan anggaran sebesar Rp700 juta untuk setiap titik ruang terbuka hijau sebagai bagian dari upaya menciptakan lingkungan hunian yang nyaman dan sehat.

Dengan total lahan pengembangan sekitar 70 hektar, Pondok Banten Indah akan memiliki lebih dari 3.000 unit rumah yang dibangun dalam sistem klaster. Ridwan menekankan bahwa kualitas dan kepuasan konsumen adalah prioritas utama dalam setiap proyek yang mereka kembangkan.

"Kami selalu mengutamakan kualitas rumah dan pelayanan purna jual. Mayoritas pembeli rumah kami berasal dari rekomendasi konsumen sebelumnya, yang membuktikan bahwa kami telah berhasil memenuhi harapan mereka," ungkap Ridwan.

PT KAP juga terus meningkatkan pelayanan kepada konsumen dengan menjadikan mereka sebagai aset terbesar perusahaan. Ridwan berprinsip bahwa perusahaan harus menjaga kepercayaan konsumen agar dapat terus berkembang dan bersaing di pasar perumahan subsidi.

Ekspansi Nasional

PT KAP berencana melakukan ekspansi ke luar Provinsi Banten dengan target pengembangan proyek perumahan subsidi di Jawa Barat dan Jawa Tengah. Ridwan menjelaskan bahwa penjajakan lahan untuk ekspansi antarprovinsi ini sudah dimulai, dan proyek pertama dapat mulai dikembangkan pada akhir 2026.

“Meskipun kami berencana untuk meluaskan jangkauan ke luar Banten, fokus kami tetap pada perumahan subsidi. Ada kepuasan tersendiri ketika melihat masyarakat berpenghasilan rendah bisa memiliki rumah sendiri dengan kualitas yang baik,” kata Ridwan.

Dengan keberhasilan dan komitmen yang kuat, PT KAP berambisi untuk terus meningkatkan kontribusinya dalam penyediaan rumah subsidi yang layak huni dan berkualitas tinggi, sehingga dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat yang membutuhkan hunian yang terjangkau.

Di awal tahun 2026, PT KAP meraih dua penghargaan bergengsi. Perusahaan ini dianugerahi ‘Developer KPR Subsidi Terbaik’ oleh PT Bank Syariah Nasional (BSN) dan ‘Perumahan Subsidi Berkonsep Hunian Klaster Terbaik’ untuk proyek Pondok Banten Indah (PBI) oleh Forum Wartawan Perumahan (Forwapera).

Penghargaan tersebut diterima oleh Direktur Utama PT KAP, M. Ridwan, pada acara BSN Developer Gathering di Jakarta pada 4 Februari 2026, dan Anugerah Forwapera pada 5 Februari 2026.

Ridwan mengungkapkan bahwa penghargaan ini merupakan hasil dari kerja keras perusahaan dalam membangun reputasi dan kualitas proyek perumahan yang dikembangkan. (Z-10)

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Gana Buana
Berita Lainnya