Headline

Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.

BSKDN Kemendagri Puji Inovasi Jakarta dalam Validasi IGA 2025

Abdillah M Marzuqi
14/11/2025 22:55
BSKDN Kemendagri Puji Inovasi Jakarta dalam Validasi IGA 2025
Kepala BSKDN Kemendagri Yusharto Huntoyungo(Dok.HO)

KEPALA Badan Strategi Kebijakan Dalam Negeri (BSKDN) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Yusharto Huntoyungo menyampaikan apresiasi terhadap berbagai inovasi yang dikembangkan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta saat melaksanakan Validasi Lapangan Innovative Government Award (IGA) Tahun 2025.

Yusharto menegaskan, Jakarta menunjukkan ekosistem inovasi yang semakin kuat. Hal ini tercermin dari konsistensi perangkat daerah, kesiapan dokumen, serta konfirmasi langsung atas penerapan program inovasi di lapangan. "Semoga konsistensi untuk memperkuat ekosistem inovasi ini terus ada dari waktu ke waktu," ungkap Yusharto di Kantor Bappeda Provinsi DKI Jakarta pada Jumat (14/11).

Dia menjelaskan, validasi lapangan merupakan bagian penting dari rangkaian penilaian IGA, di mana 50 persen nilai diperoleh dari indeks inovasi yang sudah melalui proses quality control, dan 50 persen lainnya berasal dari paparan kepala daerah serta hasil validasi di lapangan. Menurutnya, Jakarta berpeluang mempertahankan nilai maksimal karena seluruh unsur ekosistem inovasi dinilai lengkap dan berjalan dengan baik. “Kita berharap tidak ada pengurangan nilai untuk Jakarta karena semua unsur yang berkaitan dengan ekosistem inovasi terkonfirmasi,” jelasnya. 

Yusharto juga menyoroti dua inovasi unggulan yang menjadi perhatian utama dalam validasi, yakni inovasi Rumah Jiwa dari Puskesmas Cipayung serta layanan Jasa Desain Gambar Teknis Perizinan dan Non-Perizinan Gratis yang dikembangkan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP). Kedua inovasi tersebut dinilai mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, sekaligus memperkuat daya saing Jakarta sebagai kota yang adaptif dan responsif.

Rumah Jiwa hadir sebagai inovasi berbasis komunitas yang mengintegrasikan layanan medis, psikososial, dan edukatif dalam upaya pemulihan ODGJ total care stabil. Melalui pendekatan keluarga dan lingkungan, inovasi ini tidak hanya membantu pasien meningkatkan kemandirian dan produktivitas, tetapi juga mengurangi stigma yang sering menghambat proses pemulihan. Puskesmas Cipayung mencatat bahwa sebagian besar pasien ODGJ stabil kini telah mandiri dan produktif, dengan dampak sosial yang signifikan.

Sementara itu, Layanan Desain Gambar Teknis Gratis menawarkan kemudahan bagi masyarakat berpenghasilan rendah yang ingin mengurus izin bangunan. Program ini menyediakan pendampingan dan layanan desain arsitektur tanpa biaya, sehingga memungkinkan masyarakat memperoleh izin yang sesuai standar dengan proses lebih cepat. Layanan ini juga telah direplikasi di puluhan service point DPMPTSP dan mendapat respons positif dari warga penerima manfaat.

Menurut Yusharto, kedua inovasi tersebut menunjukkan bahwa Jakarta mampu memadukan inovasi digital dan non-digital untuk menjawab kebutuhan masyarakat. “Demikian juga di lapangan pada saat inovasi itu diterapkan, memang benar-benar diterapkan dan masyarakat menjadi benefit series dari inovasi itu bisa merasakan manfaat,” ungkapnya. (M-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya