Headline
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Kumpulan Berita DPR RI
PRESIDEN Joko Widodo mengatakan negara sangat kesulitan menahan harga bahan bakar minyak (BBM) di level yang rendah saat ini. Di saat negara-negara lain menerapkan nilai keekonomian, Indonesia masih menjaga harga jual tetap rendah dengan menggelontorkan subsidi yang luar biasa besar.
Jokowi menyebut, Harga bensin di Thailand sudah menyentuh Rp20 ribu per liter. Bahkan, di Jerman sudah Rp31 ribu per liter dan di Singapura mencapai Rp32 ribu per liter.
"Sementara, kita pertalite masih Rp7.650 per liter. Pertamax Rp12.500 per liter. Negara-negara lain sudah jauh sekali. Kenapa harga kita masih seperti ini? Ya karena kita tahan terus tetapi di sisi lain subsisi membesar. Sampai kapan kita bisa menahan ini. Berat, menahan harga itu berat," ujar Jokowi di Jakarta, Selasa (24/5).
Tidak hanya harga energi, harga pangan pun di banyak negara sudah mengalami lonjakan drastis. Beras, contohnya.
Baca juga: Mengendalikan Inflasi, BI Kembali Tahan Suku Bunga Acuan
Jokowi mengungkapkan, di beberapa negara, komditas pangan itu telah naik antara 30% hingga 60%.
"Tetapi di Indonesia beras masih Rp10.700 per kilogram," tuturnya.
Kepala negara mengakui pemerintah berupaya keras menjaga harga energi dan pangan tetap rendah demi menekan tingkat inflasi di Tanah Air. Jika harga dua komoditas itu di lepas mengikuti mekanisme pasar, ia meyakini angka inflasi di Indonesia akan melonjak sebagaimana terjadi di banyak negara lain.
"Di Amerika Serikat itu inflasi tidak pernah lebih dari 1% tapi sekarang sudah 8,3%. Turki bahkan hampir 70%. Kita alhamdulillah masih di 3,5%. Ini patut disyukuri tapi karena kita menahan pertalite. Ka;au itu kita ikutkan ke harga keekonomian pasti inflasi kita akan ikut naik,"ucap mantan wali kota Solo itu.(OL-4)
Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa tegaskan harga BBM tak akan naik hingga akhir 2026 meski minyak dunia tembus US$100. Simak jaminan kekuatan APBN di sini.
Sebagaimana diketahui, ketergantungan Indonesia terhadap impor energi diketahui masih cukup tinggi.
Beniyanto menilai kebijakan tersebut merupakan langkah yang baik dalam menjaga stabilitas ekonomi nasional.
MENTERI Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan belum ada rencana menaikkan harga BBM bersubdisi meskipun harga minyak dunia saat ini melambung
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa merespons kenaikan harga minyak mentah dunia yang telah menembus level di atas US$100 per barel.
Pemerintah perlu mempertimbangkan skema penyesuaian bertahap harga bahan bakar minyak (BBM) untuk meredam tekanan dari lonjakan harga minyak dunia.
Pemprov DKI mengalokasikan Rp6,4 triliun untuk subsidi transportasi, air, dan pangan pada 2025 demi menjaga daya beli warga.
Langkah Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyesuaikan postur anggaran Transfer ke Daerah (TKD) seringkali dicap sebagai keputusan pragmatis belaka.
Pemprov DKI hanya menyesuaikan penganggaran untuk pelaksanaan program selama 10 bulan pertama tahun anggaran.
Pemprov DKI perlu memperhatikan penguatan sumber daya manusia melalui pendidikan bahasa asing di sekolah-sekolah negeri maupun swasta.
tarif Transjakarta sebenarnya mencapai sekitar Rp13 ribu per penumpang, namun masyarakat hanya membayar Rp3.500 berkat subsidi besar dari pemerintah daerah.
ASUMSI makro Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2026 yang optimistis berisiko kembali mengulang deviasi antara target dan realisasi alias meleset.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved