Kamis 19 Mei 2022, 09:11 WIB

KCN Komitmen Tingkatkan Kualitas Lingkungan Dukung Bisnis Pelabuhan

Mediaindonesia.com | Ekonomi
KCN Komitmen Tingkatkan Kualitas Lingkungan Dukung Bisnis Pelabuhan

AFP/Adek Berry.
Gambar udara menunjukkan seorang pekerja berdiri di belakang truk bermuatan batu bara di Pelabuhan Karya Citra Nusantara (KCN) Marunda.

 

BADAN Usaha Pelabuhan (BUP) Marunda PT Karya Citra Nusantara (KCN) berkomitmen terus meningkatkan kualitas lingkungan berkelanjutan dalam mendukung kinerja bisnis pelabuhan.

"Kami melihat sangat penting peranan kualitas lingkungan berkelanjutan dalam mendukung kinerja bisnis pelabuhan, karena dengan peningkatan kualitas lingkungan secara berkelanjutan dapat memberikan nilai tambah kepada perusahaan yang tidak dimiliki oleh perusahaan lain yang bergerak dalam bidang bisnis yang sama," ujar Direktur Pemasaran KCN Amir Prasetyo.

Menurut Amir, komitmen KCN dalam bisnis pelabuhan tetap bertujuan menjadi pelabuhan terminal umum yang profesional dan mendukung (support) Pelabuhan Tanjung Priok untuk mempercepat dwelling time bongkar muat di Jakarta yang pada akhirnya ikut berperan menurunkan biaya logistik nasional. "Komitmen kami juga untuk terus melakukan peningkatan kualitas lingkungan dan wilayah sekitar dengan keberadaan perusahaan yang menyediakan lapangan kerja bagi penduduk sekitar, meningkatkan roda ekonomi di wilayah sekitar, serta berpartisipasi aktif melalui CSR perusahaan dalam kegiatan-kegiatan bermanfaat untuk wilayah sekitar KCN," katanya.

Dalam rangka menjaga kualitas lingkungan udara di sekitar pelabuhan, KCN sedang mengkaji kemungkinan penerapan pemasangan jala polynet untuk memecah angin dan menahan debu batu bara. Kemudian perusahaan menggunakan alat ukur struktur tanah dan kualitas air untuk menentukan jenis tanaman yang cocok ditanam di kawasan pelabuhan KCN sebagai pagar tanaman alami penahan debu batu bara dengan ketinggian di atas delapan meter. "Hal di atas dilakukan perusahaan setelah keberhasilan proyek penanaman mangrove tahap 1 di sisi selatan pelabuhan KCN agar program peningkatan kualitas lingkungan secara berkelanjutan dapat terus dilaksanakan," kata Amir.

Strategi-strategi yang akan diambil oleh KCN dalam menyeimbangkan aspek keberlanjutan kualitas lingkungan pelabuhan dan kinerja bisnis pelabuhan, antara lain melakukan sinergi dengan instansi pemerintah agar penerapan peraturan yang berkaitan dengan kualitas lingkungan pelabuhan dapat berjalan secara sama rata bagi setiap perusahaan yang bergerak di bisnis pelabuhan agar tidak terjadi persaingan tidak seimbang antara pelabuhan yang menerapkan aturan lingkungan dengan perusahaan yang tidak menerapkan aturan lingkungan. 

Perusahaan juga mengedukasi pelanggan tentang pentingnya kualitas lingkungan pelabuhan dan penerapan aturan lingkungan yang berlaku di Indonesia. Dengan demikian, perusahaan dapat memiliki nilai tambah sebagai perusahaan yang berkomitmen untuk menerapkan kualitas lingkungan secara berkelanjutan. "Kami akan terus melakukan pengkajian dan inovasi dalam teknologi yang menghasilkan peningkatan kualitas lingkungan sesuai aturan yang berlaku dengan biaya yang terefisiensi dan terefektif mungkin," ujar Direktur Pemasaran KCN Amir Prasetyo.

Baca juga: Dewan Pendidikan Diharapkan Tingkatkan Kualitas SDM Tangsel

Direktur Operasional KCN L Hartono mengatakan bahwa pihaknya melakukan sejumlah upaya menjaga dan melaksanakan keberlanjutan kualitas lingkungan pelabuhan serta wilayah sekitarnya, antara lain memfungsikan pier 1 kade selatan hanya digunakan untuk kegiatan bongkar muat non batu bara dan pasir. Pelaksanaan tersebut termuat juga dalam Standard Operating Procedure (SOP) Operasional 2022. Pihaknya juga mengeluarkan Surat Imbauan Nomor 004/S-DIR/KCN-OPS/II/2022 dan Nomor 010/S-DIR/KCN-OPS/III/2022 perihal Pengurangan Tebaran Batu Bara dari Stockpile di PT KCN kepada tenant untuk menutup tumpukan batu bara dengan terpal yang ada di stockpile maupun kendaraan yang akan keluar dari pelabuhan.

KCN melakukan pengujian kualitas udara di dua titik di dalam area perusahaan, titik pemantauan pertama di office, dan titik pemantauan kedua berada di area dermaga. Perusahaan juga bekerja sama dengan IPB untuk penanaman 1.000 bibit bakau tahap II di sebelah barat pelabuhan dan konsultan lingkungan yaitu PT Nalika Utama.   

Hal senada juga disampaikan oleh Tim Penanganan Lingkungan Hidup KCN yakni Erick Satyamulya bahwa pihaknya terus menjalankan langkah-langkah dalam menjaga kualitas udara wilayah pelabuhan dan mencegah pencemaran debu batu bara salah satunya dengan melakukan penyiraman secara intensif. Pihaknya mengukur kualitas udara di kawasan KCN dan berkolaborasi dengan Kelurahan untuk pengukuran kualitas udara. "Sebagai wujud komitmen perusahaan, kami juga mengajak pihak Kelurahan untuk berkolaborasi mengadakan pemeriksaan gratis kepada warga yang mengeluhkan gangguan kesehatan bekerja sama dengan RSPAD Gatot Subroto," kata Erick Satyamulya. (RO/OL-14)

Baca Juga

dok.ist

Dukung UMKM Mataram, Sandiaga Sarankan Program 'Bedakan'

👤mediaindonesia.com 🕔Senin 27 Juni 2022, 06:05 WIB
MENPAREKRAF Sandiaga Uno bersama Yayasan Indonesia Setara (YSI) yang berkolaborasi dengan PT Kokikit Akademi Indonesia dan Bhinneka...
Dok. Intiland

Intiland Gelar Tahapan Topping Off Apartemen SQ Rés, Siap Sambut Geliat Sektor Properti

👤Mediaindonesia.om 🕔Minggu 26 Juni 2022, 21:51 WIB
Direktur Pengembangan Bisnis Intiland Permadi Indra Yoga menjelaskan pelaksanaan topping off menjadi tahapan penting dalam proses...
Ist

Tabungan Simpedes Ajak UMKM PeDe Memimpin Perubahan

👤Akmal Fauzi 🕔Minggu 26 Juni 2022, 21:47 WIB
AKTIVITAS masyarakat dan perputaran ekonomi Indonesia yang mulai kembali normal harus dimanfaatkan pelaku UMKM yang sempat terpuruk selama...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya