Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
KETUA DPR RI Puan Maharani melakukan blusukan di Pasar Jungke, Kecamatan Karanganyar, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah, Rabu (27/4) pagi.
Agenda utama Puan di Pasar Jungke adalah meninjau kondisi pasar dan harga bahan pokok jelang Hari Raya Idul Fitri.
Tak sendirian, Puan juga didampingi Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka dan Basuki Hadimuljono Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat.
Baca juga : Pengamat Menilai Puan Peduli Aspirasi Emak-Emak
Di Pasar Jungke, Puan berdialog dengan sejumlah pedagang. Ia ingin memastikan apakah kebijakan Pemerintah Pusat dalam menstabilkan harga terasa langsung di lapangan.
Yanti, pedagang yang sudah 17 tahun berjualan di Pasar Jungke melaporkan harga minyak goreng ke Puan.
“Ini ‘artisnya’ (adalah) minyak goreng. Sekarang Rp. 17.500,-. Sempat waktu itu kepala 2 (puluhan ribu lebih),” tutur Yanti.
Baca juga : Bela Emak-Emak, Puan ingin Harga Sembako Stabil Jelang Lebaran
Seorang pembeli Pasar Jungke, Siti, juga mengeluhkan harga telur yang naik jelang Lebaran.
“Kalau mau hari Raya ya belanjanya buat kue kue, belanja telur. Telur biasanya Rp 18.000 – 19.000 sekarang udah Rp 26.000,” keluh Siti.
Di hadapan Puan, baik Yanti maupun Siti berharap harga-harga kebutuhan pokok bisa terkendali jelang Lebaran ini.
Baca juga : Ke Bandung, Puan Jajal Kereta Cepat Whoosh dan Kunjungi Pasar Cihapit
Dalam agenda kunjungan ke Pasar Jungke, Puan ingin memastikan apakah kebijakan Pemerintah Pusat dalam menstabilkan harga terasa langsung di lapangan.
“Turun ke lapangan, lihat langsung masalahnya, dan kita dorong Pemerintah supaya ada solusi kebijakannya. Jangan sampai kebijakan yang dibuat di Pusat untuk menstabilkan harga, tidak terasa dampaknya di lapangan,” kata Puan.
Setelah meninjau beberapa kios sembako, Puan menuju los daging di area belakang Pasar Jungke. Di los daging, Puan bertemu dengan Sri Rezeki, penjual bakso.
Sri dan penjual daging mengaku penjualan daging jelang Idul Fitri cenderung baik dan laku. Setelah berbincang, Puan pun langsung memborong bakso yang juga dijual di kios Sri Rezeki. (RO/OL-09)
Komisi II DPR menargetkan RUU Pilkada rampung 2026 demi kepastian hukum sebelum tahapan Pemilu 2029 dimulai pada 2027.
Anggota Komisi I DPR RI Amelia Anggraini mendesak pemerintah segera mengevakuasi WNI kru kapal yang terkatung hampir setahun di lepas pantai Afrika tanpa kepastian upah dan nasib.
Ketua Komisi Percepatan Reformasi Polri Jimly Asshiddiqie menilai reformasi Polri tak bisa instan karena 30 aturan internal perlu dibenahi.
Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa menyoroti penghapusan 11 juta peserta PBI BPJS dan meminta penonaktifan tidak mendadak serta disertai sosialisasi.
DPR RI memastikan layanan kesehatan peserta PBI BPJS tetap berjalan selama 3 bulan ke depan meski ada penonaktifan, dengan iuran ditanggung pemerintah.
Anggota Komisi VII DPR RI Samuel Wattimena menyoroti belum optimalnya penyerapan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di kawasan Pantai Indah Kapuk (PIK) 2.
Selain kendala fisik, pasar tersebut juga kerap dijadikan tempat berkumpulnya gelandangan dan pengemis
Melubernya sampah ke jalan tersebut terjadi dalam beberapa hari terakhir.
Revitalisasi mesti diarahkan pada konsep pengembangan kawasan berorientasi transit atau Transit-Oriented Development (TOD).
Kondisi ini tidak hanya merusak estetika pasar, tetapi juga mulai mengancam kesehatan pedagang dan pengunjung.
Holding UMKM Expo 2025 bertema "Ekosistem Bisnis UMKM Kuat, Siap Menjadi Jagoan Ekspor” menjadi wadah yang sangat baik untuk perkembangan UMKM.
Pasokan sering kosong karena tidak adanya panen di sejumlah sentra pertanian akibat intensitas hujan tinggi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved