Headline
Indonesia tangguhkan pembahasan soal Dewan Perdamaian.
Kumpulan Berita DPR RI
KEPALA Staf Kepresidenan Moeldoko meminta masyarakat memahami situasi kenaikan harga berbagai kebutuhan pokok saat ini. Ia menjelaskan persoalan itu terjadi karena kondisi geopolitik dan perekonomian dunia yang sedang tidak stabil.
"Saya harap masyarakat bisa memahami. Mengelola negara itu tidak hanya dengan memikirkan kondisi dalam negeri. Ini terjadi karena kondisi di luar negeri. Lonjakan harga komoditas global dan disrupsi rantai pasok dunia terjadi karena krisis geopolitik antara Ukraina dan Rusia," ujar Moeldoko melalui keterangan resmi, Selasa (19/4).
Ia pun menyadari bahwa masyarakat sudah sangat resah dengan kondisi terkini. Namun, Moeldoko meminta publik tetap bersabar.
Pemerintah, lanjutnya, telah mengeluarkan berbagai kebijakan yang diharapkan bisa membantu masyarakat terutama yang berada di golongan bawah.
Baca juga: Mendag Sebut Harga Barang Kebutuhan Pokok Masih Aman dan Stabil
Ia juga mengajak masyarakat untuk bisa menyiasati situasi sulit saat ini dengan melakukan sejumlah upaya mandiri sebagai langkah adaptasi.
“Jika harga cabai naik, mari tanam cabai di rumah masing-masing. Jadi saat harga cabai mahal, kita tidak bingung. Saya sudah melakukannya. Kalau tidak percaya, silakan datang ke rumah saya,” ucap mantan panglima TNI itu.
“Saya harap masyarakat bisa kreatif. Mari kita bersama-sama berusaha dan bekerja karena pemerintah tidak bisa menyelesaikan masalah ini sendiri,” tandas Moeldoko. (OL-4)
Pemerintah Kabupaten Bandung menggelar Pasar Ramadan pada 5-8 Maret.
Harga komoditas cabai keriting mengalami penurunan dengan harga Rp30 ribu hingga Rp35 ribu per kilogram dari harga sebelumnya Rp40 ribu per kilogram.
Gerakan Pangan Murah berlangsung pada 4–11 Maret 2026 di delapan titik kabupaten dan kota di Sulteng.
Beras SPHP (Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan) dijual Rp58.500 per kemasan lima kg atau sekitar Rp11.700 per kg, dengan kisaran harga Rp11.700–Rp12.300 per kg di lapangan.
Stok bahan pokok aman menjelang Ramadan dan Idulfitri 2026 meski konflik Amerika Serikat–Israel dan Iran memanas. Cadangan beras hingga 136 ribu ton siap menjaga stabilitas harga.
BPS juga menyoroti bahwa Februari 2026 bertepatan dengan momen Ramadan. Berdasarkan historis lima tahun terakhir, inflasi selalu terjadi saat Ramadan dengan besaran yang berfluktuasi.
HARGA ayam dan komoditas cabai merah keriting di Kabupaten Seluma, Provinsi Bengkulu, menjelang Ramadan 2026 terpantau mengalami kenaikan.
Pemerintah Kabupaten Bangka akan berupaya membantu menstabilkan kembali harga daging ayam, agar masyarakat terbantu.
MEMASUKI kuartal akhir tahun, Indonesia menghadapi dinamika harga pangan yang menuntut kewaspadaan.
Harga iPhone 16 di Indonesia tiba-tiba naik hingga Rp 1 juta setelah peluncuran iPhone 17. Simak penjelasan lengkap penyebab kenaikannya.
Awalnya, penyesuaian direncanakan mulai berlaku pada 1 Mei 2025. Nsmun pelaksanaan serentak akhirnya diputuskan pada Senin, 16 Juni 2025.
KPPU mengungkapkan berdasarkan hasil survei pemantauan di pasar tradisional, ditemukan bahwa mayoritas komoditas pangan mengalami lonjakan harga menjelang Lebaran 2025.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved