Headline
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Kumpulan Berita DPR RI
MENJELANG perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru), harga daging ayam di berbagai pasar di Sungailiat, Bangka, mengalami lonjakan signifikan hingga mencapai Rp45 ribu per kilogram.
Kenaikan harga ini mengejutkan Bupati Bangka, Fery Insani, dan menjadi perhatian utama pemerintah daerah.
Bupati Bangka, Fery Insani, mengaku dirinya sengaja ke pasar untuk melihat secara langsung ketersediaan bahan pokok jelang nataru.
Bukan hanya ketersediaan lanjutnya. Ia juga memantau pergerakan harga. "Tadi saya dapat laporan dari pedagang harga daging ayam di jual Rp 45 ribu perkilogram,"Kata Fery. Rabu (3/12).
Ia mengaku kenaikan ini sangatmemberatkan masyarakat, terutama menjelang hari besar. Sebelumnya menurut Fery harga daging ayam dijual pedagang dengan harga Rp35 ribu per kilogram.
Dirinya mengaku belum bisa memastikan apa penyebab harha daging ayam ini melambung tinggi."Kita tidak tahun kenapa, tapi bisa jadi karena permintaan tinggi sementara stok terbatas, atau karena faktor cuaca,"ujarnya.
Pemerintah Kabupaten Bangka akan berupaya membantu menstabilkan kembali harga daging ayam, agar masyarakat terbantu.
Sementara salah satu pedagang Harto mengaku kenaikan harga ini disebabkan oleh peningkatan harga dari distributor ayam. Mereka terpaksa menaikkan harga jual untuk menghindari kerugian.
"Jika kami tidak menaikkan harga, kami akan merugi karena harga dari distributor sudah tinggi," kata Harto.
Kenaikan harga daging ayam ini telah berlangsung secara bertahap sejak sebulan terakhir. Banyak pembeli mengeluhkan mahalnya harga daging ayam, yang berdampak pada penurunan daya beli masyarakat.
"Kami berharap pemerintah dapat membantu menstabilkan harga dari distributor agar kami tidak perlu menjual dengan harga tinggi."imbuhnya.
Para pedagang dan pemerintah daerah berharap harga daging ayam dapat segera kembali normal agar daya beli masyarakat kembali meningkat dan perayaan Nataru dapat berjalan lancar.(H-2)
MENJELANG Lebaran 2026, harga pangan di Provinsi Bangka Belitung mengalami peningkatan signifikan, salah satunya harga daging ayam.
Harga komoditas cabai keriting mengalami penurunan dengan harga Rp30 ribu hingga Rp35 ribu per kilogram dari harga sebelumnya Rp40 ribu per kilogram.
TRENĀ harga dua komoditas pangan strategis, yakni cabai rawit merah dan daging ayam ras, menunjukkan penurunan signifikan secara nasional di awal Maret 2026.
Menurut data Dinpanpertan Bangka, total ketersediaan daging ayam yakni sebanyak 17.925 akarkas atau kilogram.
Menteri Perdagangan Budi Santoso menegaskan bahwa pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) tidak menyebabkan kenaikan harga daging ayam ras di pasaran.
Waspada! Harga daging ayam di Medan diprediksi tembus Rp50.000/kg jelang Ramadan 2026 akibat lonjakan permintaan danĀ program MBG. Cek update harga pangan terbaru.
Kenaikan ini, menurutnya, dipicu oleh tingginya permintaan dari masyarakat jelang Ramadan. Masyarakat biasanya menyetok bahan makanan selama Ramadan.
Meski sempat dipengaruhi cuaca ekstrem dan curah hujan tinggi, fluktuasi harga di pasar tradisional dinilai masih wajar dan tidak menimbulkan gejolak signifikan menjelang ramadan.
Sebagai bagian dari Artha Graha Peduli, Hotel Borobudur Jakarta menyiapkan paket sembako berkualitas dengan harga terjangkau.
Pasar murah ini merupakan kegiatan rutin menjelang hari-hari besar keagamaan seperti Nataru untuk mengendalikan harga bahan pokok.
Pemerintah memastikan keterjangkauan pangan bagi masyarakat, khususnya menjelang momentum akhir tahun yang kerap diikuti kenaikan harga kebutuhan pokok.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved