Headline
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Kumpulan Berita DPR RI
PERTUMBUHAN ekonomi Prancis akan melambat pada 2022 dan inflasi meningkat. Ini karena konflik di Ukraina menghantam ekonominya. Bank sentral negara itu memperingatkan pada Minggu (13/3) dengan menyajikan dua skenario yang mungkin.
Pertumbuhan diperkirakan turun setengah poin menjadi 1,1%, kata Bank of France. Produk domestik bruto (PDB) Prancis akan tumbuh sebesar 3,4% tahun ini jika harga minyak rata-rata US$93 dolar per barel atau hanya 2,8% jika mencapai US$119.
Tanpa perang Ukraina dan pengaruhnya terhadap pasokan minyak Rusia, perkiraan pertumbuhan itu akan berkisar antara 3,6% dan 3,9%. Bank memperkirakan inflasi mencapai 3,7% tahun ini atau 4,4% menurut skenario kedua.
Baca juga: Harga Minyak WTI Anjlok 5% terkait Ukraina dan Tiongkok
Dampak negatif dari konflik Ukraina pada ekonomi Prancis akan memiliki tiga efek utama. Efek itu yakni harga energi dan bahan baku yang lebih tinggi, konsumsi dan investasi yang lebih rendah, serta tekanan pada perdagangan luar negeri.
Direktur Jenderal Bank of France Olivier Garnier mengatakan bank sentral tidak memperhitungkan penghentian total pasokan minyak dan gas Rusia. (AFP/OL-14)
INDONESIA tidak kekurangan uang. Yang kurang adalah arah. Ini bukan gejala siklikal atau persoalan sentimen pasar, melainkan kegagalan struktural.
Tanpa dorongan fiskal awal, ekonomi akan selalu menunggu.
Alih-alih memicu inflasi pangan, program prioritas pemerintah MBG dinilai justru akan menjadi stimulus bagi peningkatan produktivitas nasional dan penguatan ekonomi kerakyatan.
Berdasarkan data selama bulan Januari hingga Desember 2024, tercatat 38juta kunjungan wisatawan datang ke DIY.
berdasarkan hasil rapat DK OJK yang dilaksanakan pada 1 Oktober lalu menilai sektor jasa keuangan terjaga stabil.
INDONESIA dan Dewan Kerja Sama Teluk (Gulf Cooperation Council/GCC) telah melaksanakan Putaran Ketiga Perundingan Perjanjian Perdagangan Bebas antara kedua pihak (Indonesia-GCC FTA).
Indef menilai outlook negatif Moody’s mencerminkan kenaikan persepsi risiko, bukan pelemahan fundamental, sehingga menekan kepercayaan investor.
TRANSFORMASI sektor manufaktur, khususnya manufaktur padat karya, menjadi kunci utama untuk mendorong akselerasi pertumbuhan ekonomi Indonesia pada 2026.
Pemerintah menegaskan komitmen untuk mendorong pertumbuhan ekonomi nasional yang berkelanjutan.
Dari sisi pengeluaran, perekonomian Jakarta masih ditopang oleh konsumsi rumah tangga dengan kontribusi 62,80%, diikuti Pembentukan Modal Tetap Bruto (PMTB) sebesar 33,79%.
Secara tahunan, ekonomi DIY tumbuh sebesar 5,94% (year-on-year/yoy) dibandingkan triwulan IV-2024.
PEREKONOMIAN DKI Jakarta mencatatkan akselerasi pertumbuhan ekonomi pada triwulan IV 2025.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved