Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
PENGEMBANG properti PT Intiland Development Tbk (DILD) meluncurkan pengembangan area komersial baru di perumahan Graha Natura, kawasan Surabaya Barat, Surabaya, Jawa Timur. Kawasan perumahan seluas 86 hektare itu mengembangkan area komersial berkonsep SOHO dengan nama Aurora.
“Aurora akan menjadi identitas kawasan sekaligus sebagai komitmen kami untuk memenuhi tingginya kebutuhan konsumen yang ingin membuka usaha di Graha Natura. Area ini juga menjadi fasilitas komersial utama bagi warga penghuni dan masyarakat di sekitar kawasan," ungkap Direktur Pemasaran Intiland wilayah Surabaya, Harto Laksono, dalam keterangan tertulis, Jumat (4/3).
Ia menjelaskan, dengan luas area sekitar satu hektare, Aurora dikembangkan sebagai area komersial terpadu dengan akses jalan boulevard utama selebar 26 meter. Dengan desain bangunan modern dan frontage megah, ia akan hadir menjadi ikon gerbang masuk kawasan.
Pengembangan Aurora, menurut Harto Laksono, tak lepas dari tren pertumbuhan kebutuhan masyarakat terhadap area komersial dan tempat usaha yang terus meningkat di kawasan Surabaya Barat. Kawasan ini menjadi salah satu yang terpesat perkembangannya di kota Surabaya, seiring dengan infrastruktur dan fasilitas publik yang semakin lengkap.
“Kebutuhan masyarakat terhadap area dan produk properti komersial cenderung membaik dari tahun ke tahun. Tren positif ini menunjukkan bahwa minat masyarakat untuk mengembangkan usaha baru atau mempeluas jaringan usahanya juga semakin meningkat,” ungkapnya.
Bagi perseroan, pengembangan Aurora menjadi langkah strategis untuk memperkuat pasar produk properti komersial di Kota Surabaya. Sebelumnya, Intiland sukses meluncurkan sejumlah produk properti komersial seperti pengembangan SOHO 1-3 di Graha Natura maupun SOHO Tierra yang juga lokasinya berada di kawasan Surabaya Barat.
Pada pengembangan Aurora, Perseroan menyediakan sebanyak 50 unit SOHO tiga lantai dengan dua tipe pilihan yakni Australis dan Borealis. Keduanya memiliki desain modern dan fungsional serta memiliki keunggulan utama yakni memiliki akses ganda.
Unit-unit SOHO di Aurora memiliki lebar bangunan lima meter dengan luasan yang berbeda-beda. Tipe Australis memiliki panjang bangunan 24 meter dan luas bangunan mencapai 360 m2. Sedangkan tipe Borealis menawarkan lebih banyak pilihan dengan ukuran panjang bangunan mulai 14 meter hingga 20 meter dengan luas bangunan 210 m2 hingga 300 m2.
Dirancang dengan konsep multifungsi, unit-unit SOHO ini bukan hanya memberikan fleksibilitas fungsi ruangan, tetapi juga mengutamakan aspek kenyamanan bagi penghuni atau pengguna. Setiap unit dilengkapi toilet di setiap lantai, infrastuktur air bersih, serta jaringan listrik 2.200 watt di lantai satu dan 4.400 watt untuk lantai dua dan tiga.
Aurora berlokasi di antara dua akses jalan utama, yakni Jalan Sambikerep dan Jalan Lontar selebar 20 meter, serta rencana pembangunan akses jalan baru selebar 20 meter dari Jalan Mayjen Yono Soewoyo menuju Jl Sambikerep. .
"Selain memiliki captive market, area komersial ini akan menjadi tempat bisnis dan gaya hidup baru di kawasan Surabaya barat. Aurora memberikan banyak nilai tambah mulai dari konsep pengembangan, potensi pasar, hingga pertumbuhan nilai properti secara jangka panjang,” tegas Harto Laksono.
Potensi bisnis dan investasi Aurora, menurutnya akan semakin baik seiring dengan perkembangan kawasan Graha Natura maupun Surabaya Barat. Pada peluncuran perdana, perseroan memasarkan unit-unit SOHO di Aurora dengan harga kompetitif mulai Rp2,6 miliaran.
Perseroan rencananya memulai pembangunan Aurora pada triwulan ketiga tahun 2023. Perseroan memproyeksikan serah terima unit ke konsumen akan dilaksanakan mulai bulan Desember 2024 dan diharapkan sudah bisa beroperasi pada triwulan pertama 2025. (RO/X-12)
KASUS pengusiran Nenek Elina, 80, dari rumahnya di Surabaya, telah masuk pada babak baru. Polda Jatim telah menangkap tersangka ketiga berinisial SY, 59.
MENTERI Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf atau Gus Ipul angkat bicara soal kasus pengusiran Nenek Elina, 80, dari rumahnya di Surabaya
KASUS pengusiran Nenek Elina, 80, dari rumahnya di Surabaya membuahkan hasil. Kepolisian berhasil menangkap pelaku dan menetapkan tersangka
Rawon disebut dalam prasasti Taji di Ponorogo, Jawa Timur dan kala itu disebut rarawwan.
BAYI yang baru berusia dua minggu kehilangan ibunya PDA, 39, seorang warga binaan Rumah Tahanan Perempuan Surabaya di Kecamatan Porong, Sidoarjo yang meninggal dunia akibat sakit.
ANGGOTA Komisi III DPR RI dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Abdullah, mengecam keras aksi pembongkaran rumah dan pengusiran terhadap Nenek Elina di Surabaya, Jawa Timur.
Banyak perumahan gagal dihuni akibat minim infrastruktur dasar. Wamen PU menegaskan hunian harus terintegrasi, akademisi sebut kumuh akibat sistem.
The HUD Institute mengingatkan pemerintah bahwa persoalan perumahan nasional tidak dapat diselesaikan dengan pendekatan proyek semata
The HUD Institute meninjau perencanaan kota mandiri di tengah dorongan pembangunan perumahan dan menyoroti pentingnya integrasi tata ruang regional.
Ekspansi proyek perumahan nasional dan percepatan Proyek Strategis Nasional (PSN) membuka peluang besar bagi industri penyedia material mechanical, electrical & plumbing (MEP).
Kita harus memastikan rumah yang dibangun aman dan berkelanjutan.
Backlog kepemilikan rumah mencapai 9,87 juta unit. Beberapa sumber lain bahkan menyebutkan angka hingga 10,9 juta atau 15 juta unit,
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved