Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
BANK BTPN meluncurkan produk reksa dana terbaru Ashmore Digital Equity Sustainable Fund (ADESF) melalui unit bisnis wealth management BTPN Sinaya dalam rangka mendukung keuangan berkelanjutan.
Produk investasi unggulan ini merupakan hasil kerja sama antara Bank BTPN dan PT Ashmore Asset Management Indonesia Tbk (Ashmore).
Produk ini merupakan reksa dana saham bertema lingkungan, sosial, dan tata kelola (LST) dan digital pertama di Indonesia yang dikelola secara aktif dalam denominasi rupiah.
Baca juga : Bank BTPN Dorong Pembiayaan Berkelanjutan
“Kami menyadari saat ini semakin banyak investor yang mulai memikirkan dampak investasinya terhadap kelestarian lingkungan bagi masyarakat," ungkap Helena selaku Head of Wealth Management Business Bank BTPN dalam keterangan pers, Selasa (8/2)
"Melalui produk Ashmore Digital Equity Sustainable Fund ini, BTPN Sinaya menawarkan pilihan investasi jangka panjang kepada nasabah investor yang selain ingin mengoptimalkan potensi investasinya, juga ingin berperan serta dalam mencapai tujuan pembangunan berkelanjutan,” paparnya.
Bank BTPN berkomitmen penuh untuk mendukung pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan di antaranya dengan menyediakan produk dan jasa keuangan yang inklusif untuk mendukung upaya memitigasi perubahan iklim.
Baca juga : Survei Ungkap 86% Konsumen di Indonesia Alami Dampak Perubahan Iklim
"Selain itu, Bank BTPN menyelenggarakan layanan keuangan yang mengintegrasikan risiko lingkungan, sosial dan tata kelola dalam produk, jasa dan dalam pengambilan keputusan bisnis," jelas Helena.
Bank BTPN juga menjalankan operasi perbankan yang lebih ramah lingkungan.
ADESF bertujuan untuk memberikan tingkat pengembalian yang potensial dalam jangka panjang dengan berinvestasi pada efek bersifat ekuitas yang berfokus pada pemilihan emiten dengan kriteria berkelanjutan dan kriteria digital tertentu sesuai dengan pertimbangan manajer investasi dan kebijakan investasi.
Baca juga : IFC-Bank BTPN Kerja Sama Penerbitan Obligasi Sosial dan Hijau
“Kami melihat potensi besar atas produk investasi saham yang bertema LST setelah mencermati peningkatan minat yang tinggi secara global berdasarkan naiknya dana kelolaan LST," kata Direktur Ashmore Arief Wana.
"Sementara itu, saham-saham berbasis teknologi merupakan respresentasi masa depan Indonesia dan merupakan ekonomi baru yang memiliki pertumbuhan yang besar,” ujar Arief.
Saham dengan kriteria yang berkelanjutan yang dimaksud adalah saham yang masuk dalam indeks IDX ESG Leaders.
Baca juga : P&G Berkomitmen Jalankan Bisnis Berkelanjutan untuk Kurangi Jejak Karbon
Sementara itu, kriteria digital yang dimaksud adalah perusahaan tersebut bukan perusahaan yang menghasilkan lebih dari 10% pendapatannya dari produksi dan distribusi tembakau, perjudian, bahan bakar fosil, perjudian atau pornografi.
Produk ADESF ini akan melengkapi 19 produk investasi reksa dana lainnya di BTPN Sinaya.
Ke depannya, Bank BTPN berharap dapat terus memperkuat kemitraannya dengan Ashmore untuk memastikan para nasabah wealth management dari BTPN Sinaya dapat mengoptimalkan potensi investasi dari aset yang dimiliki. (RO/OL-09)
BAYANGKAN sebuah tsunami menghantam pulau tak berpenghuni di salah satu gugus kepulauan Indonesia, menyapu bersih pohon dan berbagai habitat.
Filantropi berperan penting memperkuat UMK dan ekonomi rakyat lewat pendanaan, pendampingan, dan kolaborasi demi pembangunan berkelanjutan dan inklusif.
Seluruh inisiatif lembaga sepanjang satu tahun terakhir telah diselaraskan dengan 17 Program Prioritas Nasional.
PRAKTISI ekologi dari Forum Masyarakat Katolik Indonesia (FMKI), Maria Ratnaningsih menyoroti arah kebijakan pembangunan nasional yang dinilai semakin menjauh dari prinsip keberlanjutan.
Corporate Forum for Community Development (CFCD) menggelar Penganugerahan Indonesia CSR Award (ICA) ke-12 dan Indonesia SDGs Award (ISDA) ke-10 Tahun 2025.
BUPATI Mimika, Johannes Rettob, menerima piagam penghargaan Indeks Harmoni Indonesia (IHAI) Tahun 2025 dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).
Lautan dunia menyerap panas ekstrem tahun 2025, memecahkan rekor selama sembilan tahun berturut-turut. Simak dampak mengerikannya bagi iklim global.
Peneliti Oxford mengungkap bagaimana bentuk garis pantai dapat menjebak spesies laut saat suhu memanas. Garis pantai Timur-Barat tingkatkan risiko kepunahan.
PERINGATAN mengenai ancaman perubahan kiamat iklim kembali menguat seiring dengan ditemukannya fenomena geologi yang tidak biasa di Greenland.
Kawasan mangrove, yang berperan penting sebagai pelindung pantai, penyerap karbon, serta habitat keanekaragaman hayati, menjadi salah satu fokus rehabilitasi.
Sebagai hewan ektotermik, suhu lingkungan jadi penentu utama siklus hidup nyamuk. Karena itu perubahan iklim berdampak besar pada penyakit akibat gigitan nyamuk.
TAHUN 2024 tercatat sebagai salah satu tahun dengan kasus DBD akibat gigitan nyamuk aedes aegypti tertinggi dalam sejarah global. Itu merupakan sinyal kuat dari dampak perubahan iklim,
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved