Headline
DPR minta agar dana tanggap darurat bencana tidak dihambat birokrasi berbelit.
DPR minta agar dana tanggap darurat bencana tidak dihambat birokrasi berbelit.
Kumpulan Berita DPR RI
Perusahaan global terkemuka, Procter & Gamble (P&G) Indonesia yang bergerak di industri penyedia produk kebutuhan rumah tangga dan perawatan personal berkomitmen menjalankan bisnis yang berkelanjutan.
“P&G tidak hanya melayani konsumen Indonesia melalui inovasi dan produk-produk ternama, namun juga memastikan bahwa setiap aktivitas bisnis yang dilakukan di pabrik telah mempertimbangkan aspek yang berkelanjutan bagi karyawan, komunitas, serta lingkungan sekitar,” ujar Seif Samir, selaku Plant Manager P&G Indonesia kepada wartawan di pabrik P&G di Karawang, Jawa Barat, , seperti tertera dalam rilis yang diterima Media Indonesia, Rabu (8/3)
Samir mengungkapkan dalam pengembangan sumber daya manusia, pabrik P&G Indonesia terus memperkuat posisinya sebagai perusahaan terbaik untuk berkarir (Employer of Choice) dengan terus berinvestasi pada serangkaian program dan fasilitas yang mendukung pengembangan, serta produktivitas dan kesejahteraan karyawan.
Selain itu, P&G juga semakin mengintegrasikan program komitmen sosial (citizenship) ke dalam operasi bisnis, agar semakin besar pula dampak positif yang dapat diberikan bagi komunitas dan lingkungan sekitar. Adapun program komitmen sosial P&G mencakup tiga area utama, yaitu Keberlanjutan Lingkungan (Environmental Sustainability), Kesetaraan dan Inklusi (Equality and Inclusion), dan Dampak Komunitas (Community Impact).
P&G, kata Samir, selalu memastikan bahwa setiap aktivitas bisnis yang dilakukan mempertimbangkan aspek lingkungan yang berkelanjutan, mulai dari produksi dan pengemasan hingga pasokan produk. “P&G terus berkolaborasi dengan berbagai pihak serta berinvestasi pada inovasi yang dapat membantu perusahaan dan konsumen dalam mengurangi jejak karbon. Upaya keberlanjutan lingkungan P&G fokus pada tiga pilar, yaitu Iklim (Climate), Air (Water), dan Limbah (Waste).
Sementara itu, dalam mendorong berbagai program terkait Kesetaraan dan Inklusi, P&G percaya bahwa setiap individu dihargai, diikutsertakan, serta dapat memberikan performa terbaik (Everyone Valued, Everyone Included, Everyone Performing at Their PeakTM).
“P&G terus mengupayakan agar akses yang setara untuk belajar, berhasil, dan berkembang, tersedia bagi seluruh individu. Semangat ini dituangkan dalam berbagai kebijakan, inisiatif dan fasilitas di lingkungan pabrik P&G Indonesia. “
Tidak hanya melayani konsumen lewat produk-produk terbaik, P&G Indonesia, kata Samir, juga senantiasa mengambil langkah proaktif untuk berkontribusi pada komunitas dimana bisnis beroperasi. Ia mengatakan, selama bertahun-tahun, pabrik P&G Indonesia terus bekerja sama dengan pemerintah dan para pemangku kepentingan, untuk terus melaksanakan praktik bisnis yang beretika dan membantu meningkatkan taraf hidup masyarakat di sekitar pabrik menjadi lebih baik. (RO/M-3)
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengumumkan rencana pembangunan PLTSa di Sunter, Rorotan, Bantargebang, dan Jakarta Barat.
PT Medco Energi Internasional, melalui anak usahanya Medco E&P Grissik, memperkuat upaya pengurangan emisi melalui penerapan nitrogen gas blanketing.
Upaya efisiensi operasional di sektor pelayaran mulai menghasilkan dampak nyata bagi kinerja lingkungan.
Peneliti mengungkap hutan Arktik hancur hanya dalam 300 tahun pada masa pemanasan global purba. Temuan ini jadi peringatan bagi krisis iklim modern.
Peneliti Universitas Rochester berhasil menyulap tungsten karbida menjadi katalis yang lebih hebat dari platinum untuk mendaur ulang plastik dan mengolah CO2.
TruCarbon membuka akses program percobaan TruCount secara gratis khusus bagi perusahaan tercatat Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 20 Januari–30 Juni 2026.
Robot bawah laut otonom Mako diuji di Great Barrier Reef untuk menanam benih lamun secara presisi. Teknologi ini diklaim mampu mempercepat restorasi.
Ilmuwan temukan fakta mengejutkan dari fosil telinga ikan: rantai makanan terumbu karang menyusut drastis akibat aktivitas manusia. Simak dampaknya!
Yosep meneliti pengetahuan, sikap, dan praktik anak muda terkait perubahan iklim. Temuannya menunjukkan bahwa tingkat pemahaman masyarakat Indonesia masih sekitar 50 persen.
Studi terbaru Smithsonian mengungkap ekosistem terumbu karang modern kehilangan kompleksitas ekologi dibandingkan 7.000 tahun lalu. Rantai makanan kini memendek drastis.
Peneliti menemukan penurunan kadar garam di Samudra Hindia bagian selatan. Fenomena ini mengancam sistem sirkulasi laut global dan iklim dunia.
Ilmuwan temukan jutaan bakteri dan jamur "pelindung" di dalam pohon ek yang tetap stabil meski dilanda kekeringan ekstrem.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved