Headline
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Kumpulan Berita DPR RI
INTERNATIONAL Finance Corporation (IFC) akan menginvestasikan hingga US$500 juta di PT Bank BTPN Tbk (Bank BTPN) yang terdiri dari penerbitan obligasi sosial dan obligasi hijau.
Penerbitan obligasi ini akan menjadi yang pertama bagi Bank BTPN dan memperkuat komitmennya dalam mendukung sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Indonesia, khususnya bisnis-bisnis yang dipimpin oleh perempuan serta memperhatikan keberlanjutan lingkungan.
"Ini akan membantu kami mewujudkan visi untuk membawa perubahan signifikan pada hidup jutaan orang," ujar Presiden Direktur Bank BTPN Henoch Munandar dalam keterangan resmi yang diterima, Sabtu (24/6).
Baca juga: Bank BTPN Beri Pinjaman Sindikasi Rp1,11 Triliun kepada PT Seino Indomobil Logistics
Menurutnya, penerbitan obligasi tematik masih relatif jarang terjadi di Indonesia, sehingga ia berharap investasi oleh IFC, anggota Grup Bank Dunia, dapat membantu menumbuhkan pasar yang baru berkembang.
"Sebagai bagian dari SMBC Group, Bank BTPN akan menggunakan dana itu untuk mendukung Transition Plan SMBC Group dalam mempromosikan keuangan berkelanjutan dan menyelaraskan pinjaman serta investasinya dengan target emisi net zero pada 2050," imbuh Henoch.
Indonesia merupakan negara yang sangat rentan terhadap dampak perubahan iklim, tapi produk keuangan yang terbatas masih menjadi tantangan dalam pembiayaan untuk mengatasi perubahan iklim di Indonesia.
"Kami sangat senang dapat bermitra dengan Bank BTPN dalam memelopori inisiatif yang kami nilai dapat menjadi pemicu pengembangan lebih lanjut pasar modal Indonesia dan membawa dampak yang terukur bagi Indonesia," kata Direktur Pelaksana IFC Makhtar Diop.
Baca juga: Laba Bersih BTPN Pada 2022 Tumbuh 16%
Ia melanjutkan investasi IFC dalam penerbitan obligasi sosial oleh Bank BTPN akan digunakan untuk membiayai UMKM guna menutup kesenjangan pembiayaan UMKM yang mencapai US$166 miliar dan akan disalurkan terutama untuk pemimpin perempuan.
Sementara itu, obligasi hijau yang nantinya diterbitkan BTPN akan digunakan untuk membiayai berbagai proyek berwawasan lingkungan yang diharapkan dapat mengurangi total emisi gas rumah kaca setara dengan 137.326 ton karbon dioksida per tahun.
Senilai US$400 juta akan diinvestasikan dalam bentuk obligasi sosial dan hijau secara merata, dengan tambahan US$100 juta yang akan dialokasikan pada salah satu obligasi tersebut.
"IFC juga akan mendukung Bank BTPN melalui berbagi pengetahuan, inovasi, dan peningkatan kapasitas terkait manajemen risiko iklim (termasuk manajemen risiko lingkungan dan sosial), pembiayaan bangunan hijau, pembiayaan rantai pasokan, dan pembiayaan gender," pungkas Makhtar. (Ant/S-2)
INDEKS Harga Saham Gabungan atau IHSG 2 Maret 2026 di Bursa Efek Indonesia (BEI) ditutup melemah di kawasan Asia. IHSG ditutup melemah 218,65 poin atau 2,66 persen ke posisi 8.016,83.
Alphabet (Google) berencana menghimpun dana melalui obligasi untuk mendanai infrastruktur AI.
Pemerintah melalui Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (DJPPR) Kementerian Keuangan mengajak masyarakat untuk mengalokasikan investasi mereka ke SBN.
PT Pollux Hotels Group Tbk memperkuat strategi kebutuhan dan struktur pendanaannya dengan menerbitkan Obligasi Terkait Keberlanjutan I Tahun 2025 senilai maksimal Rp500 miliar.
SMF menilai kebijakan Bank Indonesia yang menetapkan obligasi SMF sebagai underlying transaksi repo, akan membuka kembali minat investor t
SBN akan memperluas ekosistem aset digital yang terukur dan sesuai regulasi guna mendukung pertumbuhan sektor keuangan digital nasional.
SEKRETARIAT Wakil Presiden (Setwapres) mendorong adanya standarisasi indikator "naik kelas" bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), khususnya yang dikelola oleh perempuan.
SOLUSI pendanaan cepat melalui GrabModal by OVO Finansial telah hadir sebagai dukungan nyata bagi mitra usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) memanfaatkan tingginya aktivitas digital selama Ramadan 2026 untuk meningkatkan promosi dan penjualan melalui platform TikTok.
Laporan IMF Article IV 2026 mencatat UMKM Indonesia menghadapi biaya pinjaman jauh lebih tinggi dan prosedur aplikasi pinjaman lebih kompleks daripada negara-negara serupa.
Kegiatan Pasar Rakyat “Berbelanja dan Berbagi” direncanakan akan dilaksanakan secara rutin setiap bulan dengan lokasi yang bergiliran di seluruh kabupaten/kota di Bali.
Program ini diperuntukkan bagi pelaku UMKM yang ingin menjadi mitra program tersebut.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved