Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
PT PP Presisi Tbk (PPRE), perusahaan jasa pertambangan dan konstruksi terkemuka di Indonesia, telah menyelesaikan pelunasan atas Obligasi Berkelanjutan I Tahap I Tahun 2022 Seri A senilai Rp107 miliar pada Kamis, (26/6). Pelunasan tersebut dilakukan secara tepat waktu sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Obligasi tersebut merupakan hasil dari Penawaran Umum Berkelanjutan yang diterbitkan pada tahun 2022 dengan tenor tiga tahun dan kupon sebesar 9,5% per tahun.
Langkah pelunasan tepat waktu ini menunjukkan komitmen dan kapabilitas keuangan PPRE dalam mengelola kewajiban secara disiplin dan proaktif, sekaligus menjadi bukti kepercayaan pasar terhadap kinerja dan prospek Perseroan.
"Pelunasan obligasi ini merupakan bentuk komitmen kami dalam menjaga kepercayaan investor. Kami terus berfokus pada strategi pertumbuhan yang berkelanjutan dan tata kelola keuangan yang sehat sebagai fondasi untuk meningkatkan nilai bagi seluruh pemangku kepentingan," ucap Direktur Utama PPRE, Rizki Dianugrah, dikutip dari siaran pers yang diterima, Rabu (2/7).
Langkah strategis ini, lanjut Rizki, juga merefleksikan ketahanan dan stabilitas finansial perusahaan di tengah dinamika industri yang terus berkembang. PPRE terus menunjukkan pertumbuhan berkelanjutan melalui portofolio proyek tambang dan konstruksi yang kuat, efisiensi operasional, serta manajemen risiko yang terukur.
Dengan penyelesaian kewajiban ini, PPRE tidak hanya mempertegas statusnya sebagai entitas bisnis yang kredibel dan tangguh, tetapi juga semakin siap melangkah menuju ekspansi dan transformasi yang lebih besar di sektor pertambangan dan konstruksi nasional. (E-4)
Ketiga kontrak tersebut mencakup proyek jasa pertambangan di Halmahera dengan nilai kontrak senilai Rp602 miliar yang merupakan pekerjaan tambah atas proyek eksisting.
Seluruh operasional dilakukan dengan penuh tanggung jawab terhadap lingkungan, sejalan dengan prinsip keberlanjutan yang terus dijunjung perusahaan.
Proyek ini menjadi langkah bagi perusahaan dalam memperluas layanan di sektor pertambangan.
PPRE akan menyediakan berbagai peralatan dan dukungan operasional guna menunjang kegiatan produksi dan logistik di area pertambangan.
Angka ini ditopang oleh pendapatan sebesar Rp3,7 triliun, meningkat 11,47% dibandingkan pendapatan 2023 sebesar Rp3,4 triliun.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved