Jumat 04 Februari 2022, 21:12 WIB

Bank Terbesar Italia Janjikan Rp363 Triliun untuk Pemegang Saham

Mediaindonesia.com | Ekonomi
Bank Terbesar Italia Janjikan Rp363 Triliun untuk Pemegang Saham

AFP/Marco Bertorello.
Gedung Intesa Sanpaolo.

 

BANK terbesar Italia, Intesa Sanpaolo, Jumat (4/2), akan memberikan kepada pemegang sahamnya sebesar 22 miliar euro (US$25,2 miliar atau sekitar Rp363 triliun) antara sekarang dan 2025 sebagai bagian dari rencana strategis barunya.

Bank mengumumkan kenaikan laba bersih 27,7% menjadi 4,18 miliar euro pada 2021. Ini sedikit di atas ekspektasi meskipun kurang dari yang diprediksi beberapa tahun lalu karena pandemi virus korona.

Untuk 2022, Intesa Sanpaolo mengharapkan laba bersih lebih dari lima miliar euro, kata kepala eksekutif Carlo Messina. Pembayaran untuk pemegang saham, dalam bentuk dividen dan pembelian kembali saham, setara dengan lebih dari 40% kapitalisasi pasar Intesa Sanpaolo dan termasuk 6,6 miliar euro pada 2022.

Messina mengatakan kepada seorang analis bahwa rasio pembayaran--proporsi pendapatan yang dibayarkan kepada pemegang saham--sebesar 70% termasuk salah satu yang tertinggi di sektor perbankan di Eropa. "Kami menganggapnya sebagai tingkat yang tepat."

Saingan utama UniCredit menetapkan target ambisiusnya sendiri pada Desember untuk membayar setidaknya 16 miliar euro kepada pemegang saham pada 2024. Pada bulan yang sama, Otoritas Perbankan Eropa (EBA) mendesak bank untuk tidak terlalu murah hati, bahkan mereka yang memiliki posisi likuiditas nyaman, jika prospek ekonomi memburuk.

Pada awal pandemi, Bank Sentral Eropa meminta bank-bank di zona euro untuk menangguhkan dividen dan pembelian kembali saham, tetapi rekomendasi ini dicabut musim panas lalu. Akibatnya, perusahaan-perusahaan Eropa diharapkan untuk membayar total 410 miliar euro kepada pemegang saham tahun ini, rekor baru setelah 378 miliar pada 2021, menurut laporan bulan lalu dari AllianzGI.

Messina bersikeras bahwa rencana strategis itu mengambil pendekatan jangka panjang serta bijaksana dan konservatif. Setelah pengambilalihan Ubi Banca pada 2020, kepala eksekutif mengatakan Intesa Sanpaolo akan berhati-hati pada merger dan akuisisi di tahun-tahun mendatang.

Baca juga: Shell Raup Untung Besar karena Pulihnya Harga Minyak

Perusahaan mengharapkan untuk meningkatkan pendapatan sebesar 2,3% per tahun untuk mencapai 22,8 miliar euro pada 2025, ketika laba bersih diharapkan mencapai 6,5 miliar euro. Bank merencanakan 9.200 karyawan pensiun dini pada 2025--2.850 sudah terjadi pada 2021--dan merekrut 4.600 karyawan. (AFP/OL-14)

Baca Juga

Ist/Bjb

Dorong Transaksi Cashless, Ini Program Menarik Penyedia Aplikasi Keuangan Digital

👤mediaindonesia.com 🕔Selasa 28 Juni 2022, 10:09 WIB
Berbagai layanan digital muncul dengan berat fitur dan kelebihan yang mempermudah masyarakat melakukan berbagai rutinitas...
ANTARA FOTO/Ahmad Subaidi

PUPR : Bendungan Meninting Lombok kelar di 2023

👤Insi Nantika Jelita 🕔Selasa 28 Juni 2022, 09:45 WIB
Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono meninjau pembangunan Bendungan Meninting di Lombok Barat, Provinsi...
Ist/Kementan

Terima Vaksin PMK, Gubernur Kalsel Apresiasi Keseriusan Kementan

👤mediaindonesia.com 🕔Selasa 28 Juni 2022, 08:21 WIB
Gubernur Kalsel Sahbirin Noor mengapresiasi dan berterima kasih kepada Menteri Pertanian Syahrul Yasil Limpo (SYL) atas alokasi vaksin PMK...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya