Selasa 25 Januari 2022, 20:50 WIB

Presiden: Ekspor Bahan Mentah Akan Disetop, dengan Risiko Apapun

Mediaindonesia | Ekonomi
Presiden: Ekspor Bahan Mentah Akan Disetop, dengan Risiko Apapun

Dok.MI
Presiden Joko Widodo

 

PRESIDEN  Joko Widodo menegaskan dia akan terus menghentikan ekspor bahan mentah satu per satu, dengan risiko apapun.

Hal tersebut dia katakan dalam sambutannya pada acara pelepasan ekspor perdana 2022 smelter grade alumina produksi PT Bintan Alumina Indonesia di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Galang Batang, Kabupaten Bintan, Provinsi Kepulauan Riau, Selasa.

"Dengan risiko apapun, satu per satu (ekspor bahan mentah) akan saya stop. (ekspor) bijih nikel stop, kita digugat WTO, silakan gugat. Nanti stop ekspor bauksit, stop, mesti ada gugatan, silakan gugat. Enggak apa-apa, kita hadapi," kata dia, sebagaimana disaksikan secara virtual, di Jakarta, hari ini.

Ia menegaskan jika tidak segera dihentikan, maka Indonesia akan menjadi negara pengekspor bahan mentah sejak zaman VOC.

"Kalau enggak, sejak zaman VOC sampai kapanpun, kita akan menjadi pengekspor bahan mentah, bahan mentah, enggak rampung-rampung. Pala, coklat semuanya. Rempah-rempah semuanya. Yang menikmati yang punya nilai tambah, yang menikmati yang punya industri," tegasnya.

Baca juga: Investor Jangan Fanatik Ke Satu Kelas Asset

Ia kembali menyampaikan yang paling penting dari hilirisasi industri adalah tidak lagi mengekspor bahan mentah. Indonesia harus mulai segera mengekspor barang-barang jadi atau setengah jadi.

"Kemarin saya baru saja dari Muara Enim, untuk meletakkan batu pertama pembangunan industuri DME, Dimetil eter, yang itu nanti dipakai untuk LPG. Ini juga sama, kita ekspor bahan mentah batu bara, mentahan terus, mentahan, mentahan, mentahan, padahal yang namanya batu bara itu bisa menjadi metanol, bisa menjadi DME," ujarnya.

Ia pun kembali menegaskan kepada semua pihak untuk mulai berhenti berpikir mengekspor bahan mentah.

"Ini yang dibutuhkan rakyat. Jangan sekali lagi berpikir ekspor bahan mentah, ekspor bahan raw material, ekspor nikel ore, nggak ada. Pola pikir kita harus kita ubah. Ini harus menjadi negara industri kalau kita mau maju. Karena nilai tambahnya ada di situ," katanya. (Ant/OL-4)

Baca Juga

Ist

BPJAMSOSTEK Beri Penghargaan kepada Sejumlah Perusahaan

👤mediaindonesia.com 🕔Kamis 26 Mei 2022, 15:56 WIB
Penghargaan tersebut diberikan kepada perusahaan yang telah berkontribusi besar terhadap coverage BPJS Ketenagakerjaan melalui perlindungan...
ANTARA/SIGID KURNIAWAN.

G20 Dorong Pemulihan Ekonomi di tengah Eskalasi Tantangan Global

👤Fetry Wuryasti 🕔Kamis 26 Mei 2022, 15:41 WIB
Dalam pertemuan tersebut, juga hadir beberapa pembicara eksternal dari kalangan akademisi dan pelaku pasar yang turut memberikan beragam...
DOK BNI

BNI JJF 2022 Makin Pecah, BNI Pamerkan Metaverse hingga Siapkan Hadiah iPhone 13 Pro

👤mediaindonesia.com 🕔Kamis 26 Mei 2022, 14:18 WIB
Direktur Bisnis Konsumer BNI Corina Leyla Karnalies menuturkan bahwa animo masyarakat terhadap gelaran acara ini sangat...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya