Headline
DPR minta agar dana tanggap darurat bencana tidak dihambat birokrasi berbelit.
DPR minta agar dana tanggap darurat bencana tidak dihambat birokrasi berbelit.
Kumpulan Berita DPR RI
BANK Indonesia mengindikasikan Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) ada optimisme konsumen terhadap kondisi ekonomi di Desember 2021. Tercatat IKK pada Desember 2021 sebesar 118,3 atau berada pada area optimis, relatif stabil dibandingkan dengan indeks pada November 2021 sebesar 118,5.
Secara triwulanan, IKK triwulan IV 2021 tercatat sebesar 116,8, meningkat dibandingkan 84,3 pada triwulan III 2021, maupun 89,2 pada triwulan IV 2020.
"Tetap kuatnya optimisme konsumen pada Desember 2021 ditopang oleh persepsi konsumen terhadap kondisi ekonomi saat ini yang meningkat," tutur Kepala Departemen Komunikasi Bank Indonesia Erwin Haryono melalui keterangan resmi, Senin (10/1).
Peningkatan tersebut, lanjutnya, terutama berkaitan dengan persepsi konsumen terhadap penghasilan saat ini dan ketersediaan lapangan pekerjaan. Sementara itu, ekspektasi konsumen terhadap kondisi ekonomi ke depan tetap berada di level optimis (indeks >100) meskipun tidak setinggi bulan sebelumnya.
Optimisme konsumen itu juga terlihat dari pertumbuhan kredit konsumer yang tercatat paling tinggi dalam kredit perbankan, yakni 5,47% year on year (yoy), diikuti kredit investasi dan modal kerja yang tumbuh masing-masing 4,43% yoy dan 4,15% yoy.
"Pertumbuhan kredit konsumsi yang lebih baik dari kredit jenis penggunaan lainnya mengindikasikan bahwa tingkat konsumsi masyarakat secara gradual juga menunjukkan pemulihan," ujar Ekonom Bank Permata Josua Pardede kepada Media Indonesia, Senin (10/1).
Dia bilang, pertumbuhan kredit konsumsi itu merupakan buah dari pengendalian kasus covid-19 yang membaik dan terindikasi dari peningkatan tren mobilitas sejak awal triwulan IV 2021. Hal tersebut juga diperkuat dengan survei konsumen BI yang menunjukkan bahwa optimisme konsumen kembali berada dalam fase optimis pada bulan Oktober hingga Desember 2021 setelah sempat menurun signifikan pada triwulan III-2021.
Baca juga : Panen Kacang Tanah di Sargen, Mentan SYL Gerakkan Hilirisasi hingga Ekspor
"Mobilitas masyarakat yang meningkat tersebut serta yang diikuti dengan pembukaan kembali sektor-sektor ekonomi juga mengindikasikan bahwa kegiatan produksi yang meningkat sejalan dengan permintaan barang dan jasa yang juga meningkat," terang Josua.
Sejalan dengan peningkatan konsumsi masyarakat tersebut, pertumbuhan kredit konsumsi yang lebih tinggi dari jenis penggunaan juga didorong oleh risiko kredit konsumsi yang relatif lebih rendah dibandingkan risiko kredit modal kerja dan kredit investasi.
Sementara di sisi perbankan, kata Josua, sejalan dengan pemulihan konsumsi/sisi permintaan dengan risiko kredit yang lebih rendah, perbankan pun dalam jangka pendek mengoptimalkan portofolio kreditnya dengan penyaluran kredit konsumsi baik kredit pemilikan rumah atau kredit kendaraan bermotor.
"Dengan peningkatan fungsi intermediasi perbankan, maka pemulihan konsumsi rumah tangga yang terus berlanjut pada tahun ini akan mendukung pemulihan ekonomi tahun ini," jelasnya.
Sementara itu, PT Bank Mandiri berhasil mencatatkan pemulihan bisnis yang cukup apik hingga akhir 2021. Hal itu terlihat dari pertumbuhan kredit yang dilakukan perseroan secara tahunan. Tercatat hingga akhir November 2021 pertumbuhan kredit mencapai 10,5% (yoy).
"Untuk tahun 2022 kami melihat peluang untuk tumbuh lebih baik seiring dengan pertumbuhan ekonomi. Kami memperkirakan pertumbuhan bank only akan in line dengan pertumbuhan nominal GDP Indonesia," kata Corporate Secretary Bank Mandiri Rudi As Aturridha kepada Media Indonesia.
"Dalam upaya mengoptimalkan penyaluran kredit, Bank Mandiri akan tetap fokus pada kualitas dan selalu jeli dalam melihat sektor unggulan di masing-masing wilayah," pungkas Rudy. (OL-7)
Data Badan Perlindungan Konsumen Nasional (BPKN) RI menunjukkan tren peningkatan pengaduan serta lonjakan kerugian finansial konsumen dari tahun ke tahun.
Meningkatnya kompleksitas teknis konsol gim menjadikan proses perbaikan perangkat hiburan digital sebagai aktivitas berisiko tinggi apabila tidak ditangani secara tepat.
Menurut Niti, tanpa adanya insentif, khususnya untuk mobil listrik, harga kendaraan listrik akan melonjak dan berisiko menurunkan daya beli konsumen.
Di tengah perubahan perilaku konsumen yang kian serba cepat dan berbasis lokasi, perusahaan-perusahaan di Indonesia menghadapi tantangan baru.
Kemendag terus melakukan pengawasan terhadap distribusi barang kebutuhan pokok Minyakita jelang Nataru
PEMILIHAN rumah sakit rujukan dengan standar dan komitmen layanan terbaik yang sama dengan perusahaan asuransi menjadi salah satu penentu kualitas layanan kepada peserta.
Pertumbuhan tersebut didorong oleh kenaikan giro sebesar 19,13%, tabungan 8,19%, dan deposito 14,28%.
PERTUMBUHAN kredit industri fintech peer-to-peer (P2P) lending atau pinjaman daring (pindar) pada 2026 berada di level dua digit.
Per Desember 2025, kredit perbankan tumbuh sebesar 9,63% secara tahunan (yoy) ditopang penyaluran kredit investasi yang tinggi.
Kebutuhan masyarakat terhadap akses kredit digital yang cepat, mudah, dan terjangkau terus meningkat, terutama di luar kota-kota besar.
Keterbatasan akses pembiayaan masih menjadi persoalan besar bagi pelaku usaha di Indonesia, khususnya UMKM dan generasi muda.
Untuk menjaga momentum pertumbuhan ekonomi, daya beli masyarakat kelas menengah masih membutuhkan dukungan kebijakan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved