Minggu 09 Januari 2022, 19:30 WIB

Ketangguhan Jadi Kunci Utama Menekuni Bisnis Kreatif 

Mediaindonesia.com | Ekonomi
Ketangguhan Jadi Kunci Utama Menekuni Bisnis Kreatif 

Dok. Pribadi
Peluncuran buku Kreatif Berbinsis Kreatif karya Uti Rahardjo

 

SIKAP resiliensi atau ketangguhan menjadi kunci penting dalam menekuni bisnis kreatif. Dengan sikap itu, roda bisnis dapat cepat beradaptasi di tengah kondisi apa pun. Hal itu menjadi pesan penting dalam buku Kreatif Berbisnis Kreatif-21tahun merawat bisnis kreatif karya CEO Creative Center Indonesia Uti Rahardjo yang diluncurkan Sabtu, (8/1). 

Uti menyebutkan, resiliensi menjadi satu kekuatan yang membuat Creative Center Indonesia bisa bertahan hingga lebih dari 20 tahun. Istilah yang sekarang populer adalah “G. R. I. T” (Guts, Resilience, Initiative dan Tenacity), yang berarti memiliki nyali, tahan banting, penuh inisiatif, dan persisten. 

Sebagai praktisi di bidang periklanan, Uti telah berhasil menangani sejumlah klien di berbagai bidang di tengah pandemi meski harus melaksanakan pekerjaan dari rumah. 

Peraih Entrepreneurial Winning Women 2011 dari Ernst&Young dan penerima Anugerah Perempuan Indonesia (API) tahun 2012 dari "Woman Review Magazine" itu selama 21 tahun berkarir di CCI selalu melakukan pekerjaannya dari rumah. 

Namun dia bersyukur telah mampu beradaptasi dalam situasi rumah yang sangat berbeda jika dibandingkan dengan bekerja di kantor. 

Dia menghadapi tantangan yang sangat bertubi-tubi, termasuk di masa pandemi di saat banyak sektor usaha menghadapi banyak kesulitan. 

"Begitu juga dengan kami, harus menghadapi tantangan yang dikhawatirkan dapat merontokkan kinerja yang sudah dibangun selama bertahun-tahun," kata Uti. 

Itu sebabnya diperlukan kreativitas yang tinggi untuk bisa bertahan dengan membangun tim yang solid, mengatur arus kas perusahaan yang ketat serta mempertahankan konsumen atau klien agar bisa terus beradaptasi sehingga tetap dapat menghasilkan "revenue" yang signifikan. 

"Kami telah melampaui masa pasang-surut yang memperkaya hidup dengan pengalaman yang tidak ternilai harganya," ujarnya. Salah satu buktinya, kendati mengaku sebagai bagian dari generasi digital-analog, namun Uti dan timnya yang juga didukung oleh mereka yang mulai memahami ranah digital dengan sejumlah aplikasinya, dapat membuktikan. 

Baca juga :: Wamendag Tegaskan Pentingnya Pengelolaan Aset Kripto

"Ternyata bisa bertahan di tengah situasi yang sangat kompetitif, dengan kemampuan anak muda melalui digital 'mindset'- nya," katanya. 

Memiliki jiwa yang rendah hati sebagai warisan budaya dari para leluhurnya, Uti mengatakan, menjalankan bisnis itu bukan merancang sesuatu secara sempurna, melainkan mengalir saja sebagai suatu proses. 

"Business is not sains, not art, but practice',“ tegas Uti. 

Dalam derap waktu, Uti merasa menjadi generasi yang beruntung, menyaksikan dan memegang kendali bisnis melampaui masa di tahun 2000 saat peran internet, komputer serta teknologi digital belum secanggih seperti saat ini. 

”Dengan modal pernah bekerja di berbagai perusahaan iklan selama lebih dari 10 tahun itu, saya memulai mendirikan perusahaan sendiri setelah menang penawaran tender salah satu perusahaan perbankan asing di Indonesia," ujarnya.

Mengaku banyak didukung sejumlah sahabatnya, Uti memiliki "asset knowledge" yang cukup berharga, sampai para klien menaruh kepercayaan (trust) yang besar sehingga kerja sama dengan mereka bisa berlangsung sampai bertahun-tahun. 

Pencinta batik yang gemar bermain piano itu mengatakan, untuk menjawab kebutuhan pasar bahkan perusahaan, harus membentuk satuan tugas khusus yang sangat taktis guna menjawab kebutuhan pasar. 

"Dengan orientasi melayani (served) pada permintaan pasar yang sangat ketat, maka tim kami terlatih dengan tetap bekerja secara profesional," kata Uti. 

"Kuncinya adalah tidak pernah mengatakan 'tidak bisa' kepada klien, karena pada dasarnya kita tidak pernah tahu, mana yang benar-benar kita tidak bisa lakukan sebelum kita mencoba," tuturnya memberikan tips. (Ant/OL-7)

Baca Juga

Dok. Bhinneka.com

Bhinneka dan Yayasan Indonesia Setara Perkuat Kolaborasi Lewat Kajian Ekonomi 5

👤Mediaindonesia.com 🕔Jumat 27 Mei 2022, 23:25 WIB
Hendrik Tio menjelaskan, Bhinneka hadir sebagai kurator UMKM berkualitas dengan mengkurasi para pelaku UMKM untuk bisa hadir di platform...
Dok. JULO

Kolaborasi JULO dan BukuWarung Perluas Akses Kredit untuk Pembiayaan Modal Usaha 7 Juta UMKM

👤Mediaindonesia.com 🕔Jumat 27 Mei 2022, 22:39 WIB
Sejak Agustus 2021, JULO bekerja sama dengan BukuWarung memberikan akses kredit digital ke 7 juta UMKM pengguna BukuWarung di...
Dok. Lanxess

Lanxess Gelar Virtual Days Sosialiasi Perkembangan Industri Bahan Kimia Khusus

👤Mediaindonesia.com 🕔Jumat 27 Mei 2022, 22:30 WIB
Webinar akan digelar dalam berbagai bahasa dengan basis waktu berbeda-beda bagi wilayah Eropa dan Timur Tengah (EMEA), Asia, India, dan...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya