Senin 03 Januari 2022, 19:22 WIB

Awal 2022, Pertamina Mengebor Enam Sumur Pengembangan 

Insi Nantika Jelita | Ekonomi
Awal 2022, Pertamina Mengebor Enam Sumur Pengembangan 

Antara/Nova Wahyudi
Pekerja Pertamina melakukan pengeboran minyak di malam pergantian tahun

 

UPSTREAM Subholding yang dikelola oleh PT Pertamina Hulu Energi (PHE) mulai melakukan pengeboran enam sumur pengembangan di beberapa wilayah kerja yang tersebar di seluruh Indonesia pada awal tahun ini. 

Pada saat pergantian tahun 2021 ke tahun 2022, di Regional Sumatera dilakukan pengeboran tiga sumur yaitu Pertama, tajak sumur KRG-PA1 oleh Pertamina EP (PEP) Limau Field Sumur ini terletak di Desa Rambang Senuling, Kecamatan Rambang Kapak Tengah, Prabumulih, Sumatera Selatan. 

Selain itu, Pertamina juga melakukan pengeboran sumur PRD-09 di PEP Rantau Field dan sumur MNA-P03 di Pertamina Hulu Rokan (PHR) Lapangan Minas, di Kabupaten Siak, Riau. 

“Tajak sumur di awal tahun ini dilakukan sebagai upaya percepatan, sehingga diharapkan Pertamina dapat berkontribusi secara optimal dalam menjaga tingkat produksi migas nasional,” kata Corporate Secretary PT Pertamina Hulu Energi Arya Dwi Paramita dalam keterangannya, Senin (3/1). 

Selain di Regional Sumatera, kegiatan pengeboran tiga sumur pengembangan juga dilakukan di Regional Kalimantan, yaitu sumur B-2102 di Zona 10 Pertamina EP Bunyu Field, sumur STW-08 di Zona 9 Pertamina EP Sangatta Field dan sumur TN-AA323 di Zona 8 Pertamina Hulu Mahakam (PHM) lapangan Tunu. 

Baca juga : Mantan CEO Bukalapak Kini Jadi Anak Buah Luhut

Arya menegaskan, pelaksanaan tajak sumur di pergantian tahun ini juga merupakan salah satu bentuk komitmen Pertamina untuk terus meningkatkan produksi migas.  

Adapun produksi migas Subholding Upstream Pertamina sampai dengan November 2021 mencapai 887 juta barel setara minyak per hari atau MBOEPD. Angka ini terdiri dari 437 ribu barel per hari (MBOPD) dan 2.608 juta standar kaki kubik per hari (MMSCFD) gas. 

Hasil ini merupakan produksi migas dari seluruh wilayah kerja Subholding Upstream Pertamina termasuk yang berasal dari luar negeri. Sedangkan, untuk produksi dari dalam negeri sendiri mencapai 340 MBOPD minyak dan 2.290 MMSCFD gas. 

"Kami akan terus melakukan upaya-upaya peningkatan produksi untuk dapat berkontribusi optimal dalam mendukung upaya pencapaian target produksi nasional 1 juta BOPD dan 12 miliar standar kaki kubik per hari (MMSCFD) gas di 2030," tutupnya. (OL-7)

Baca Juga

ANTARA/MUHAMMAD ADIMAJA

Per 1 Juli 2022 Pertamina Buka Pendaftaran di Situs MyPertamina, Ini Caranya

👤Despian Nurhidayat 🕔Rabu 29 Juni 2022, 16:01 WIB
“Data pengguna yang terdaftar dan telah mendapatkan QR Code ini adalah bagian dari pencatatan penyaluran Pertalite dan Solar agar...
ANTARA

YLKI Ungkap Kekhawatiran Pembelian BBM Lewat Aplikasi

👤Insi Nantika Jelita 🕔Rabu 29 Juni 2022, 15:49 WIB
Pertamina diminta untuk memastikan bahwa aspek keamanan menggunakan ponsel secara massal di area Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum...
Dok. Kementan

Musrenbangtan 2022, Mentan Minta Perencanaan Sektor Pertanian Inovatif dan Adaptif

👤Mediaindonesia.com 🕔Rabu 29 Juni 2022, 15:39 WIB
"Jajaran di pertanian adalah pejuang. Melalui kegiatan ini, kita perbaiki konsepsi, program, jelaskan tahapan dalam mencapai program...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya