Headline

Buka puasa bersama bukan sekadar rutinitas seremonial.

Pesawat Angkut BBM Jatuh, Keluarga Besar Pertamina Turut Berduka

Heryadi
20/2/2026 22:27
Pesawat Angkut BBM Jatuh, Keluarga Besar Pertamina Turut Berduka
TNI bersama warga berusaha memadamankan api yang membakar pesawat charter Air Tractor AT-802 yang dipiloti Capt Hendrick Lodewyck Adam.(Antara)

KELUARGA besar Pertamina menyampaikan duka mendalam atas wafatnya Capt Hendrick Lodewyck Adam, pilot pesawat charter Air Tractor AT-802 yang jatuh saat tengah menjalankan misi rutin penyaluran BBM satu harga di wilayah Kalimantan Utara.

Komisaris Utama PT Pertamina (Persero) Mochamad Iriawan bahkan langsung melakukan koordinasi intensif dengan kepolisian setempat.  
“Kami turut berduka cita. Sesaat setelah menerima kabar kecelakaan, saya selaku Komisaris Utama PT Pertamina (Persero), langsung melakukan koordinasi intensif dengan jajaran Kepolisian dalam hal ini Kapolda Kaltara hingga Kapolres Nunukan untuk memastikan proses evakuasi berjalan cepat, aman, dan sesuai prosedur,” kata Mochamad Iriawan, Jumat (21/2).

“Keselamatan dalam seluruh proses menjadi prioritas utama, sehingga setiap tahapan dilakukan dengan perhitungan matang melalui koordinasi lintas instansi,” tambahnya.

Menurut dia, dedikasi dan pengabdian almarhum yang meninggal sangat tinggi karena tengah menuntaskan tugasnya. Peristiwa itu terjadi setelah pilot menyelesaikan pendistribusian BBM ke Long Bawan dan dalam perjalanan kembali menuju Bandara Juwata, Tarakan. Musibah terjadi Kamis (19/2) di Pa’ Betung, Kecamatan Krayan Timur, Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara.

Pesawat charter Air Tractor yang dioperasikan PT Pelita Air Service merupakan layanan kargo khusus yang disewa Pertamina untuk pengangkutan BBM satu harga ke sejumlah titik distribusi, termasuk wilayah 3T (tertinggal, terdepan, dan terluar), antara lain Kalimantan Utara dan Papua.

Penyaluran itu merupakan bagian penugasan pemerintah kepada Pertamina dalam memastikan ketersediaan energi yang merata di seluruh Indonesia. Jenazah Capt Hendrick Lodewyck Adam dijadwalkan tiba di Bandara Soekarno-Hatta hari ini untuk selanjutnya dibawa ke rumah duka di kawasan Bogor, Jawa Barat.

"Jenazah akan diterbangkan ke Jakarta menggunakan maskapai Batik Air sekitar pukul 14.35 WITA untuk diserahkan kepada pihak keluarga di
Bogor," ujar Komandan Lapangan Udara Anang Busra Tarakan Marsekal Pertama TNI Andreas A. Dhewo di Tarakan, Jumat (20/2).

DAERAH TERPENCIL
Sebelumnya, Dirjen Perhubungan Udara Lukman F Laisa menyampaikan, pesawat yang mengalami kecelakaan merupakan jenis Air Tractor AT-802 dengan registrasi PK-PAA, tahun pembuatan 2013, nomor seri 802-0494. 

"Pesawat yang dioperasikan Pelita Air Service ini khusus untuk pengangkutan BBM ke daerah terpencil, dan dilaporkan mengalami kecelakaan dalam penerbangan rute Long Bawan-Tarakan," kata Lukman.

Lukman menyampaikan pesawat lepas landas dari Bandar Udara Long Bawan pada pukul 12.10 Wita dengan tujuan Bandar Udara Tarakan. Pesawat membawa muatan BBM Pertamina dengan estimasi tiba di Tarakan pukul 13.15 Wita.

Dalam perjalanannya, pilot sempat menyampaikan kepada petugas Air Traffic Control (ATC) Tarakan bahwa pesawat diperkirakan berada di posisi Abeam Malinau pada pukul 12.24 Wita. (Ant/E-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Heryadi
Berita Lainnya