Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
MENTERI Pertanian Syahrul Yasin Limpo mengungkapkan kenaikan harga sejumlah komoditas pangan yang terjadi saat ini tidak ada berkaitan dengan kekurangan stok. Ketersediaan bahan pangan pokok, seperti bawang merah, cabai dan telur, menurutnya, dalam kondisi aman.
"Ketersediaan pangan kita cukup tersedia," ujar Syahrul di Istana Kepresidenan Jakarta, Kamis (30/12). Ia mengatakan lonjakan harga lebih disebabkan oleh momen-momen hari besar seperti Natal dan tahun baru.
"Dinamikanya memang biasa seperti itu. Ini sama seperti ketika Ramadan dan Idul Fitri," tutur mantan gubernur Sulawesi Selatan tersebut.
Ke depan, untuk kembali menurunkan harga, ia akan berkoordinasi dengan kementerian/lembaga terkait lain seperti Kementerian Perdagangan dan Perum Bulog untuk melakukan operasi pasar di beberapa daerah.
Baca juga: Samsung Negosiasi Akuisisi Biogen Senilai Rp599 Triliun
"Hari ini saya akan coba lakukan intervensi, back up kementerian/lembaga lain. Upayanya seperti operasi pasar," tandasnya. (OL-14)
Lonjakan harga hingga 100 persen terjadi pada bawang merah dari Rp30 ribu menjadi Rp60 ribu per kg, disusul cabai rawit merah sebelumnya Rp45 ribu menjadi Rp90 ribu per kg.
Berdasarkan data 10 komoditas dengan andil inflasi dan deflasi terbesar secara bulanan, cabai merah mencatat andil deflasi terbesar sebesar -0,31 persen, disusul cabai rawit -0,07 persen.
Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) yang juga Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman memastikan stok pangan pokok strategis secara nasional masih aman dan memadai.
Harga telur ayam yang biasanya Rp 26 ribu per kg menjadi Rp30 ribu per kg, cabai rawit dari biasanya sekitar Rp35 ribu rupiah per kg menjadi Rp90 ribu per kg.
Daging ayam potong dari Rp37 ribu menjadi Rp40 ribu per kg, telur ayam ras menjadi Rp32 ribu per kg, bawang merah Rp45 ribu per kg, cabai merah menjadi Rp70 ribu per kg.
Berdasarkan pemantauan, harga cabai rawit merah tertinggi tercatat Rp90 ribu per kilogram, dan pada pemantauan terakhir berada di kisaran Rp80 ribu per kilogram.
Komoditasnya antara lain beras premium Pamanukan, beras premium Anak Daro Rp16.350 per kg, minyak goreng MinyaKita kemasan botol Rp18.000 per liter, serta gula Rosebrand.
Dari hasil pemantauan di pasar, harga masih relatif stabil dan terjangkau
Sejumlah komoditas sempat mengalami kenaikan harga, salah satunya cabai rawit merah yang sebelumnya menembus kisaran Rp80 ribu per kilogram.
Bulan ini diprediksi terdapat panen cabai merah sekitar 14.496 ton yang tersebar di Sukabumi, Cianjur, Bandung, Garut, Tasikmalaya, Majalengka, dan Bandung Barat.
Pemerintah Kota Banda Aceh bersama PT Pertamina (Persero) menggelar operasi pasar gas bersubsidi dengan menyediakan 2.000 tabung.
Pemprov Kalteng menggelar pasar murah di seluruh kabupaten dan kota sebagai upaya stabilisasi pasokan dan harga pangan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved