Headline
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Kumpulan Berita DPR RI
PASAR saham dan minyak merosot lagi pada Selasa (30/11). Ini setelah Kepala Moderna memperingatkan vaksin virus korona saat ini mungkin kurang efektif dalam menangkis varian Omicron. Ini memicu kekhawatiran bahwa negara-negara dapat dipaksa kembali ke penguncian yang menyakitkan secara ekonomi.
Saham sebagian besar telah naik tipis setelah aksi jual dua hari yang mengikuti berita pada Jumat tentang varian baru. Menurut beberapa pengamat, kabar itu berlebihan karena miliaran orang telah diinokulasi.
Namun komentar Stephane Bancel dalam wawancara dengan Financial Times kembali mengguncang pasar. Ini karena dia mengatakan tingginya jumlah mutasi pada Omicron dan penyebarannya yang cepat di Afrika Selatan mengindikasikan vaksin yang sekarang perlu diubah.
"Tidak ada dunia, saya pikir, di mana (keefektifan) berada pada tingkat yang sama yang kami miliki dengan Delta," kata CEO Moderna kepada surat kabar itu.
Bursa saham Tokyo, Hong Kong, Singapura, Bangkok, dan Jakarta kehilangan lebih dari 1% sementara Seoul tenggelam lebih dari 2%. London, Paris, dan Frankfurt dibuka di zona merah dan kontrak berjangka di New York juga turun tajam.
Sydney, Wellington, dan Taipei ditutup lebih tinggi sebelum wawancara dipublikasikan. Kabar itu juga menyebar ke pasar minyak. Dua kontrak utama anjlok lebih dari 3%, setelah perlahan pulih dari jatuhnya yang lebih dari 10% pada Jumat karena kekhawatiran permintaan kembali membanjiri.
Perusahaan-perusahaan yang terkait dengan pariwisata termasuk yang paling terpukul dengan Cathay Pacific kehilangan lebih dari 4% di Hong Kong yang telah terkena dampak pembatasan baru perjalanan ke kota itu dan Singapore Airlines turun lebih dari 1%.
Baca juga: Pertama di Serbia, ODICOFF Upaya Peningkatan Perdagangan Pertanian
"Informasi tentang varian Omicron masih samar, seberapa drastis gejalanya dan seberapa mudah penyebarannya juga tidak diketahui, begitu juga efektivitas vaksin saat ini," kata Kelvin Wong dari CMC Markets. "Saya memperkirakan lebih banyak risiko penurunan untuk beberapa minggu ke depan kecuali ada kejelasan lebih lanjut tentang jenis Omicron." (AFP/OL-14)
Pengawasan pergerakan harga dilakukan secara koordinasi lintas sektor. Salah satunya mengawasi harga komoditas yang bisa memengaruhi inflasi.
Harga beras kelas medium masih berkisar Rp13.500-Rp14.500 per kilogram, harga bawang putih Rp40.000-Rp45.000 per kilogram, bawang merah Rp30.000-Rp35.000 per kilogram.
Para pelaku usaha di sektor pangan diminta untuk semakin taat menjalankan harga acuan pemerintah jelang Ramadan.
Memasuki minggu ketiga Januari 2026, seluruh komoditas cabai di Kota Padang Panjang tercatat mengalami penurunan harga.
Harga cabai merah di Sumatra Utara diproyeksikan bakal merangkak naik pada pekan depan.
Harga cabai rawit dan telur di Pasar Gedhe Klaten turun hari ini 13 Januari 2026. Cek daftar lengkap harga sembako terbaru jelang Ramadan.
Riset terbaru menunjukkan vaksin Covid-19 berbasis mRNA seperti Pfizer dan Moderna dapat memicu sistem imun melawan sel kanker.
DUA tenaga kesehatan menerima vaksin Covid-19 di hari yang sama, pola respons antibodi setiap orang ternyata berbeda-beda menentukan berapa lama perlindungan vaksin bertahan
Pengurus IDI, Iqbal Mochtar menilai bahwa kekhawatiran masyarakat terhadap vaksin berbasis Messenger Ribonucleic Acid (mRNA) untuk covid-19 merupakan hal yang wajar.
Menteri Kesahatan AS Robert F. Kennedy Jr. membuat gebrakan besar dengan mencabut kontrak dan membatalkan pendanaan proyek vaksin berbasis teknologi mRNA, termasuk untuk covid-19.
Sejalan dengan penjelasan Kementerian Kesehatan yang menyebutkan vaksinasi booster covid-19 tetap direkomendasikan.
Pemakaian masker, khususnya di tengah kerumunan mungkin dapat dijadikan kebiasaan yang diajarkan kepada anak-anak.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved