Headline
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Kumpulan Berita DPR RI
KONFLIK yang semakin memanas antara Iran, Israel, dan Amerika Serikat tidak hanya menjadi isu politik, tetapi telah memasuki ranah ekonomi global. Kepada Media Indonesia, Analis pasar modal sekaligus Founder Republik Investor, Hendra Wardana, memperingatkan bahwa ketegangan yang terus meningkat ini bisa berisiko mengganggu pasokan energi dunia, dengan dampak yang luas pada pasar internasional.
"Memanasnya konflik ini bukan sekadar masalah politik. Ini telah menambah ketidakpastian ekonomi global yang sangat besar," ungkap Hendra, Minggu (1/3).
Ia menjelaskan, pasar akan langsung merespons ketegangan ini dengan pola risk-off. Di mana investor global cenderung menghindari aset berisiko dan mencari perlindungan di aset safe haven.
"Harga emas menguat lebih dari 1%, sementara harga minyak mentah WTI dan Brent naik hampir 3%. Kenaikan ini dipicu oleh kekhawatiran mengenai terganggunya pasokan energi dari Timur Tengah," kata Hendra.
Hendra mengungkapkan, salah satu titik krusial yang menjadi perhatian adalah Selat Hormuz, jalur vital untuk distribusi minyak dunia. Sekitar 30% perdagangan minyak global melewati kawasan ini.
"Jika eskalasi konflik mengganggu arus kapal tanker di Selat Hormuz, harga minyak bisa melonjak lebih tinggi karena pasar akan menghitung ulang risiko pasokan," jelas dia.
Gangguan pada jalur ini, lanjut dia, bisa memicu lonjakan harga minyak yang lebih tinggi, mempengaruhi inflasi global, nilai tukar, dan kebijakan moneter di berbagai negara.
"Dampaknya bisa meluas ke inflasi global, nilai tukar, hingga kebijakan suku bunga di berbagai negara. Gangguan pasokan minyak dapat memicu penyesuaian kebijakan ekonomi yang lebih ketat," tambah Hendra. (Z-10)
Comeback BTS diprediksi picu ledakan ekonomi global. Tur 82 konser berpotensi pecahkan rekor, sementara Seoul mulai rasakan dampak BTSnomics.
Trump panik harga minyak melonjak akibat perang Iran-Israel. Washington berencana cabut sanksi negara penghasil minyak demi stabilkan pasar dan pasokan global.
G7 gelar rapat darurat saat harga minyak tembus US$120 per barel. Krisis Selat Hormuz ancam inflasi global dan picu rencana pelepasan cadangan minyak darurat IEA.
Ketua Parlemen Iran Qalibaf sindir salah kalkulasi Donald Trump terkait harga minyak dunia. Ia peringatkan produksi energi global terancam akibat agresi AS-Israel.
Bursa saham Australia dan AS anjlok tajam pagi ini setelah harga minyak dunia meroket melampaui US$100 per barel
Konflik Timur Tengah picu panic buying dan ancaman kelangkaan BBM di Thailand. Pemerintah pantau ketat pasokan seiring lonjakan harga di tingkat lokal.
Kenaikan tajam emas dalam sepekan terakhir dipicu oleh eskalasi militer di Timur Tengah yang melibatkan Amerika Serikat, Israel, dan Iran.
Temukan alasan mengapa Bitcoin mulai mengungguli emas sebagai aset safe haven di tengah konflik Timur Tengah 2026. Analisis mobilitas dan keamanan digital.
Harga Bitcoin tembus US$72.927 di tengah eskalasi perang AS-Israel vs Iran. Simak analisis safe haven vs spekulasi dan dampaknya ke Rupiah.
Temukan alasan mengapa Emas Antam tetap menjadi aset safe haven terbaik di 2026 meski harga melonjak. Analisis fundamental, teknis, dan strategi investasi.
Harga emas dunia diperkirakan menguat moderat pada Kamis (26/2) didorong sentimen safe haven dan ketidakpastian global, dengan support di kisaran 5.180–5.200 dolar AS per troy ounce.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved