Headline

DPR minta agar dana tanggap darurat bencana tidak dihambat birokrasi berbelit.

Harga Emas Hari Ini 19 Februari 2026 Naik Tipis, Bagaimana Prediksi Jumat 20 Februari?

Cahya Mulyana
19/2/2026 21:57
Harga Emas Hari Ini 19 Februari 2026 Naik Tipis, Bagaimana Prediksi Jumat 20 Februari?
ilustrasi emas Antam.(Antara)

HARGA emas pada Kamis (19/2) tercatat bergerak naik tipis di tengah penguatan harga global dan meningkatnya permintaan aset aman (safe haven). Sejumlah laporan media internasional seperti Reuters, Navbharat Times, DailyForex, hingga Databoks mencatat pergerakan emas yang cenderung menguat meski volatil.

Di pasar domestik, harga emas produksi PT Aneka Tambang Tbk (Antam) berada di kisaran Rp2.916.000 per gram, naik tipis dibandingkan hari sebelumnya. Harga buyback juga dilaporkan mengalami kenaikan terbatas.

Sementara itu, harga emas perhiasan berbagai kadar berada di rentang Rp1,3 juta hingga Rp2,18 juta per gram, tergantung kadar emas. Di Pegadaian, harga emas tercatat sekitar Rp3,152 juta per gram, mencerminkan adanya perbedaan harga di masing-masing titik distribusi dan layanan.

Di pasar global, harga emas spot (XAU/USD) menguat di kisaran 4.989–5.008 dolar AS per ounce. Penguatan tersebut dipicu meningkatnya ketegangan geopolitik, termasuk dinamika hubungan Amerika Serikat–Iran, serta ketidakpastian arah kebijakan suku bunga bank sentral AS, Federal Reserve.

Laporan pasar India juga menunjukkan harga emas naik di berbagai kota besar, meskipun masih bergerak fluktuatif. Secara teknikal, analis global menilai tren pembelian saat harga turun (value buying) masih kuat, menandakan minat investor tetap terjaga.

Prakiraan harga emas Jumat (20/2)

Secara fundamental, terdapat sejumlah faktor yang berpotensi menopang harga emas. Ketegangan geopolitik global meningkatkan permintaan aset aman. Selain itu, apabila harga mampu menembus level psikologis 5.000 dolar AS per ounce, potensi pembelian lanjutan secara teknikal dapat terjadi.

Namun, pasar juga dibayangi fase konsolidasi menjelang rilis data ekonomi utama Amerika Serikat, seperti inflasi dan klaim pengangguran. Ketidakpastian arah kebijakan suku bunga The Fed—antara penurunan (rate cut) atau penahanan suku bunga—dapat membuat pergerakan emas cenderung mendatar (sideways).

Untuk perdagangan Jumat (20/2/2026), harga emas dunia diperkirakan bergerak dalam kisaran 4.970–5.030 dolar AS per ounce. Potensi kenaikan terbuka apabila data ekonomi AS melemah atau tensi geopolitik meningkat.

Sementara itu, harga emas Antam diproyeksikan berada di rentang Rp2.900.000 hingga Rp3.000.000 per gram, mengikuti pergerakan harga global dan nilai tukar rupiah. Jika permintaan safe haven meningkat, harga berpeluang naik tipis. Sebaliknya, penguatan dolar AS dapat menahan laju kenaikan harga domestik.

Analis menyarankan investor jangka pendek untuk mewaspadai volatilitas pasar menjelang rilis data ekonomi AS. Adapun pembeli emas fisik untuk simpanan jangka menengah dan panjang dapat mempertimbangkan momentum harga saat ini, dengan tetap memperhatikan pergerakan global.

Secara keseluruhan, harga emas hari ini menunjukkan tren menguat terbatas dengan dukungan sentimen global. Untuk Jumat (20/2/2026), harga diperkirakan bergerak stabil hingga sedikit naik, meski tetap berada dalam bayang-bayang konsolidasi pasar. (Cah/P-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Cahya Mulyana
Berita Lainnya