Selasa 30 November 2021, 16:14 WIB

Pertama di Serbia, ODICOFF Upaya Peningkatan Perdagangan Pertanian

mediaindonesia.com | Ekonomi
Pertama di Serbia, ODICOFF Upaya Peningkatan Perdagangan Pertanian

Dok kementan

 

SETELAH berhasil mendapatkan kontrak  dengan nilai fantastis di Belanda, gelaran One Day with Indonesian Coffee, Fruits and Floriculture atau ODICOFF berlanjut ke Serbia. Gelaran ini merupakan kali pertama diselenggarakan di negara pecahan Yugoslavia ini.

Duta Besar Indonesia untuk Serbia, Chandra Widya Yudha menyatakan bahwa pihaknya sangat menantikan event seperti ODICOFF ini.

Event pertanian seperti ini merupakan hal yang sangat kami apresiasi dan kami dukung penuh sebagai upaya peningkatan perdagangan pertanian,” ujar Chandra.

Pria kelahiran Jambi ini sangat mendorong adanya peningkatan kerja sama ekonomi kedua belah negara, “Kami berharap dengan adanya ODICOFF ini dapat memberikan dampak positif bagi hubungan bilateral Indonesia – Serbia,” imbuhnya.

Selanjutnya, perwakilan Kementerian Pertanian sekaligus penanggung jawab ODICOFF Serbia, Dirjen Hortikultura Prihasto Setyanto menyatakan bahwa ODICOFF Serbia merupakan salah satu upaya peningkatan potensi ekspor komoditas pertanian di negara ini.

“Potensi pasar masih sangat luas. Kemarin kami mengunjungi 15th Ethnic Food and Drink Fair belum menjumpai komoditi pertanian khas tropis. Ini menarik karena menunjukan bahwa perlu adanya pengenalan terhadap produk pertanian khas negara tropis kepada negara ini”, ungkap pria yang akrab dipanggil Anton ini.

Event ODICOFF yang dilaksanakan di Galerija, Serbia mendapat apresiasi yang luar biasa dari masyarakat dan pelaku usaha setempat. Hal ini mencerminkan bahwa hasil pertanian Indonesia sangat diminati masyarakat di sini. Produk pertanian berupa kopi, buah dan aneka olahan pertanian, diharapkan mampu menjaring buyer untuk mengikatkan diri dalam kontrak kerja sama dagang dengan pelaku usaha di Indonesia.

“Target kami adalah peningkatan ekspor yang menjadi arahan Bapak Menteri Pertanian yaitu Gerakan Tiga Kali Lipat Ekspor (GRATIEKS). Kami di sini sebagai jembatan pelaku usaha Indonesia dengan pembeli di sini dan kami membawa contoh produk beserta informasi kontak pelaku usaha yang diharapkan terjadi business matching antar pelaku usaha,” terang Anton.

Wulan dari PT. Techno Taiba Artemis yang ikut dalam rombongan delegasi misalnya, berhasil mendapatkan kontrak dengan potensi pasar sebesar Rp83,42 miliar atau setara dengan US$5,82 juta.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada penyelenggara kegiatan karena dengan ini kami mendapat kontrak bisnis dan potensi pasar ekspor komoditas pertanian," terangnya.

Dalam satu hari penyelenggaraan, tercatat keseluruhan kontrak pada saat event berlangsung sejumlah 13 Letter of Intent (LOI), dengan potensi penjualan sebesar Rp105 miliar atau setara US$7,33 juta (kurs 29/11/2021 Rp 14.320/US$).

Dalam event tersebut turut hadir undangan dari kedutaan beberapa negara di Serbia di antaranya dari negara Maroko, Turki, Itali, Pakistan, Kamboja, Malaysia, dan Montenegro. (RO/OL-10)

Baca Juga

dok.ant

Indonesia Kampanyekan Dunia Kerja yang Inklusif Di Ajang G20

👤Despian Nurhidayat 🕔Kamis 27 Januari 2022, 08:15 WIB
DALAM pelaksanaan G20 Indonesia bidang ketenagakerjaan, Kementerian Ketenagakerjaan akan mengampanyekan dunia kerja yang inklusif bagi...
AFP

Bank Sentral AS Kemungkinan Naikkan Suku Bunga Maret

👤Muhamma Fauzi 🕔Kamis 27 Januari 2022, 07:26 WIB
FEDERAL Reserve AS atau Bank Sentral AS pada Rabu (26/1/2022) mengatakan kemungkinan akan menaikkan suku bunga pada Maret...
dok.ant

Pernyataan The Fed Bikin Harga Emas Turun 22,8 Dolar AS

👤mediaindonesia.com 🕔Kamis 27 Januari 2022, 05:45 WIB
KOMENTAR pejabat Federal Reserve AS yang berharap akan segera menaikkan suku bunga, mendorong harga emas berjangka anjlok 22,8 dolar AS...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya