Jumat 12 November 2021, 20:23 WIB

Toshiba Jepang akan Spin Off Menjadi Tiga Perusahaan

Mediaindonesia.com | Ekonomi
Toshiba Jepang akan Spin Off Menjadi Tiga Perusahaan

AFP/Kazuhiro Nogi.
Logo grup industri Jepang Toshiba (kanan) terlihat di atas gedung di kantor pusatnya, Tokyo, 12 November 2021.

 

KONGLOMERAT Jepang terkemuka Toshiba akan dipecah (spin off) menjadi tiga perusahaan. Ini menyusul seruan investor untuk meningkatkan saham perusahaan setelah periode pergolakan besar.

Langkah itu merupakan spin-off pertama oleh perusahaan Jepang seukuran Toshiba. Analis mengatakan itu bisa menjadi ujian bagi konglomerat domestik lain.

Rencana yang disetujui oleh direksi akan memisahkan dua perusahaan dari sisa operasi Toshiba dalam dua tahun. Satu perusahaan fokus pada infrastruktur dan yang kedua di sektor perangkat. Keduanya sudah terdaftar di bursa.

"Ini merupakan perubahan yang sangat besar, tetapi ada peluang bagi setiap bisnis untuk mencapai pertumbuhan," kata CEO Satoshi Tsunakawa kepada wartawan, Jumat (12/11). "Toshiba telah berubah bentuk dan berkembang sepanjang sejarah panjangnya selama lebih dari 140 tahun," tambahnya. "Kami telah mencapai kesimpulan bahwa penataan kembali strategis ini merupakan pilihan terbaik."

Rencana tersebut masih harus disetujui oleh pemegang saham. Beberapa di antara mereka dilaporkan lebih memilih pembelian. Pemungutan suara diharapkan pada kuartal pertama 2022.

Toshiba mengatakan langkah itu akan memungkinkan setiap sektor bisnisnya mengambil keputusan lebih cepat dan struktur biaya lebih ramping. Ini akan memberikan pertumbuhan menguntungkan yang berkelanjutan dan meningkatkan nilai pemegang saham.

Itulah yang diharapkan oleh investor yang mendorong langkah tersebut, kata analis LightStream Research Mio Kato, yang menerbitkan di Smartkarma. "Mereka ingin langkah untuk mengguncang perusahaan dan membuat investor mengevaluasi kembali dan mudah-mudahan mendapatkan harga saham yang lebih tinggi," katanya kepada AFP.

Keputusan tersebut menutup periode gejolak di perusahaan yang pernah menjadi simbol kekuatan teknologi dan ekonomi Jepang yang maju. Pada Juni, pemegang saham memilih untuk menggulingkan direktur utama setelah serangkaian skandal dan kerugian. Ini merupakan kemenangan langka bagi investor di perusahaan Jepang.

Baca juga: Johnson & Johnson Dipecah Menjadi Dua Perusahaan Publik

Langkah tersebut mengikuti pengungkapan dari penyelidikan independen yang menyimpulkan Toshiba berusaha untuk memblokir pemegang saham dari menggunakan proposal dan hak suara mereka. Ini juga merinci cara perusahaan telah mengejar intervensi dari Kementerian Ekonomi, Perdagangan, dan Industri Jepang untuk membantu memengaruhi pemilihan dewan direksi. (AFP/OL-14)

Baca Juga

DOK BP BATAM

Wakil Kepala BP Batam Terima Kunjungan Kerja Civil Service College Singapore

👤mediaindonesia.com 🕔Senin 23 Mei 2022, 08:32 WIB
Mark Low menyampaikan tujuan dari kunjungan kerja Civil Service College Singapore (CSC) ke BP Batam untuk mempererat hubungan baik antara...
MI/HO

Menko Perekonomian Bertemu CEO Qualcomm Bahas Peluang Investasi Digital

👤mediaindonesia.com 🕔Senin 23 Mei 2022, 07:40 WIB
Menko Airlangga menyampaikan perbaikan ekonomi pascapandemi menjadi peluang untuk mentransformasi perekonomian dan berbagai aktivitas...
DOK Pribadi.

Appnindo Minta Insentif untuk Rokok Elektrik seperti Mobil Listrik

👤Mediaindonesia.com 🕔Senin 23 Mei 2022, 07:10 WIB
Cukai vape sistem tertutup (closed system) lebih tinggi 13 kali lipat dari sistem terbuka (open system), meski sama-sama menggunakan likuid...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya