Headline
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Kumpulan Berita DPR RI
INDEKS dolar menguat tajam pada akhir perdagangan Rabu atau Kamis pagi WIB (11/11), mencapai level tertinggi sejak Juli 2020, setelah harga-harga konsumen AS melonjak ke tingkat tertinggi sejak 1990, memicu spekulasi bahwa Federal Reserve akan menaikkan suku bunga lebih cepat dari yang diperkirakan.
Indeks harga konsumen naik 0,9 persen bulan lalu setelah naik 0,4 persen pada September dan dalam 12 bulan hingga Oktober, indeks harga konsumen meningkat 6,2 persen, Departemen Tenaga Kerja AS mengatakan pada Rabu (10/11/2021), sementara analis memperkirakan rata-rata kenaikan terbatas pada 5,8 persen.
Pada 15.43 waktu setempat (20.43GMT), indeks dolar, yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama lainnya, naik 0,96 persen pada 94,8580 setelah mencapai 94,876, level tertinggi dalam lebih dari 15 bulan.
Sementara The Fed pekan lalu menyatakan kembali keyakinannya bahwa lonjakan inflasi saat ini akan berumur pendek, banyak investor menyatakan inflasi lebih lama dan lebih panas dari yang diperkirakan dapat memaksa Fed untuk menaikkan suku bunga.
"Data inflasi yang kuat membuat investor berspekulasi tentang kenaikan suku bunga lebih awal daripada yang ingin dilakukan Fed," kata Erik Bregar, seorang analis valas independen.
Dolar menambah kenaikannya ketika sesi berlanjut dengan bantuan dari pelonggaran reli harga emas dan berakhirnya opsi euro/dolar, menurut Bregar.
Kemudian greenback mendapat dorongan lebih lanjut setelah pukul 13.00 waktu setempat menyusul lelang obligasi 30 tahun yang lemah yang mendorong imbal hasil obligasi pemerintah AS lebih tinggi.
Euro terakhir melemah 1,0 persen pada 1,1481 dolar AS setelah di awal sesi menyentuh 1,1480 dolar AS level terendah sejak 21 Juli 2020.
Sementara sterling jatuh ke level terendah sejak 23 Desember saat Inggris dan Uni Eropa tampak jauh dari menemukan kesepakatan pasca-Brexit atas Irlandia Utara, menambah tekanan dari data inflasi AS.
Sterling terakhir turun 1,12 persen pada 1,3406 dolar AS setelah melewati level terendah Jumat lalu (5/11/2021) di 1,3425 dolar AS, ketika mata uang tersebut terpukul oleh keputusan mengejutkan bank sentral Inggris untuk mempertahankan suku bunga tidak berubah.
Di pasar uang kripto, bitcoin melonjak ke level tertinggi sepanjang masa 69.000,00 dolar AS setelah data inflasi AS tetapi terus melemah dan terakhir turun 1,0 persen pada 66.221,75 dolar AS.
Baca Juga: Maskapai Maroko akan Luncurkan Penerbangan Langsung ke Israel
Sementara Federal Reserve sudah mengurangi pembelian obligasinya, Nancy Davis, pendiri Quadratic Capital Management di Greenwich, Connecticut mengatakan "kenaikan suku bunga mungkin tidak cukup untuk membalikkan inflasi" karena Fed tidak mengendalikan kemacetan rantai pasokan dan pengeluaran fiskal.
"Jika inflasi tidak mereda, Federal Reserve mungkin perlu melakukan tapering yang lebih substansial dan menaikkan suku bunga, yang dapat merugikan saham dan obligasi," kata Davis.
Terhadap yen Jepang, greenback terakhir naik 0,89 persen menjadi 113,875 yen setelah menyentuh tertinggi sesi di 114 yen. Pada Selasa (9/11/2021) dolar telah mencapai level terendah sebulan terhadap yen.
Greg Anderson, kepala strategi valuta asing global di BMO Capital Markets di New York mengatakan data inflasi yang "cukup mengejutkan" termasuk kenaikan harga perumahan yang tajam menunjukkan bahwa harga-harga konsumen yang tinggi "tidak mungkin terbukti sementara."
Dolar Australia turun 0,64 persen terhadap greenback di 0,733 dolar AS setelah di awal sesi mencapai 0,73270 dolar AS, level terendah sejak 13 Oktober. Dolar Selandia Baru turun 0,95 persen pada 0,7064 dolar AS. (Ant/OL-13)
BANK Indonesia (BI) memproyeksikan pertumbuhan ekonomi Indonesia pada 2026 berada di kisaran 4,9%–5,7%. Angka ini lebih tinggi dibandingkan proyeksi 2025 yang berada pada rentang 4,7%–5,5%.
Memasuki awal 2026, lanskap ekonomi global menunjukkan tanda-tanda stabilisasi yang lebih nyata dibandingkan beberapa tahun sebelumnya.
Pemprov DKI mengalokasikan Rp6,4 triliun untuk subsidi transportasi, air, dan pangan pada 2025 demi menjaga daya beli warga.
Lonjakan harga emas dunia yang menembus level psikologis USD 4.700 per troy ons dipicu oleh pernyataan kontroversial Presiden AS Donald Trump.
Pemprov Jateng juga mengandalkan sistem pemantauan harga harian di pasar-pasar tradisional untuk mendeteksi potensi kenaikan harga sejak dini.
Beberapa komoditas pangan seperti cabai dan sayur justru mengalami penurunan harga dalam beberapa waktu terakhir.
Selain faktor suku bunga, Deni menilai bahwa kondisi neraca pembayaran pemerintah juga turut memberikan tekanan.
Harga emas batangan Antam diprediksi akan melanjutkan tren kenaikan hingga mendekati level psikologis Rp2,7 juta per gram akibat sentimen positif melandainya inflasi Amerika Serikat.
Sejumlah Senator Republik berbalik melawan Trump, mengancam akan memblokir nominasi petinggi The Fed sebagai protes atas investigasi kriminal terhadap Jerome Powell.
Tiga mantan ketua The Fed, termasuk Janet Yellen, mengecam investigasi kriminal terhadap Jerome Powell. Mereka menyebut aksi pemerintahan Trump ini mengancam fondasi ekonomi AS.
Nilai tukar rupiah melemah ke level Rp16.780 per dolar AS. Pasar merespons ketidakpastian suku bunga The Fed dan invasi AS ke Venezuela.
IHSG menutup perdagangan Rabu (7/1) dengan penguatan ke level 8.944. Ekspektasi pemangkasan suku bunga The Fed dan stimulus Tiongkok menjadi penopang utama indeks.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved