Kamis 04 November 2021, 13:06 WIB

Di Surabaya, Mentan SYL Lepas Ekspor Olahan Singkong dan Kopi

mediaindonesia.com | Ekonomi
 


MENTERI Pertanian Syahrul Yasin Limpo (Mentan SYL) terus menggairahkan ekspor komoditas pertanian di tengah masa pandemi covid-19. Hal ini agar perekonomian nasional dan kesejahteraan petani semakin tangguh. Kali ini, olahan pangan singkong sebanyak 3,3 ton di ekspor ke Korea Selatan dan kopi sebanyak 39,6 ton ke Mesir.

"Ekspor ini merupakan wujud komitmen pemerintah khususnya kami di Kementerian Pertanian untuk membangun negara yang semakin hebat. Ekspor pangan kita upayakan tiga kali lipat sebab pertanian kita dibutuhkan negara lain. Kita dorong semua daerah melakukan ekspor," demikian dikatakan Mentan SYL dalam acara pengembangan hilirisasi dan ekspor pangan lokal sekaligus dilakukan pelepasan ekspor olahan singkong dan kopi di Surabaya, Kamis (4/11/2021).

SYL mengatakan Indonesia merupakan negara terbesar ke-4 di dunia setelah Amerika, Tiongkok, dan India sehingga pengembangan dan ekspor pertanian harus lebih maju dan ditingkatkan. Di masa pandemi covid-19, sektor pertanian membuktikan sebagai satu-satunya sektor paling tangguh dan penyelamat perekonomian nasional.

"Terbukti, PDB pertanian quartal II tahun 2020 naik 16,24% di tengah sektor naik pertumbuhanya minus. Di 2020, nilai ekspor produk pertanian mencapai Rp451,8 triliun, meningkat 15,79% dibandingkan tahun sebelumnya," sebutnya.

"Peningkatan ekspor berlanjut memasuki periode Januari-September 2021, ekspor pertanian mencapai Rp450 triliun, tumbuh 45,36%. Ini bukti bahwa pertanian kita luar biasa dan ke depan harus kita tingkatkan karena dunia membutuhkan pangan dari Indonesia," sambung SYL.

Lebih lanjut SYL mengatakan untuk langkah kongkret peningkatan volume ekspor ke depan yakni dengan mengoptimalkan segala potensi pertanian di semua daerah untuk dapat menghasilkan produk pangan kualitas ekspor. Selanjutnya, membangun kemitraan dengan berbagai stakeholder untuk sama-sama menggerakan pengembangan komoditas pertanian, termasuk pangan lokal yang memiliki keunggulan rasa dan nilai gizi tinggi.

"Hari ini adalah langkah Kementan bersama mitra untuk mendorong hilirisasi pertanian yang kongkret. Kita berharap kerja sama dengan perhotelan bisa memanfaatkan pangan lokal. Sehingga, setiap hotel ada produk pangan lokal yang tidak kalah hebatnya dengan makanan dari luar," terangnya.

"Setelah hilirisasi kita fokus pada ekspor. Oleh karena itu kita terus membangun jaringan dengan semua pihak untuk terus bergerak melakukan ekspor. Pangan kita adalah komoditas tropis, jadi rasanya berbeda dengan negara lain," pinta SYL. (OL-10)

Baca Juga

Antara

Ekspor Minyak Goreng Dibuka, Presiden: Kita Tetap Awasi secara Ketat

👤Andhika Prasetyo 🕔Kamis 19 Mei 2022, 23:12 WIB
Keputusan tersebut diambil setelah melihat adanya pasokan di dalam negeri yang terus...
Antara/Bayu Pratama S

Larangan Ekspor CPO Dicabut, Kebijakan Perombakan Persawitan Mendesak Direalisasikan

👤Fetry Wuryasti 🕔Kamis 19 Mei 2022, 21:54 WIB
"Kami apresiasi, walau harga tandan buah segar (TBS) sawit para petani SPI di berbagai daerah sudah sempat sangat jatuh, belum lagi...
Dok. Pribadi

Inovasi Desain Interior Beri Kesan Mendalam Pada Suatu Bangunan

👤Mediaindonesia.com 🕔Kamis 19 Mei 2022, 21:40 WIB
Inovasi desain interior sebuah Rumah Sakit harus memperhatikan kepentingan nyawa seseorang, tidak bisa dibuat sembarangan terkait...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya