Headline
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Kumpulan Berita DPR RI
DIREKTORAT Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) Kementerian Keuangan memberikan keringanan utang kepada 1.292 debitur kecil dan pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) hingga 15 Oktober 2021.
Bantuan keringanan utang itu tertuang dalam Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 15 Tahun 2021, yang bertujuan memberikan keringanan utang kepada debitur kecil dan pelaku UMKM.
"Berkas Kasus Piutang negara (BKPN) yang lunas itu senilai Rp20,48 miliar sampai Oktober. Mereka yang ikut program ini karena sangat terpuruk akibat pandemi," ujar Direktur Piutang Negara dan Kekayaan Negara Lain-lain DJKN Lukman Efendi dalam konferensi pers virtual, Jumat (22/10).
Baca juga: Presiden Dorong Kalangan Santri Jadi Entrepreneur
Adapun ribuan debitur terdiri dari 113 pelaku UMKM, 226 sumbangan pembinaan pendidikan (SPP) mahasiswa, 381 pasien rumah sakit dan 572 debitur lainnya. Mereka yang mendapat keringanan utang ialah debitur yang pengurusan piutangnya sudah diserahkan kepada Panitia Urusan Piutang Negara (PUPN) hingga 31 Desember 2020.
Lukman menjelaskan bahwa kriteria debitur yang mendapat bantuan keringanan utang, yakni perorangan atau badan hukum/badan usaha yang menjalankan usaha UMKM dengan pagu kredit maksimal Rp5 miliar. Kemudian, perorangan yang menerima kredit pemilikan rumah sederhana/rumah sangat sederhana (KPR RS/RSS) dengan pagu maksimal Rp100 juta.
Baca juga: Marak Pinjol Ilegal, AFPI Sepakat Pangkas Bunga Pinjaman 50%
Berikut, perorangan atau badan hukum/badan usaha sampai dengan sisa kewajiban sebesar Rp1 miliar. Program keringanan utang ini akan berakhir pada Desember 2021. "Kita akan sempurnakan lagi program ini di tahun depan. Jadi, tidak salah kalau ini bisa dilanjutkan kembali," pungkas Lukman.
Terdapat dua kategori debitur yang bisa menerima bantuan keringanan utang. Pertama, didukung barang jaminan berupa tanah atau bangunan. Mereka berhak mendapatkan keringanan utang sebesar 35% dari sisa utang pokok. Adapun yang kedua, debitur yang tidak didukung barang jaminan berupa tanah atau bangunan, berhak mendapatkan keringanan utang sebesar 60% dari sisa utang pokok.
"Apabila debitur dapat melakukan pelunasan pada Oktober sampai 20 Desember 2021, debitur berhak mendapatkan tambahan keringanan sebesar 20% dari sisa utang pokok setelah diberikan keringanan," jelasnya.(OL-11)
(Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa melantik 27 Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama (pejabat Eselon II) di lingkungan Kementerian Keuangan (Kemenkeu) di Jakarta pada Rabu (28/1).
Penyidik mendalami peran konsultan dalam menjembatani komunikasi wajib pajak dengan petugas.
Tujuannya untuk mencegah kedekatan berlebihan antara pejabat dan wajib pajak yang berpotensi memicu penyalahgunaan wewenang.
KEMENTERIAN Keuangan (Kemenkeu) merespons kabar yang menyebut Wakil Menteri Keuangan Thomas Djiwandono digadang-gadang mengisi posisi Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI).
(KPK) menduga uang kasus suap pajak turut mengalir ke oknum di Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan (Kemenkeu).
Anggota DPR RI menyebut kasus suap korupsi yang melibatkan pegawai Direktorat Jenderal Pajak harus menjadi momentum bagi Kementerian Keuangan melakukan bersih-bersih.
MOODY'S Investors Service menurunkan outlook Indonesia dari stabil menjadi negatif, tetapi tetap mempertahankan peringkat kredit di level Baa2.
Dalam banyak kasus, reaksi galak saat ditagih utang adalah respons stres akut (acute stress response) yang wajar.
DANIRIANSYAH, warga Dusun Mlaten, Desa Sidokepung, Kecamatan Buduran, Sidoarjo, Jawa Timur, mengalami penganiayaan oleh tiga orang tak dikenal selama perjalanan dalam mobil.
Kasus yang awalnya terlihat sebagai persoalan kecil, yakni penagihan oleh "mata elang" kepada kelompok tertentu, kemudian berkembang menjadi konflik kekerasan
AMERIKA Serikat (AS) menjadi penerima terbesar aktivitas kredit resmi Tiongkok di seluruh dunia, demikian menurut sebuah studi baru yang menelusuri arus pembiayaan Beijing.
TIONGKOK mengalihkan fokus pendanaan globalnya, dengan lebih dari tiga perempat kredit atau utang ke negara-negara barat berpendapatan menengah atas dan tinggi misalnya Amerika Serikat.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved