Rabu 13 Oktober 2021, 22:00 WIB

Jurus Pengembang Maksimalkan Perpanjangan Insentif PPN

mediaindonesia.com | Ekonomi
Jurus Pengembang Maksimalkan Perpanjangan Insentif PPN

Dok JGC
Cluster New Shinano Precast di Jakarta Garden City diminati konsumen.

 

PEMBERLAKUAN insentif pajak pertambahan nilai (PPN) yang ditanggung pemerintah (DTP) untuk sektor properti yang diperpanjang hingga akhir 2021 betul-betul dimaksimalkan para pengembang untuk melecut penjualan produk properti mereka. 

Pasalnya, kebijakan perpanjangan insentif PPN tersebut sudah terbukti mendorong minat masyarakat untuk membeli properti, baik untuk ditempati maupun tujuan investasi, di saat pandemi yang hingga saat ini belum juga usai.

Macam-macam cara dilakukan developer untuk memanfaatkan perpanjangan waktu tersebut. Salah satu cara yang dilakukan PT Modernland PT Modernland Realty Tbk adalah dengan mempercepat pembangunan rumah berteknologi precast di proyek Jakarta Garden City, yakni cluster New Shinano Precast dan cluster La Seine Precast. 

Pembangunan rumah berteknologi precast memang dapat dilakukan sangat cepat sehingga masyarakat dapat memanfaatkan peluang perpanjangan insentif PPN hingga akhir Desember 2021 itu.  

“Masyarakat begitu meminati produk rumah menggunakan teknologi precast. Hingga saat ini, rumah precast di Jakarta Garden City sudah berhasil terjual sebanyak 141 unit," ungkap Director Marketing Urban Development PT Modernland Realty Tbk Helen Hamzah dalam siaran pers, Rabu (13/10).

Sebelumnya Rumah New Shinano Precast berhasil mendapatkan penghargaan dari Museum Rekor Indonesia (MURI) sebagai “pembangunan rumah dua lantai tipe 69 tercepat”. Saking cepatnya, produk ini siap diserahterimakan dalam waktu 75 hari sejak dimulainya pembangunan. 

Bersamaan dengan itu, JGC kembali menyerahkan rumah cluster New Shinano Precast kepada pembelinya, Rabu (13/11). Penyerahan dilakukan oleh Christine Natadipraja, President Billionaire Club kepada Masrosanti Sinaga, salah seorang pembeli rumah New Shinano Precast di blok A9-58. 

"Setelah melalui berbagai pertimbangan, rumah berteknologi precast menurut saya memiliki banyak kelebihan. Selain cepat proses pembangunannya sehingga saya bisa menempati rumah yang saya beli lebih cepat, kualitas bangunannya juga bagus dan rapi," komentar Masrosanti.

Di sisi lain, Christine Natadipraja menyebut Modernland ingin menjadi pionir yang mengusung teknologi precast dalam setiap pembangunan portofolionya. Teknologi ini memiliki banyak keunggulan, selain dari sisi kecepatan juga lebih kokoh, low maintenance, thermal insulation, tahan terhadap kebocoran, lebih kedap suara, juga tahan gempa. 

"Kami pun berkomitmen membangun sesuai dengan waktu yang telah dijanjikan. Manfaatkan perpanjangan insentif PPN dengan segera membeli rumah precast," ujarnya. 

Secara umum, sepanjang semester I 2021 lalu, PT Modernland Realty Tbk berhasil membukukan marketing sales sebesar Rp821 miliar atau meningkat 21% dibanding periode yang sama di 2020. 

Untuk segmen Residensial, proyek Jakarta Garden City yang dikembangkan PT Mitra Sindo Sukses, anak perusahaan Modernland Realty di Jakarta Timur seluas 370 hektare masih menjadi kontributor utama penjualan bagi perseroan. (RO/X-12)
 

Baca Juga

Antara/Wahdi Setiawan

Berkah Harga Tinggi Batu Bara, PSSI Kecipratan Kenaikan Permintaan Pengangkutan

👤Mediaindonesia.com 🕔Kamis 28 Oktober 2021, 12:35 WIB
Perseroan juga terus melakukan diversifikasi usaha pada sektor pengangkutan non-batubara, seperti bauksit, dan nikel serta fokus pada...
ANTARA/Aditya Pradana Putra

Ini Pengertian Upah Minimum dan Cara Menetapkannya

👤Abdullah Aziz Rajudin 🕔Kamis 28 Oktober 2021, 12:23 WIB
Upah minimum adalah suatu standar minimum yang digunakan oleh para pengusaha atau pelaku industri untuk memberikan upah kepada pekerja di...
Ist/Dok.Pri/Twitter

Keberhasilan Industri Hulu Migas Angkat Pendapat Daerah

👤mediaindonesia.com 🕔Kamis 28 Oktober 2021, 11:25 WIB
Bagi daerah, kehadiran industri hulu migas tidak hanya memberikan dampak positif pada pendapatan pemerintah daerah melalui dana bagi hasil...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Menghadang Ganasnya Raksa

Indonesia masih menjadi sasaran empuk perdagangan ilegal merkuri, terutama dari Tiongkok dan Taiwan. Jangan sampai peristiwa Minamata pada 1956 di Jepang terjadi di sini.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya